
Rangkulan hangat yang setiap waktu ia dapatkan tak ayal membuatnya puas atas apa yang telah ia miliki. Harta berlimpah, keluarga yang utuh, suami tampan yang sangat mencintai dan memujanya tak membuat hatinya terketuk untuk dapat mewujudkan hal yang seharusnya ia berikan kepada sang suami. Ketakutan akan tubuh yang akan berubah, waktu yang akan terbagi, kesulitan dan kesakitan yang tak ingin ia dapati, membuatnya melakukan hal yang sangat tak manusiawi. Dalam keadaan fisik yang sehat, ia lebih memilih melepaskan hak yang di milikinya sebagai seorang wanita hanya untuk kepentingan diri sendiri tanpa siapapun yang mengetahuinya. Kini dengan egoisnya ia meminta hal yang tak sepatutnya ia pinta, tapi apalah daya kala sang suami yang terlanjur mencitai istrinya dengan sangat dalam menjadikan nya orang bodoh yang dengan sukarela menuruti apapun kehendak cintanya.
"Sayang, apa semua yang ku mau sudah kau turuti?." Dalam sandaran suaminya ia memastikan apa yang di inginkannya.
"Ini lihat, masku sudah menikah ..kita tinggal menunggu kabar baiknya, apa sekarang kau bahagia sayang?." memperlihatkan poto pernikahan kakaknya yang baru" ini di kirimkan oleh mamanya.
"Baguslah. aku sangat bahagia sayang, terimakasih kau telah mau berkorban sejauh ini untuk ku mas." Akhirnya aku tak perlu melalui proses rumit untuk mendapatkan apa yang ku mau, lanjutnya dalam hati.
"Apapun sayang, apapun akan aku lakukan untuk mu. Masku yang akan memberikan apa yang kau mau sayang, dia tak mungkin membiarkan aku adik kesayangannya menderita di tinggal oleh mu. Aku sangat mencintaimu Alya." seraya mengecup dahi istrinya sangat dalam.
__ADS_1
Alya, ya dia adalah Alya Arimbi Sena. Wanita cantik putih tinggi semampai, wajah serta tubuh yang mulus tanpa cela mampu menjadikannya model papan atas yang banyak di gandrungi para fans baik dari kalangan pria, wanita, muda dan dewasa. Mereka sangat meng elu" kan kecantikan paras yang di milikinya, tanpa tau menahu seperti apa kepribadian aslinya. Tampak polos di luar, elok di pandang mata, suara yang lembut mendayu mampu memikat siapapun yang datang menyapa. Tidak ada yang akan mengira bahwa hatinya mampu berencana untuk menyakiti hati wanita lainnya.
Entah apa tujuan utamanya menikahi seorang Arlan Adiyasa yang hanya menjabat sebagai wakil direktur yang bahkan gajinya saja lebih rendah dari pendapatannya menjadi seorang model ternama. Benarkah karna cinta, atau ada motif lain yang sengaja ia sembunyikan dari semuanya.
"Apakah kau masih betah tinggal disini sayang?." Ia merasa sudah terlalu lama pergi meninggalkan tanggung jawabnya dan membiarkan sang kakak bekerja sendiri tanpanya.
"Ya sayang. kasian masku bekerja sendirian, ia pasti kepayahan tanpa aku disana lagipun kita sudah terlalu lama liburan dan menghabiskan uang masku itu." Dengan ragu Arlan memberanikan diri untuk menyuarakan pendapatnya.
Sungguh tak suka rasanya saat Arlan suaminya ini mulai lagi peduli pada kakaknya itu. 'Sebaiknya aku pulang lebih dulu, biarlah nanti aku liburan kembali' fikirnya. Meski uang nya banyak, ia tak mau rugi mengeluarkannya meski untuk kesenangannya sendiri karna ia berfikir itu bukanlah tanggung jawabnya.
__ADS_1
"Baiklah mas, ayo kita pulang ke tanah air. Akupun sudah bosan disini, tapi kapan" kita liburan lagi ke negara lain ya mas. Aku ingin keliling dunia."
"oke cintaku .Aku akan memesan tiket pesawat untuk sore nanti kita pulang. Sebaiknya sekarang kita mulai berkemas." Arlan tentu semangat saat kekasih hatinya mau menuruti kemauannya. Terus terang ia sudah malu pada kakaknya karna selalu meminta hal yang sebetulnya bukan tanggung jawabnya.
Merekapun bersiap untuk kembali ke tanah air. Memulai semua rencana, meraih tujuan utama, tak apa meski harus ada yang di korbankan yang penting adalah kebahagiaan sang istri bagi Arlan dan dari sisi lainnya para pejuang kebahagiaan Arlan. Tak perduli kedepannya akan seperti apa, yang pasti apa yang di inginkan harus tercapai. Apalah itu perasaan orang lain mereka seakan tak perduli lagi.
Arlan adalah adik kesayangan, adik yang di dambakan Reka sedari kecil. Bersyukurlah sang mama mampu mewujudkannya, takan pernah sedikitpun ia biarkan adiknya itu menangis. Apapun yang Arlan mau, Reka selalu memenuhinya dengan semangat. Baginya kebahagiaan Arlan adalah yang utama, sampai" kebahagiaannya sendiri ia lupakan. Tak pernah merasa terbebani atau merasa iri saat semua keluarga mencintai Arlan, karna ia sendirilah sosok paling utama pencipta seluruh kebahagiaan bagi Arlan. Tidak ada lagi orang yg ia patuhi dan perjuangkan selain kebahagiaan mama papa tercinta dan Arlan si nomer satu kesayangannya.
......................
__ADS_1