
Satu Jam berlalu, akhirnya Mikoto membeli keperluan Ninja biasa setelah membawa barang belanjaan mereka berdua kembali kejalan menuju rumah Minato. Sama seperti tadi banyak gadis-gadis memandang Fugaku penuh gairah.
Sebenarnya Fugaku tidak tampan seperti bintang Idol tapi setelah mendapat Hadiah misi yang menghadiahi serum ketampanan jadinya ya gini deh.
"Kakak... aku heran kenapa Kakak menyembunyikan kekuatan besar Kakak?." tanya Mikoto mengingat kembali masa-masa Fugaku menggunkan kekuatan diluarnalarnya.
"Nahhh... itu dinamakan Low Profil, kalau Kakak menunjukkan kekuatan Asli nantinya banyak hal yang merepotkan datang kepada Kakak satu persatu." balas Fugaku.
"Jadi Kakak hanya tidak ingin menunjukkannya gitu?." tanya Mikoto sekali lagi.
"Hahaha... ya benar menjadi kuat tanggung jawabnya juga besar Mikoto, ingit apa yang Kakak katakan."
"Tak peduli sukuat apapun dirimu, tanggung jawab yang akan kamu jalani semakin besar dan besar. Pokoknya nenjadi kuat harus ditemani hati yang kuat karena memiliki kekuatan besar tidak harus digunakan untuk pamer atau mencelakai orang tak berdosa." kata Fugaku.
"Yaaa... dimedan perang semua itu tak berguna sih." batin Fugaku sambil menggaruk kepala bagian belakangnya.
"Jadi begitu." Mikoto mengangguk paham.
Tak berselang lama mereka berdua akhirnya sampai di rumah Minato, rumah yang ditinggali Minato relatif tidak besar maupun kecil dan tempatnya bersih karena Minato rajin bersih-bersih.
Mengetuk pintu beberapa kali Minatopun membuka pintu dan menyapa Fugaku serta Mikoto.
"Ayo masuk Fugaku Mikoto." ucap Minato membuka lebar pintu rumahnya.
"Permisi." setelah masuk Fugaku di bimbing kearah kursi ruang tamu.
Mereka bertiga berbicara tentang ini dan itu tak berselang lama Fugaku bertanya apakah Minato ingin bersekolah di tahun ini, dan Minato pun menjawab kalau dirinya akan kesekolah setelah berumur 7 tahun.
Fugaku menghela nafas berat setelah mendengar kata-kata Minato tapi setelah dipikir-pikir bukankah kalau mendapat nilai tinggi nanti dirinya bisa lulus kapan saja.
"Minato minggu depan aku akan pergi keakademi, jadi aku akan menunggumu dan juga kalau aku tak punya pikiran untuk Lulus lebih awal sih." kata Fugaku Menyeringai, ada kata-kata kesombongan di ucapan Fugaku tadi.
Minato menggaruk kepalanya dan tertawakecil tak berdaya."Yaaa aku akan menyusulmu nanti, semoga saja kita akan bertemu di Akademi tahun depan."
"Heyyy Kulit pisang, aku akan mengalahkanmu nanti awas saja kau!." ucap Mikoto mengancungkan jarinya kearah Minato.
Tahun kemarin Mikoto menantang Minato berdual dan akhirnya dimenangkan Minato dalam beberala gerakan santai, tak terima Mikoto ingin membalas dendam dan melakukan latihan lebih giat lagi.
"Ya ya... akua akan tunggu itu." balas Minato mengangguk.
__ADS_1
Fugaku mengalihkan pandangan kearah cangkir yang ada sisa tehnya, melihat kalau air teh masih hangat dirinya langsung bertanya kepada Minato."Apa ada tamu selian diriku tadi Minato?."
"Yahhhh... Sensei datang kesini dan memberiku beberapa barang, setelahnya Sensei pergi begitu saja." balas Minato menghela nafas tak berdaya.
"Pak Jiraiya kesini?." batin Fugaku.
"Nahhh... Minato ini ada beberapa makanan yang kubeli di perjalanan tadi." Fugaku mengingat kalau dirinya membali Ramen Ichiraku sebelum kesini dan membungkus untuk di berikan ke Minato.
"Ahhh... maaf merepotkan mu Fugaku." kata Minato menerima bungkusan Ramen.
"Tidak masalah." Fugaku Mengangguk.
Mereka bertiga kembali mengobrol tentang hal ini dan itu, sementara Mikoto keluar rumah Minato untuk menghirup udara segar. Yaaa... karena Mikoto terbiasa tinggal di tempat besar jadinya setelah masuk kedalam rumah Minato jadinya ya begitu.
Satu jam kemudian Fugaku pulang ditemani Mikoto yang memeluk tangannya, hari sudah mulai sore sementara Fugaku membawa Mikoto ketempat Pemandian air panas.
Mikoto tidak keberatan tohhh biasanya mereka berdua mandi bersama kalau ketempat seperti ini dirinya sudah terbiasa jadi yaaa... terima saja ajakan Fugaku.
