
Sekarang sudah pukul 16:20. Sera sedang nonton tv. Tiba-tiba bel rumah sera berbunyi. Sera langsung aja membuka pintu. Dan ternyata yang datang hani dan nana. Mereka berdua langsung meluk sera.
"Kenapa lu sakit gak bilang sama kita?" Tanya nana.
"Lebay lu berdua" kata sera sambil menjitak kepala nana dan hani.
Mereka berdua langsung megangi kepala masing-masing. Mereka menatap sera kesal. Sera yang di tatap langsung cengengesan.
"Ayo masuk" kata sera.
Mereka berdua pun mengangguk dan ikut masuk bersama sera. Sera melihat ada roh yang mengikuti nana dan hani. Mereka memiliki taring dan bau busuk yang menyengat. Nana dan hani heran melihat sera seperti ketakutan.
"Sera lu kenapa? Muka lu pucat" kata hani yang kahwatir.
Roh itu mengeluarkan taring nya dan ingin menghisap darah mereka berdua. Sera ingin membantu tapi tidak tau harus gimana.
"Sera lu gak papa? Muka lu makin pucat" kata nana.
Tiba-tiba para roh itu menghilang tidak tau kemana. Sera bingung kenapa mereka tiba-tiba menghilang. Saat sera lihat ada ji yoon di sini menatap mereka. Hani pun mengguncang tubuh sera.
"Ehh kenapa?" Kata sera yang tersadar.
"Muka lu pucat" kata nana.
"Gue gak papa" kata sera.
Suga yang mendengar bising-bising dari bawah langsung turun. Dia melihat ada teman sera yang datang.
"Kenapa?" Tanya suga saat melihat hani dan nana panik.
"Ini bang sera pucat" kata nana.
Suga langsung menghampiri mereka untuk melihat keadaan sera. Suga tau pasti ini kerjaan ji yoon.
"Sera gak papa. Dia cuma lelah aja" kata suga.
"Kalau gitu kita balik aja bang biar sera istirahat" kata hani.
"Kami pulang yah sera" kata nana.
Setelah mereka pulang suga langung duduk di sebelah sera. Wajah sera masih pucat tapi tidak separah tadi.
__ADS_1
"Kenapa?" Tanya suga kahwatir.
"Akhir-akhir ini gue sering nampak roh-roh jahat. Tadi ada roh yang ingin menghisap darah nana sama hani tapi gue gak bisa bantu" kata sera sambil nunduk.
Suga langsung meluk sera. Dia tau adik nya ini lelah. Sekarang hidup sera di penuhi dengan arwah-arwah jahat yang selalu menganggu nya. Suga juga gak tau harus gimana untuk nolong sera.
"Udah jangan takut gue ada di sini" kata suga.
✴✴✴
Sekarang sera sedang berada di kamar sambil memejamkan mata nya. Saat membuka mata nya sera terkejut karena wajah nya dan wajah ji yoon hanya beda 2 cm. Muka sera kembali pucat. Ji yoon langsung pergi dari hadapan sera.
"Ji yoon jangan gitu" kata sera.
Tubuh sera semakin hari semakin mudah lelah. Energi nya selalu terkuras habis saat bertemu makhluk-makhluk kayak ji yoon.
"Sera capek yah selalu di ganggu sama mereka?" Tanya ji yoon yang di balas anggukan dari sera.
"Kalau sera semakin lemah sera bakal cepat mati" kata ji yoon.
"Gue gak tau harus berbuat apa. Tubuh gue rasa nya sakit semua" kata sera lalu menghela nafas.
Sera menghela nafas berat. Sera memutus untuk tidur. Saat sudah mulai nyenyak di dalam mimpi sera bertemu ji yoon.
"Sera" panggil ji yoon.
Sera langsung saja menghampiri ji yoon. Ji yoon di sini tidak melihat kan wajah asli nya.
"Sera merem. Ji yoon akan buat sera bisa memusnahkan mereka dengan darah sera. Tapi sera gak bakal bisa musnahin ji yoon. Kalau sera ingkar ji yoon akan bawa sera ke neraka bersama ji yoon" kata ji yoon lalu meletakan kedua tangan nya di mata sera.
"Yang ingkar harus di bunuh!" Kata ji yoon.
Dan setelah itu sera tersentak dari tidur nya. Sera merasa mimpi itu nyata. Tiba-tiba suga masuk ke kamar sera.
"Wajah lu pucat lagi" kata suga.
"Bukan ji yoon bang" kata sera sambil menggeleng.
"Sera lu jangan lagi berhubungan sama dia. Dia bawa pengaruh gak baik buat lu" kata suga tidak suka.
"Gue gak papa kok bang" kata sera sambil tersenyum.
__ADS_1
Meski sekarang sera udah gak seceria dulu. Tapi dia masih tetap senyum sama siapa aja.
"Ayo makan. Gue gak mau lu sakit" kata suga yang di balas anggukan dari sera.
Mereka pun langsung turun kebawa. Suga udah mesen bakso sama pizza. Sera langsung semangat untuk makan.
"Bang ter mana?" Tanya sera karena dari tadi gak melihat ter.
"Gue taruh luar. Dia suka amat buang air di karpet gue" kata suga dengan santai nya.
"Tega lu bang naruh ter di luar" kata sera lalu pergi ke luar nyari ter.
Suga memang kesel sama kucing sera yang selalu gigit dia dan buang air di karpet kesayangan suga. Maka nya suga taruh luar.
"Ter nisssscc... terrrr" panggil sera.
Ter pun lari dari perkarangan rumah tetangga dan langsung menghampiri sang majikan nya. Ter pun menggosokan badan nya di kaki sera. Sera langsung aja bawa ter masuk.
"Ngapain sih tuh kucing lu bawak lagi" perotes suga.
Ter langsung aja natap suga tajam. Suga balik natap ter tajam. Khoceng lawan kucing kira-kira siapa yang menang?
"Kalau lu taruh ter di luar lagi sekalian gue rusak tuh karpet lu" kata sera ngancam.
"Berani lu ngancam gue?" Tanya suga.
Sera yang mulai geram sama suga nuruni ter dari gendongan nya.
"Ter gigit dia" kata sera sambil nunjuk suga.
"Sera bangkeeee" kata suga saat ter mulai mengejar nya.
Suga akhir nya dapet sama ter. Suga jalan sedikit pincang karena ter masih menggigit nya.
"Sera suruh nih kucing lu lepasin kaki guee" kata suga kesakitan.
"Ogah. Udah gue mau nonton drakor bye" kata sera lalu naik ke atas.
"Seraaaaaa!" Teriak suga yang udah gak tau lagi mau gimana.
Jangan lupa vote dan komeeen💜😚
__ADS_1