Naruto World

Naruto World
Desa Iwa Menyerang Sekali Lagi


__ADS_3

Sementara Cloud masih menangani adanya Sakumo diperbatasan timur, mereka takut kalau Sakumo bisa melakukan hal lebih saat perang antara dia dan desanya, entah-entah Sakumo nanti bisa menembus pertahanan mereka, jadi A berinisiatif langsung mengirim Jinchurikinya, untuk berjaga kemungkinan besar terjadi.


Pada saat ini diperbatsan Utara, desa Konoha dan Iwa masih diam-diam mempersiapkan pasukan masing-masing, karena perang pertama kedua belah pihak Konoha yang menang mutlak, dan Iwa menganggung kerugian besar.


Akhirnya Onoki mengirim Ninja sekali lagi dalam jumblah banyak.


Tidak tanggung-tanggung kali ini Onoki mengirim 2000 ribu lebih pasukannya, dan juga Han masih memimpin dari garis depan. Belum ada pergerakan dari Iwa setalah memasok pasukan bersekala besar seperti itu.


Sementara Konoha memang meminta bantuan kepada Hokage, tapi masih ada yang membantah untuk mengirim lebih seribu pasukan, Orochimaru agak marah dengan orang yang membantah permintaannya.


Karena kondisi mendesak, Hiruzen mengambil keputusan, tidak ada yang bisa menghentikan tindakanya, dikirimlah seratus Anbu dan 800 ratus Ninja lainnya.


Dalam memenuhi kekurangan pasukan, Hiruzen mengirim anggota pribadinya, keputusan Hiruzen kali ini tidak bisa dibentah oleh siapapun, karena Hiruzen sendiri mengirim pasukan pribadi.


Ahasil orang yang membentah Hiruzen kesal dan marah-marah dibawah tanah kali ini.


Siapa lagi kalau bukan Shimura Danzo.


Penyakit Kanker Desa Konoha ini selalu membuat masalah dimana-mana, dengan jabatannya sebagai petinggi Desa serta murid dari yang ke2.


Danzo selalu menentang setiap tindakan Hiruzen yang membuat dirinya tidak memdapat untung, pasti semua orang mengetahuinya kalau Danzo ingin menggulingkan jabatan Hiruzen sebagai Hokage.


Dan dia berkeinginan menjadi Hokage itu sendiri, oleh karena itu Danzo diam-diam mengumpulkan pasukannya sendiri dan melakukan hal-hal tercela demi mengabulkan keinginannya, itupun dia lakukan dengan dalih kepentingan desa/kemajuan desa.


Skip, satu bulan kemudian.


Setelah waktu jeda damai dalam satu bulan ini, pergerakan Iwa jelas-jelas terpantau mata-mata Konoha, setelah melapor ke Orochimaru langsung saja Orochimaru mempersiapkan pasukan Konoha untuk bertahan dari serangan.


Memerintah Anbu sebagai pasukan sergapan, Orochimaru membuat formasi yang sangat menguntungkan dipihak desanya.


Ketika musuh menyerang perkemahan, Anbu dikirim kebelakang pasukan musuh sebelum menyerang, pertama kali yang harus menyerang adalah musuh dan setelah musuh menyerang barulah pasukan belakang musuh diserang, karena musuh berfokus kedepan otpmatis mereka tidak memperhatikan belakang.


Setelahnya nanti kalau sergapan ini berhasil dan mengacaukan garis belakang musuh, secara garis besar pertahan depan musuh menjadi kacau.


Memanfaatkan kekacaun musuh pasukan pertahanan Konoha maju setelah melempar tel peledak dan jebakan kunai dari pohon kepohon juga diaktifkan.


Untung saja Ninja Iwa berhati batu dan merasa kalau serangan ini bisa langsung diselesaikan begitu saja dengan jumblah mereka, alhasil mereka tidak mengetahui kalau berbagai jebakan sudah disiapkan desa Konoha dimana-mana.


"Bagaimana persiapannya? semua sudah kamu angkut?." kata Akira kepada Ninja didepannya dengan muka dingin.


"Semua sudah saya angkut tuan!." jawab Ninja ini ketakutan.


