
Sesampai nya di sekolah sera langsung pergi ke kelas. Dia meninggal kan suga di sana. Saat sampai di kelas sera teriak.
"Yuhuu gue datang!" Kata sera dengan kuat.
Semua pada liat sera terus fokus lagi sama kegiatan masing-masing. Mereka udah maklum sama sera yang kayak gini.
"Woii dugong lu udah siap pr?" Tanya boby.
"Pr yang mana?" Tanya sera bingung.
"Yang di kasih sama Pak sam loh" balas guanlin.
"Apa ada?" Tanya sera sambil ngecek buku nya.
"Lupa ingatan apa gimana kau?" Tanya wonwon.
"Aduh gue belum siap bangke" kata sera.
Sera langsung nyamperi hani dan nana yang fokus ngerjain tugas. Dia langsung ngambil buku di meja terus nyalin jawaban hani. Gak berapa lama bel pun berbunyi.
"Hani gue pinjem dulu" kata sera langsung merampas buku hani yang lagi nulis.
"Woii bangke gue belum siap" kata hani ingin mengambil buku nya.
Hani gak jadi mengambil buku nya karena pak sam masuk. Dia datang sama cowok. Kayak nya sih anak baru.
"Pagi semua" sapa pak sam.
"Pagi pak" balas semua kecuali sera yang masih fokus nulis.
"Hari ini kita ke datangan murid baru. Ayo silah kan perkenalkan diri kamu" suruh pak sam.
"Gue Go jiwan salam kenal" sapa nya.
Semua anak di kelas langsung berisik karena jiwan yang ganteng. Sera masih fokus nyalin jawaban hani.
"Jiwan kamu bisa duduk di sebelah sera" suruh pak sam.
Jiwan pun berjalan menuju meja sera. Sera gak sadar ada jiwan di sebelah nya. Sampai dia baru sadar karena ingin mengembalikan buku hani.
"Lah lu kok duduk di tempat temen sebangku gue?" Heran sera.
"Guru di depan yang nyuruh" jelas nya.
__ADS_1
"Pak" panggil sera.
"Ada apa?" Tanya pak sam.
"Dia kok duduk di tempat duduk fanny?" Tanya sera.
"Emang fanny nya kemana?" Tanya pak sam.
"Gak tau" balas sera.
"Udah nanti fanny duduk di sana aja" kata pak sam lalu melanjutkan materi.
Bel istirahat pun berbunyi. Sera ingin pergi ke kantin tapi jiwan tidak mau menyingkir dari bangku nya.
"Woii minggir gue mau keluar" kata sera namun tidak ada balasan dari jiwan.
Sedari tadi jiwan sibuk membaca komik nya. Dia masih fokus sama buku nya meski sera terus aja ngomel.
"Woii minggir" kata sera yang mulai kesal.
"Panggil nama gue biar gue kasih jalan" kata jiwan.
"Nama lu siapa? Gue gak tau" kata sera sambil mikir.
"Songong amat lu" kata sera.
Sera pun manjat meja untuk keluar. Jiwan melihat sera yang bisa lolos. Sera membalas nya dengan senyum mengejek lalu lari ke kantin. Jiwan mengikuti sera ke kantin. Sesampai nya di sana sera langsung menghampiri nana dan hani.
"Lama amat lu dugong" kata nana.
"Itu anak baru masa gue gak di kasih jalan" kata sera sambil meminum minuman nana.
"Yeh kesal-kesal aja tapi jangan minuman gue juga yang lu embat" kata nana sambil merampas minuman nya.
"Udah lah gue mau pergi" kata sera yang udah gak mood.
Sera memutuskan pergi ke rooftop. Dia ingin sendiri di sana. Sera langsung menuju rooftop. Saat sampai di sana sera berdiri di pembatas rooftop melihat suga yang sedang latihan basket.
"Sera" panggil ji yoon.
"Iya?" Balas sera sambil membalik badan nya.
"Sera jangan dekat-dekat sama anak baru itu" larang ji yoon.
__ADS_1
"Emang kenapa?" Tanya sera.
"Ikuti aja kata aku" suruh ji yoon dan setelah itu ji yoon menghilang.
Gak berapa lama jiwan datang ke rooftop. Sera heran kenapa jiwan ada di sini.
"Ngapai lu ke sini?" Tanya sera.
"Gak ada" balas jiwan sambil berdiri di dekat pembatas rooftop.
"Lu ngikuti gue yah?" Tanya sera.
"Gak" balas jiwan.
Entah kenapa jiwan suka saat di dekat sera. Menurut jiwan sera tuh beda. Dia gak jaim-jaim gimana saat di dekat cowok. Dan sera itu cantik.
"Lu sendiri ngapain di sini?" Tanya jiwan.
"Cuma liatin abang gue" kata sera masih fokus melihat suga.
"Gila roh-roh itu banyak bat" kata sera tiba-tiba.
Dia gak sadar kalau di sini ada jiwan. Jiwan pun melihat sera. Sera yang sadar langsung nutup mulut nya pake tangan.
"Lu bisa lihat hantu?" Tanya jiwan yang di balas anggukan dari sera.
"Sejak kapan?" Tanya jiwan lagi.
"Sejak gue kenal ji yoon. Dia penghuni rooftop ini" jelas sera.
Entah kenapa sera ingin cerita sama jiwan. Padahal sera udah di peringat untuk tidak memberi tau siapa-siapa. Gak tau apa yang bakal di buat ji yoon nanti.
"Tapi tadi dia suruh gue jauhi lu. Gue sih gak tau alasan nya" kata sera.
"Dia gak berani sama gue. Gue dari kecil bisa ngerasain makhluk kayak gitu tapi pake mata batin bukan kayak lu yang nampak-nampak. Kekuatan kayak gini udah keturunan. Kalau iblis kayak ji yoon dia gak akan berani dekati gue" kata sera.
"Pantesan ji yoon suruh jauhi lu. Tapi gue merasa lebih ringan saat di dekat lu" kata sera.
"Lu bisa bantu gue gak lepas dari ini semua?" Tanya sera.
"Boleh tapi lu jadi pacar gue" kata jiwan lalu pergi meninggal kan sera.
Sera pun ikut turun menyusul jiwan. Gak berapa lama bel masuk pun berbunyi.
__ADS_1
Jangan lupa vote dan komen yah:)