Negeri Para Panglima /Sebuah Cerita Di Alam Jin

Negeri Para Panglima /Sebuah Cerita Di Alam Jin
Negei Para Panglima 33


__ADS_3

AKU DAN QARIM 09


aku dan qarim 21.


"lho sama dengan aku, aku juga mengamalkan qodiriyah"kataku kepadanya...


"coba syech liat aku dan perhatikan aku dengan seksama" pintaku kepadanya...


"masyaallah seronok sekali" kata syech jalal..


"syech ini ada amalan dzikir dari guruku " kataku sambil menyerahkan amalan itu kepadanya..


"masyaallah, alhamdulilah terime kasih" kata syech jalal lagi...


"ini foto guruku syech"kataku samhil menyerahkan foto kyai...


"saye tak bise lihat hanya sinar terang saje"kata syech jalal...


"apakah syech tak tau adanya sinar putih dari sini"tanyaku hati hati...


"saye meliahtnye, cuman saye tak brani melihat ada ape krn saye tak kan liat jike Allah tak mengijinkan, sinar trang tu terlihat dari tempat saye"kata syech menerangkan...


kemudian matanya melihat skeliling dan menerangkan " kalian ni lihat tak baik bertampang sperti tu, pakailah wujud kalian, belajar agame, nanti saya dan murid murid bergantian mengajar kepade kalian, saye sudah menyanggupi, tingalkan ajaran lame kalian, ikutlah islam , karene islam adalah jalan selamat kite hidup ni" kata syech jalal...


"syech, apakah beda jin islam disana dan disini berbeda?"tanyaku..


"bede, disane bangsa kami memakai wujud aslinya sedangkan disini mereka masih saje mengikuti gaye lama atau wujud lame sebelum islam, nanti akan saye nasehati..."kata syech jalal lagi...


"syech, amaliyah yang saya berikan nati tolong diamalkan dan diajarkan kepada para murid"pintaku..

__ADS_1


"iyelah pasti saye akan ajarkan" kata sang syech itu...


"syech nggak ingin muda lagi ?" tanyaku...


"tak sah, nanti jika saye muda lagi mereka mereka ni nggak mau dan nggak akan bise menggantikan saye mengajar karena saye masih mude, biarlah saye tetap begini, biar mereka belajar dan bisa menggantikan saye kelak" kata syech jalal....


"semoga syech berkenan berkunjung ke bangsa kalian disini dan mengarahkannya sehingga menjadi lebih baik" pintaku..


"nanti begini, murid murid saye akan bergantian berkunjung dan mengajar" kata syech..


"bersediakah syech bergabung dengan kami disini?" kataku..


"saye mengajar banyak murid di sane, banyak syech dimalaysie mereke juge punya banyak murid, banyak banyak syech disane nanti akan saye sampaikan" kata syech jalal...


nah saya jadi inget pertama kenal qarim dan memberi amalan dzikir tqns dulu, dia tak mau menjadi muda lagi, dia menerima takdirnya dan sangat senang mengamalkan tqns.....


"saye bersedie dan dengan murid murid saye berkunjung ke sane, saye mohonkan pamit..asalamualaikum...." kata syech jalal pamit.......


kemudian aku nunggu pulang si qarim dari majlis, maklum karena bersama rombongan jadi ada pembagian tugas mbah karim raksasa menjaga simpang lima sampai ganesha, glemboh dan brajamusti ngawal, dan perdana menteri liong samsi pulang awal mengingat masih siaga satu.....


makanya kewaspadaan sedang ditingkatan dan dirapatkan....


maklum sedikit saja lengah serangan dari atas....


"liong !!!!!" panggilku


"iya saya menghadap , apa ada perintah?" katanya lagi..


"bagaimana keadaan dan situasi?" tanyaku....

__ADS_1


"sejauh ini aman dan terkendali, dan acara dari majlis sudah selesai sampai disini dengan selamat, saya mendahului mengingat keamanan dan keadaan sedang siaga....


"itu siapa, glemboh ya...." tanyaku melihat si liong mengelus elus kayak kucing....


" iya, ini bapak ganteng...biasa lagi manja si glemboh nya"


"ehm bagaimana udah kenal dgn para pengawal ?" tanyaku...


"sudah, kmaren menemani saya jalan jalan di gunung ungaran..."kata liong...


"ngapain? makan siluman?"tanyaku lagi..


"iya, dan saya naik glemboh sampai sana"kata liong lagi...


" jangan makan sembarangannkalo bisa muslimkan dan jadikan pasukan atau taklukkan"tanyaku lagi..


"iya, siap perintah..." kata liong lagi.."kami sampai menembus daerah bawen dan karangjati...


"lho bagaimana dengan kerajaan setan yang deket jembatan tol itu, yang dibawah jembatan panjang arah bawen kalo dari semarang ?" tanyaku lagi...


"sudah aman dan bersih, dimakan semua sama glemboh" kata liong samsi...


"ya sudah kalo begitu, penhendara nggak ke ganggu mereka lagi dan semoga aman..." kataku memberi nasehat..


"lho qarim itu baru datang?" kataku..


"iya bapaka..." kata liong sambil beringsut memberi ruang buat qarim....


"asalamualaikum..."kata qarim...."waalaikumsalam" kata kami bersamaan menjawab salam qarim....

__ADS_1


__ADS_2