Akira mengangguk dan pergi begitu saja, sementara Ninja tadi memandang Akira dengan tatapan tak berdaya, karena dulu kaptennya ini selalu ceria dan tersenyum kepada semua orang.


Tapi setelah perang itu dan menewaskan sepupunya sifat Akira tiba-tiba berubah derastis, mulanya lembut dan penuh kasih sayang sekarang menjadi dingin dan tidak berperasaan.


Tadi dia sempat bergetar ketakutan saat ditanya Akira, karena setiap mereka melakukan kesalahan ataupun tetlambat dalam melakukan suatu hal, tinju dimuka adalah jawabannya.


Sementara Han diam ditenda, sembari bercakap kepada bijunya.


Mereka berdua berbicara mengenai kekuatan besar yang dirasakan Kokuo, saat itu Kokuo benar-benar merasakan tekanan besar dari pihak lain, hatinya selalu merasa gelisah selama ini setelah mundur dari pertempuran.

__ADS_1


Han masih bingung, siapa yang dibicarakan Kokuo? karena dirinya tidak merasakan apapun itu selama perang itu berlangsung, tapi dirinya mempercayai perkataan Kokuo karena dia sendiri merasakan kegelisahan hati Kokuo.


Tapi dia masih bingung, siapa yang bisa membuat binatang berekor sampai tidak ingin pergi kemana-mana, sedangkan binatang berekor lainya ketika bertemu tidak ada rasa takut sama sekali.


Malah Kokuo yang superior dengan perubahan element air dan api yang bisa menghasilkan uap panas, melebihi api membara masih merasakan takut kepada seseorang.


"Aku seperti berhadapan dengan orang itu." kata Kokuo mengingat orang yang menyiptakan mereka bersembilan.


Han mengerutkan kening."Siapa yang kamu bicarakan?."


Setelah Han bertanya Kokuo diam tak memberi jawaban, karena nanti saat dia memberi jawaban pada wadahnya satu ini, noscaya dia tidak akan percaya.


"Lupakanlah, yang penting aku tidak akan keluar stelah pertarungan ini, kamu andalkan saja dirimu sendiri." kata Kokuo langsung memutuskan komunikasi dengan Han.


Han lebih mengerutkan kening meskipun sekarang dia memakai capil, perubahan ekpresinya masih nampak jelas ketika dilihat orang lain.


"Biarlah, tapi kalau aku berada di antara krisis hidupku bantulah sedikit, bisakan?." tanya Han.


"Ya." balas Kokuo singkat.


Hati Han langsung lega seketika dan dia berdiri dari duduk berjalan kearah luar tenda.


Setelah berada diluar, pasukan besar Iwa berbaris rapi didepan tendanya menunggu perintah Han untuk segera berangkat berperang.


"Baiklah semua! tampa basa-basi ayo berangkat kemedan perang! menangkan pertempuran dan tutupi kekalahan sebelumnya!." kata Han menyemangati semua Ninja Iwa.


"Yaaaaa/Uraaaaaaa!!!." semua orang berteriak, suara mereka bergema kemana-mana bahkan menakuti binatang buas disekitar perbatasan desa mereka.


Dipihak musuh ada keberadaan monster besar, yang dimana ketika monster itu keluar entah berapa pasukan saja yang selamat dari perang ini ataubahkan tidak ada yang selamat satupun itu.


Han sebagai pemimpin sekaligus Jinchuriki, jelas-jelas dipercayai semua rekannya, jadi Han akan mereka bersalah besar karena mereka percaya kepada dirinya.


"Semoga saja orang yang dibicarakan Kokuo tidak muncul kali ini, hufffff... bisa-bisanya Konoha memiliki Monster yang bahkan Kokuo ketakutan seperti itu." batin Han memfokuskan pandangannya kedepan.


Dalam sekejap mata pasukan besar Iwa sudah sampai diperbatasan desa Konoha, kali ini mereka sekali lagi memulai perang.


Sementara itu sekelompok orang diam-diam mengikuti pasukan besar desa Iwa dari belakang, dalam jarak 200 meter dari pasukan besar ini.


Jelas Kokuo merasakannya, alih-alih memberitahukan kepada Han, Kokuo malah meringkuk ketakutan didalam tubuh Han dan tidak ingin berbicara sepatah katapun.


