Negeri Para Panglima /Sebuah Cerita Di Alam Jin

Negeri Para Panglima /Sebuah Cerita Di Alam Jin
Negeri Para Panglima 38


__ADS_3

bercakaplah aku sore itu dengan mbah qarim karena dia selesai mengajar dan aku menunggu setelah sholat ashar...


"bagaimana negaramu ?" tanyaku..


"negara kami dapat dikatakan aman, cuman serangan dari hari jumat malam atau sabtu sampai kamis depan akan ramai, usahakan jangan tidur malam" kata qarim..


"...


"lha kok kamu tau ?" tanyaku...


"saya mendapatkan informasi langsung dari mbah liong, mbah liong mencuri berita dari musuh bahwa akan banyak serangan yang ditujukan kepada para sedulur semua..."jawab qarim..


"apakah karena wironoto dan wironata ?" tanyaku...

__ADS_1


"bukan, kedua itu menjadi pasukan didepan menghalau serangan yang ada, mereka berkeliling patroli menjaga keamanan " kata qarim lagi.." jadi dia gagah berani melawan musih yang menggangu negara dan keamanan , juga karena sekarang banyak penyusup"


"penyusupnya bagaimana ?" tanyaku...


"penyusupnya memakai jubah, dan tidak bisa terlihat bahkannoleh bangsa kami yang ghaib pun tak bisa terlihat, memakai semacam jubah, awalnya ketika glemboh mencium bau mereka musuh kita, glemboh itu khan hobinya makan sembarangan... begitu mencium bau lawan langsung dia terkam dan makan yang tak terlihat itu, keluar darah makanya para harimau langsung begitu mencium akan memakan mereka itu, mungkin mereka itu lupa kita itu mempunyai pasukan harimau sangat banyak, penciuman dan indera lainya sangat tajam" terang qarim...


"lha apakah bukan akibat perbuatan para naga dari jakarta itu kita diserang ?" tanyaku...


"ehm , bukan mereka itu menyerang bagaikan angin, jika tak kami jaga burung sampeyan, ikan sampeyan sudah pasti mati, musuhlah pengganggunya, tujuannya menghancurkan orang baik, pokoknya mereka itu tak suka " jelas qarim...


"kalau naga jakarta itu pernah didatangi panglima sinar agar jangan menggangu kerajaan kami, tapi dia memamerkan kekuatannya maka dia membesar (sebesar jempol tangan) kemudian panglima sinar membesar (sekepalan tangan) "kata qarim sambil membandingkan dengan perbandingan "jadi naga itu sebetulnya sudah takut kepada kerajaan kami, tapi naga itu menyerap energi negatif maka sekarang masyarakat jakarta mengapa beda dengan dengan kota lain, disana misalkan pelacuran seolah dihalalkan, perjudian seolah diperbolehkan, maksiat menjadi hal biasa ya karena itu, naga itu melingkar dari selatan memutari jakarta ekornya menancap di tanah abang, kepalanya emas di tanjung priuk jakarta" kata qarim...


"lha kalau wiranata dan wironoto itu bagaimana karena raksasa di dekat monas itu khan sudah ikut sampeyan qarim " kataku..

__ADS_1


"wironoto dan wiranata adalah benar dulu ikut soekarno, kalo raksasa itu hanya ngaku ngaku saja itu, bapak tau apa yang sering dibawa soekarno itu ?" tanya qarim..


"ooo....tongkat komando itu , apakah didalamnya ada tombaknya itu ya ?" tanyaku..


"ya didalamnya ya diisi wironata dan wiranata itu, makanya sekarang tongkat itu kosong" kata qarim...


"emang sekarang dimana tongkat itu, katanya ilang" tanyaku...


"sebetulnya itu sekarang kosong, emang sekarang itu dibawa (*******) tapi isinya kosong, jadi cuma membawa wadah kosong saja dan menyimpan wadah kosong saja" kata qarim lagi...


"ehm, yang penting tidak hilang saja karena itu peninggalan bersejarah indonesia" kataku...


"mengenai naga jakarta itu kayaknya melalukan perjanjian rahasia, mungkinkah kerajaan iblis, tadi siang saya ke bagdad, menurut mereka kerajaan iblis di segitiga bermuda"kata qarim tiba tiba "maaf saya ..ehm....kalo dialam manusia seperti berdiri bulu (merinding)" kata qarim..."kerajaannya di laut hitam disana adalah pusatnya" kata qarim kemudian...

__ADS_1


"segitiga bermuda itu ada dibanyak tempat, di perbatasan amerika sana juga ada, juga di indonesia itu juga ada yaitu di dekat sulawesi selatan sana, deket selat sulawesi" kataku menjelaskan...


"ehm pak sebentar lagi, saya mau berbuka saya pamit...asalamualaikum.." pamit qarim...


__ADS_2