
Sebuah Cerita Pertempuran Alam Ghaib
"asalamualaikum" kata jagad pati...
"walaikumsalam" kataku...
"ada apa ?" tanyaku lagi...
"pertempuran selalu terjadi dalam setiap jam, dan mereka menyerang dengan berbaris dan bersap sap, pasukannya digelar dengan kekuatan selalu mnyerang kita, sepertinya setan tak puas jika kami masuk islam dan membela agama islam "kata nya melaporkan...
"trus bagaimana model serangannya " tanyaku..
"paling bagus kalau saya lempar tombak pembeeian kemaren, jika dipakai menyerang lawan minimal sekali kena bisa 5000 pasukan lawan "katanya...
"-lha kan sudah saya ajarkan cara menggunakannya ?" tanyaku..
"sudah, setiap kena barisannya mereka seolah ber sap sap turun kebawah, begitu seterusnya" kata jagad pati sambil memisalkan dengan tangannya m3nggambarkan gerakan pasukan lawan...
"serangan mereka caranya seperti dikirim dengan sesuatu yang sangat cepat, pernah dikejar pasukan dengan panah tapi cepat sekali, itu yang dikepalanya ada semacam bulatan hitam itu seperti memberi tanda kapan mereka mundur jika pasukan mereka bercerai berai, itu kalo bisa kami diberi senjata jarum "kata jagad pati...
"lho fungsi jarum itu buat apa?" tanyaku...
__ADS_1
"saya dan pasukan menyerang dwngan melempar jarum, fungsi jarum itu agar yang berkepala hitam itu harus dibunuh, mereka itu kalo sudah ketetetran dan bercerai berai seperti ada semacam pesawat atau apa begitu, sangat cepat menyambar merka dan hilang"kata jagad pati...
"lho dimana raja qanara ?" tanyaku..
"raja qanara itu selalu teliti dalam berperang, jangan pernah menyisakan lawan, jangan pernah sampai meloloskan diri jadi sistemnya sapu bersih" terangnya...
" ya harus gitu, perang ini nggak akan usai karena pasukan mereka menguji kalian agar lengah dan bisa dimusnahkan, makanya saya selalu mengatakan perang ini tak akan usai, kita akan saling menundukkan sampai mati, sampai kita mati..."kataku..
"bagaimana denhan pasukan yang baru ?" tanyaku...
"kalo saya keras...sini iku saya perang, jika melarikan diri saya potong lehernya, tebas saja kalo menurut mbah qarim harus diberi pelajaran islam yang mendalam jadi menyadari makna jihad dan islam, kalo saya jika sudah mengaku islam dan kuat saya ajak berperang jika melarikan diri ya saya bunuh, kalo menurut njenengan bagaimana ?" tanya jagad pati..
" raja qanara itu ahli dalam perang dan ahli strategi, tidak salah kalo dijadikan panglima perang, juga militan " kata jagad pati..
"eh, ada utusan namanya abdullah , otu kiriman dari sidoarjo sana apakah sudah diajari dan diterima dengan baik disini" tanyaku menanyakan panglima perang utusan (bang kumis) dari sidoarjo....
"sudah dan sudah diajari agama dan ilmu perang disini, sekarang sama mbah qarim" kata jagad pati...
"itu mbah karim simpang lima bagaimana ?" tanyaku..
"dia berperang dwngan gagah berani, dan tadi mengajari panglima abdullah itu strategi perang bawah tanah" kata jagad pati...
__ADS_1
"pasukannlawan itu kalo datang pasti disertai bau, yah semacam bau kulit pohon , nah itu tanda mereka sedang datang dan menyerang "kata jagad pati...
"itulah maksudku dengan pakai masker, itu hawa beracun"kataku...
"setipa mau berperang kami memakai masker sekarang"katanya..
"semalam yang terluka itu kamu ?"tanyaku..
"bukan saya, itu anak buah saya kalo saya hanya luka kecil saja " kata jagad pati...
"itu sekarang banyak orang bisa melihat dwngan menerawang kalian , jadi posisi kalian bisa diketahui mereka, jadi saya minta kalian kadang menyuruh siap itu...ehm pasukanmu yang bisa menghilang.....agar jangan gampang dilihat , kan ada yang punya keahlian , menghilang.. sering sering digunakan agar tidak gampang dilihat orang atau mungkin lawan kita "tanyaku..
"musuh itu kalo datang kadang disertai angin yang kencang" kata jagad pati...
"kata temenku, kamu semalam duduk duduk diteras rumah ya ?" tanyaku...
"iya, saya dan teman teman suka duduk dilantai teras rumah karena dingin dan sejuk , diatap rumah, dibelakang rumah, dan didalam tanah juga dijaga, tapi baru sekali ini saya berani masuk rumah karena diperintah bapak" terang jagad pati..
"iya, ini pengecualian.... yang penting kalian tak pernah menunjukkan ke istriku, anakku, mengenai wujud kalian"tanyaku...
"saya dan pasukan tidak pernah menunjukkan diri kepada keluarga atau orang lain, saya mohon ijin berjaga diluar biasanya setiap 1 jam ada serangan, kita akan berjuang dan berjuang ...doakan kami...asalamualaikum..." kata jagad pati...pamitan....
__ADS_1