"Musuhhh!!!." teriak Ninja Konoha setelah melihat pasukan besar Ninja Iwa.


*Dentang


*Dentang


*Dentang


Membunyikan lonceng, Ninja Konoha ini secara tragis terkena kunai dari jarak jauh.


Dan pelempar kunai tersebut adalah Akira, memandang perbatasan Konoha dengan mata dinginnya, Akira mengambil kembali kunai dari tas kecil dipinggangnya.

__ADS_1


"Uchiha! kali ini aku akan membunuhmu!." kata Akira dingin dan melesat maju menyerang sisa Ninja Konoha lainnya.


Mendengar lonceng bahaya, semua orang segera maju kegaris pertahan depan. Ninja Konoha yang belum bersiap-siap hanya bisa membawa barang seadanya saja.


Fugaku pun juga ikut kerumunan orang-orang ini menuju garis depan,sementara Fugaku mengikuti gerombolan Ninja Konoha tiba-tiba saja sebuah jutsu element bumi dirilis dari pihak musuh.


Yang dimana jutsu ini gabungan dari berbagai Ninja Iwa, jelas sangat berbahaya karena jutsu gabungan lebih kuat dari jutsu lainnya, bahkan bisa mendekati jutsu kelas atas atau lebih.


Terbukalah tanah dibawah kaki semua Ninja Konoha, yang berdiameter 100m, dalam jarak sebesar itu orang-orang langsung jatuh kebawah tanah.


Tidak tanggung-tanggung ratusan Ninja konoha terkena jutsu tersebut.


Belum juga selesai Jutsu dari pihak Iwa, tiba-tiba saja berbagai kunai, shuriken dan tel peledak menghujani orang-orang Iwa.


Terkejutlah semua pasukan Iwa, lantaran mereka tak menduka musuh didepannya sekarang membuat jebakan sebesar ini.


Akira menggertakkan gigi dan berteriak."Jangan panik! teruslah majuu bersamaku!!!."


Mendengar suara Akira, semangat Ninja Iwa kembali membara dan segera mengikuti langkah Akira didepan sana.


Sebelum mereka semua melanjutkan serangan Ninja Iwa paling belakang berteriak."Musuhhh!!! mereka menyerang dari belakang!."


Teriakan itu diikuti dengan berbagai kunai melesat mengenai anggota tubuh Ninja Iwa, jangan anggap remeh pasukan Anbu dibawah naungan Hokage sendiri, jelas kalau Anbu adalah Ninja Elit dari yang paling Elit.


Serangan sekejap mata itu menyebabkan pihak Iwa menanggung kerugian sumberdaya manusia yang sangat banyak.


Tentunya barisan depan mendengar kegaduhan dari belakang, setelah melihat kebelakang berbagai kunia sudah menyambut mereka.


"Buat pertahanan!." teriak Han sangat keras.


Mendengar suara Han, Ninja Iwa segera menggunakan jutsu bumi mereka, dalam hal jutsu bumi Ninja Iwa lah nomer satu.


"Jangan melamun, serang balik baris depan! yang belakang tetap bertahan!." teriak Han sekali lagi.


Ninja Iwa Bergegas kembali kedepan, yang sudah disambut ribuan pasukan Konoha.


"Serangg!." teriak Ninja Konoha.


Sekali lagi perang besar pecah diperbatasan Konoha dan Iwa.


Sementara itu Orochimaru memandang peperangan dengan mata dinginnya. Beberapa orang berada dibelakang Orochimaru.


"Orochimaru-sama, Iwa tidak bergeming setelah kita menyerang pasukan belakang mereka, sementara itu Han masih melanjutkan serangan garis depan, kami menunggu perintah selanjutnya." kata salah satu orang dibelakang Orochimaru.


Orochimaru tersenyum sebentar."Serang terus bagian belakang mereka, kalian berlima ikut bersamaku menghadang pasukan musuh dari depan..."


Terdiam sebentar Orochimaru melanjutkan perkataannya.


"Uchiha Fugaku sudah ditempatkan dibagian sana, kalian yang tidak ikut denganku bergabunglah kebaris belakang musuh." lanjut kata Orochimaru.


"Baik Orochimaru-sama!." jawab mereka serempak.

__ADS_1


__ADS_2