Naruto World

Naruto World
Serangan Diam-Diam


__ADS_3

Perbatasan Desa Iwa dan Konoha.


Saat ini, Fugaku sedang memainkan beberapa benda ditangannya sesekali dia tampa sengaja menghancurkan benda tersebut, lantaran energi alam serta Chakra yang dimasukkan kedalam benda itu terlalu kuat.


Fugaku menghembuskan nafas dalam-dalam dan mencoba sekali lagi memasukkan energi kedalam batangan logam ditangannya, dengan suara pyarrr batangan logan itu hancur berkeping-keping.


Menggelengkan Kepala Fugaku berdiri dari duduknya. Berjalan keluar tenda Fugaku melihat kegiatan para Ninja Konoha, mereka para Ninja Konoha ini ada yang tua dan ada yang muda.


Ninja paling tua disini kisaran umur 60 tahun sementara Ninja muda 15 tahunan, kecuali Fugaku dirinya merasa kalau saat ini Umurnya bukan masalah kecil atau besar.


Karena Fugaku sendiri berjiwa dewasa.


"Hahhh... kapan Ninja Iwa menyerang? apa mereka tidak tau kalau aku sudah bosan disini? kenapa Onoki masih belum bergerak bukankah dia memiliki dendam besar kepada Konoha?." guman Fugaku menyandarkan tubuhnya kekotak senjata.


"Onoki, Ninja dari generasi Hashirama hidup sampai generasi Buruto, ck ck ck... kakek tua itu hidupnya panjang juga." kata Fugaku agak menyanjung pihak lain.


Bosan melihat para Ninja Konoha yang sedang melakukan rutintitas mereka, Fugaku berkedip dan muncul ditengah Hutan tak jauh dari Kamp desa Konoha.


Memandang kearae sekitar Fugaku menyitipkan mata dan segera bersembunyi dibalik pohon.


Dalam jarak sekitar 100 meter lebih, lima puluh Ninja Iwa berjalan mengendap-ngendap kearah Kamp desa Konoha, jelas kalau mereka ini sedang mencari informasi dari kamp desa Konoha.


Lima Ninja Sensor berada dibarisan paling belakang sementara Ninja petarung dan Ninja sepesialis pertahanan berada didepan, memimpin geraknya kelompok ini.


"Hmmm... mangsa baru datang." kata Fugaku menyeringai.


"Karena kalian datang kepadaku sendiri tampa kusuruh, jangan salahkan aku bila tidak sopan." lanjutnya lagi menghilang dari persembunyian nya.


Sementara itu dipihak lain.


"Ketua, Kamp desa Konoha berada 10Km didepan. Menunggu perintah untuk meneruskan perjalanan." kata Ninja sensor kepada orang dengan tubuh besar berotot yang sedang berdiri diatas batu.


"mendengus* Kita lanjutkan perjalanan, berhati-hatilah desa sialan itu memiliki Ninja Sensor mata(klan Hyuga)." blas pemimpin kelompok ini memandang kedepan penuh kebencian.


"Baik Ketua!." ucap Ninja sensor ini dan kembali keberisan belakang.


Sebelum mereka bergerak maju kembali tiba-tiba saja sebuah Kunia melesat dari semak-semak samping meraka, ahasil Ninja yang berada didekat semak-semak itu terkena Kunia tepat di leher bagian sampingnya.


"Sergapan!." teriak Ninja lainnya langsung merespon dengan cepat.


Belum juga mereka membuat formasi bertahan serangan lainya dari sisi berlawanan datang satu persatu, tentu saja setiap serangan mengenai bagian fital Ninja Iwa tersebut.


Memandang kearah kawan mereka mati tergeletak diatas tanah, tubuh mereka merinding seketika, seakan-akan sosok mengerikan sedang mengintai dari bayang-bayangan mereka.


"Cepat cari keberadaan Musuh!." teriak pemimpin Kelompok Ninja Iwa.


Segera setelah mendengar pemimpir mereka Ninja sensor melakukan segel tangan dan menepuk tanah dibawah, memfokuskan diri keenergi sepiritual Ninja sensor ini berteriak.