Fugaku yang relatif tidak tergerak setelah melihat tubuh kecil Mikoto juga dirinya tidak keberatan mandi bersama-sama, ada kolam campuran serta kolam terpisah dan ada juga kolam pribadi.
Fugaku memilih Kolam Pribadi untuk mandi bersama Mikoto.
"Masuklah dulu dan tempatkan barang-barang ke atas meja, Kakak ingin pergi keluar sebentar." kata Fugaku membuka pintu dan menyuruh Mikoto masuk.
"Kakak jangan berlama-lama keluarnya." balas Mikoto masuk kedalam kamar dan Fugaku menutup pintu.
Tubuh Fugaku berkedip sekali dan muncul sangat jauh dari kediaman Uchiha, disini Fugaku memndang kearah matahari terbit ohya ngomong-ngomong Fugaku berdiri di puncak pohon.
"Sudah sangat lama aku tidak melihatmu." kata Fugaku kepada sosok didepanya.
"Yaaa.. sudah sangat lama, kira-kira satu tahun lebih." balas sosok itu tampa menoleh kearah Fugaku.
"Jadi apa yang membuat mu datang kesini?." tanya Sosok didepanya.
"Aku hanya ingin dirimu melindungi sesorang." balas Fugaku.
Sosok didepan Fugaku diam beberapa saat, setelahnya dia mengatakan:."Berapa lama."
"Selesainya perang dunia ke3." kata Fugaku.
__ADS_1
Agak terkejut dengan perkataan Fugaku karena waktu yang di katakan Fugaku relatif lama."Jadi apa yang ingi kau bayar kepadaku untuk melindungi orang itu?." tanya sosok ini.
"Apa ini cukup?." balas Fugaku melemparkan gulungan kepada sosok itu.
Tampa menoleh kearah Fugaku sosok ini menangkap gulungan yang diberikan Fugaku sebelum sosok itu berbicara Fugaku berkata."Didalam sana terdapat Ninjutsu Rank S dan beberapa Ratus ribu Ryo, kalau kamu ingin lebih tunjukkan terlebih dahulu kemampuanmu dalam menjalankan tugas."
"Baiklah, aku akan menerima ini tapi ingat setelah perang bayarannya akan berkali-kali lipat." sosok didepan Fugaku langsung menghilang setelah mengucapkan kata-kata terakhir.
Fugaku masih melihat matahari terbenam, warna langit yang berubah membuat hutan besar ini terasa semakin gelap beriringnya pencahayan matahari redup.
"yaa... masalah keselamatan Mikoto telah tercapai, kalau begitu aku tak perlu kawatir lagi." ucap Fugaku yang juga menghilang dari sana.
Dikediaman Fugaku Mikoto sedang memasak makanan untuk Fugaku setelah dia pulang nanti, beberapa makanan sudah tersaji dimeja makan.
Setelah merasa makanan dimeja cukup untuk Kakaknya Mikoto berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan beberapa baju kotor disana, tak berselang lama Fugaku muncul dari kekosongan dan duduk dimeja makan.
"Mikoto kamu dimana?." ucap Fugaku agak berteriak.
"Aku dikamar mandi Kak! kalau Kakak ingin makan! mankanlah dulu Mikoto sedang mencuci pakaian kotor." balas Mikoto.
"Baiklah!." tak sengan-segan Fugaku memakan makanan dimeja itu.
Tentu saja dirinya menyisakan makanan untuk Mikoto makan nanti, sambil memuji-muji makanan yang dimasak Mikoto Fugaku tak lupa bertanya kepada Mikoto tentang Pelatihan yang akan dia lakukan besok.
Mikoto menjawab kalau Katachi sudah menugaskan guru baru untuk berlatih tentang Ninja besok pagi, sementara guru yang biasa mengajari Mikoto berada dalam tugas di perbatasan desa.
Mikoto juga mengatakan kalau Katachi memberikan bungkusan sesuatu kepada Fugaku saat dirinya tadi sedang pergi, bungkusan itu diletakkan diatas meja samping tempat tidur.
"Mikoto aku sudah selesai makan, jangan lupa nanti kamu makan juga." kata Fugaku di depan pintu masuk kamar mandi.
"Ok Mikoto nanti akan makan!." balas Mikoto yang sedang berjongkok disana sambil membersihkan pakaian.
"Aku pergi dulu ketempat tidur." ucap Fugaku berjalan menuju tempat tidur.
Mikoto membalas dengan anggukan kepala.
Setelah Fugaku sampai ditemlat tidur dirinya menemukan bungkusan yang dimaksud Mikoto tadi, karena penasaran Fugaku membukanya dan mendapati ada beberapa gulungan segel didalam bungkusan ini.
"Jutsu Rank B dan Rank A, kenapa Ayah memberikanku Ninjutsu tingkat tinggi ini?." guman Fugaku bertanya-tanya.
__ADS_1
Selama ini Fugaku hanya dilatih Jutsu Rank C oleh Katachi dan sekarang ayahnya memberikan Jutsu tingkat tinggi untuk dirinya, yahhhh mendapat Jutsu baru itu bagus jadi Fugaku langsung mempelajarinya.