__ADS_1


"Belakang pohon besar! hanya satu orang!." kata Ninja sensor ini, nada suaranya agak bergetar setelah mengetahui pihak musuh cuman satu orang saja.


Mereka yang masih hidup segera membuat segel tangan dan mengeluarkan Ninjutsu kuat kearah pohon besar didepan mereka.


Berbagai Ninjutsu melayang kearah pohon besar dan segera menghancurkan pohon tersebut, Ninja sensor masih berwaspada seakan-akan dia tidak mempercayai kalau pihak musuh sudah mati dalam serangan tadi.


"Arah kiri diatas Batu besar!." teriak Ninja sensor memberi tahukan kepada semua rekannya posisi musuh berada.


Setelah mereka semua memandang batu besar yang diucapkan Ninja sensor tadi, seketika tubuh mereka lemas saat menatap mata pihak lain.


"Genjutsu!." guman Fugaku menatap semua Ninja Iwa yang masih hidup.


Tadi sebelum dirinya menyerang Ninja iwa ini ada sekitar lima puluh orang dan setelah serangan mendakak Fugaku Ninja Iwa sekarang berkurang 10 orang, masih ada empatpuluh orang dari kelompok didepannya.


Tetapi mereka terjebak dalam Genjutus Fugaku.


"Hmmm... mainan ini kurang seru." kata Fugaku menunjukkan rasa kecewanya.


Dia tadi berdikir kalau Ninja Iwa bisa membuat pergerakan tak terduga yang akan membuat darah Fugaku mendidih tapi kenyataannya para Ninja Iwa ini hanya sekedar Ninja biasa, bukan Ninja elit dari desa Iwa meskipun tadi dia tigak sengaja melihat kekuatan pihak lain dari kedua orang yang memimpin kelompok, tetapi Fugaku mengabaikannya.


"Apa yang diinginkan Kakek tua itu? menyuruh Ninja biasa mendekat kearah Kamp Konoha, sementara dikamp Konoha saat ini terdapat dua Monster tua." Fugaku mengerutkan kening sambil melihat Ninja Iwa yang terkena Genjutsu.


"Dahlah... kalaupun Onoki belum membuat pergerakan, aku secara pribadi akan maju kedepan dan menyerang langsung kekempnya!." menggelengkan kepala Fugaku membakar semua Ninja iwa ini dengan api hitam atau Amaterasu.


Meresa bosan kembali Fugaku menghilnag dari atas batu dan kembali kekempnya dan berbaring dengan malas diatas kasur kecil yang cukup menampung satu orang saja.


"Status." guman Fugaku membuka Status.


Nama: Uchiha Fugaku


Age: 7


Tingkat Chakra: Sepuluh Ekor


Bloodline: Uchiha


Dojutsu: EMS, MS-Mode Sennin, Rinnegan


Kemampuan Mata: Amaterasu, Genjutsu Abadi, Susanoo, Tsukoyomi, Izanagi, Izanami


Kekkai Genkai: Tubuh Abadi


Teknik: Penyerapan Energi Alam


Senjutsu: Sennin Mode


Ninjutsu: Semburan Bola Api(D), Bola Api Besar(C), Kedipan Tubuh(D), Rasengan Petir(SS), Naga Api(S), Penjara Bumi Abadi(S), Gelombang Air Besar(S), Kekacauan Angin(S), Pheonixs Api(A), Rasengan(A+), Chidori(A), Penjara Air(B), Golem Bumi(A), Kirin(S), Bola Lima Element(EX), Rasengan(A+), Rashen Shuriken(S), Gelombang Bumi(A), Paku Bumi(B), Danau Petir(SS), Gelombang Api(S), Kirin(S+).

__ADS_1


Chakra Element: Api, Petir, Bumi, Air, Angin, Yin, Yang


Maps: Seluruh Dunia Shinobi


Inventory: (57/100)


Dalam satu tahun ini Fugaku berlatih keras hingga kekuatannya sudah menyamai binatang ekor sepuluh, dengan kauatan besar Fugaku masa depan nanti yang datangnya era besar sudah bukan lagi masalah.


Hanya saja menunggu datangnya era tersebut masih lama dan saat ini perang ke3 pun baru saja dimulai.


"Baiklah... lihat bagaimana Onoki tua itu bertindak setelah mengetahui rencananya gagal." kata Fugaku menghilangkan layar statusnya.


Sementara itu di gedung Tsuchikage desa Iwagakure.


Onoki memimpin arah pembicaraan kepada para petinggi desa mengenai masalah adanya dua keberadaan legendaris dikubu musuh.


Tanggapan petinggi desa membuat Onoki sangat tidak puas karena mereka akan menyuruh Jinchuriki desa Iwa secara langsung turun tangan diperbatasan desa mereka.


Onoki tahu betul kalau dirinya melepas Jinchuriki, pasti celah besar ini akan dimanfaatkan oleh pihak musuh karena kekuatan inti desa berada diluar desa.


Setelah mengetahui melepaskan Jinchuriki kebarisan depan tidak menguntungkan akhirnya mereka sepakat untuk mengirim dua Quasi-Kage keperbatasan, cara inilah yang bisa mereka lakukan.


Mengirim Quasi-Kage untuk menyerang secara diam-diam kekemp Konoha supaya kekuatan lawan melemah saat hal itu terjadi mereka akan membuat satu gerakan besar untuk menyerang secara langsung keinti kekuatan musuh.


Rencana pun sudah mereka susun serapi-rapinya.


Tapi saat mendengar informasi dari Ninja sensor mereka yang saat ini bertugas menyampaikan berita kepada lima puluh Ninja sendiri yang ditugaskan menyergap keperkemahan desa musuh dan dipimpin dua Ninja Quasi-Kage tiba-tiba saja kehilangan kontak.


Mengetahui rencana brsar ini gagal, apalagi desa mereka mendapat kerugian besar pula Onoki sebagai pelopor yang mengusulkan rencana tersebut meraung marah dikantornya.


"Bagaiamana hal ini bisa terjadi!." teriak Onoki melempar gulungan kertas ditangannya.


Gulungan itu berisi pesan terakhir kelompok lima puluh orang yang berada di dekat kemp desa Konoha, kelompok ini memberi pesan kalau mereka sudah sangat dekat dengan perkemahan musuh dan menunggu perintah lebih lanjut.


Tapi setelah mengirim perintah kepada Pemimpin kelompok, Ninja sensor yang memegang perintah Tsuchikagenya tercengang setelah melihat tempat kosong yang tadinya disini ada persembunyian Ninja Iwa.


"Arggghhhh!!! aku tidak mau tau! kirim Han kedepan medan pertempuran, suruh dia langsung menyerang kemp Konoha!." teriak Onoki dengan tubuh kecilnya dia melayang keudara dan menyuruh bawahannya memanggil Han Jinchuriki ekor-lima.


"Ba-baik Tsuchikage-sama!." segera Ninja ini berlari tergesa-gesa setelah keluar dari gedung Tsuchikage.


Muka Onoki sangat gelap saat ini, sambil melihat kearah luar kantor dan melihat desanya yang makmur Onoki menghela nafas berat."Sungguh... bagaimana bisa desa sialan itu sangat sulit dihadapi?."


Onoki berguman sambil memikirkan dimana dulu dia pernah diinjak-injak oleh Ninja Konoha, siapa lagi kalau bukan Madara Uchiha, karena masalah inilah Onoki memiliki dendam yang sangat besar kepada desa Konoha.


Meskipun Madara sudah mati Onoki tetap saja memiliki dendam besar kepada desa asal Madara berada, bukan hanya mereka Konoha yang berada di daftar hitam Onoki, melainkan Klan Uchiha!.


Klan dimana Madara lahir, secara langsung Onoki sangat membenci Klan Uchiha.

__ADS_1


"Madara! meskipun kau sudah tiada tetapi keturunan mu masih hidup! lihat saja nanti aku pasti akan membelas apa yang sudah kau perbuat kepadaku waktu itu!." guman Onoki dengan aura membunuh disekeliling tubuhnya.


Note: maaf ya upnya kelamaan, juga gk bisa balas komen satu persatu, tenang saja aku baca komenan kalian semua kok dan pembaca yang mengasih saran kesaya saya sangat berterimakasih, sekali lagi saya minta maaf karena Upnya kelamaan😅


__ADS_2