
AKU DAN QARIM 08
Bagian ini menceritakan syech jalal dari malaysia kemaren...
syech bangsa jin dengan muridnya 45 milliar, syech yang mengajarkan islam di dekat selat malaka....
"lho syech mengapa muridmu banyak sekali ? sedangkan ulama dari bangsa kalian disini muridnya sedikit sekali?" kataku kepada sang syech dari malaysia itu..
"begini je, kami dimalasyie sudah memeluk islam sebelum masuknya islam yang dibawe oleh penyebar islam , dan kami lebih dahulu islam sebelum disini islam jadi kami mungkin lebih baik dalam hal pemahaman islam dari disini" kata syech itu...
__ADS_1
"lha kalo di bangsa kalian apakah sama dengan di alam manusia" kataku lagi...
"dimalaysie bede dengan di sini di indonesie atau indon sini, disane dilarang menembah selain Allah, jike melakukan seuatu selain ditujukan kepada Allah akan dibunuh karena itu tidak ade ritual seperti tu, dilarang di malaysie"kata syeh jalan kemudian melanjutkan "saye juga tak tau mengape begitu, tapi dulu sebelum islam masuk disini orang di sini punye agame lain, dan mungkin yang menyebarkan islam disini harus begitu mendahwahkan islamnye sehingga penduduk disini bise menjadi islam dan kemudian mengganti agame lame dengan islam jadi beda dengan malaysia, awal mule sudah mengenal islam meskipun sdikit, kemudian disebarkan islam sehingga lebih baik, sedangkan disini meskipun islam sudah masuk ratusan taun lalu sise sise agama lame masihlah ade, dan upacara dengan menghunakan care lame masihlah dianut mereka"kata syech mengakhiri..
"lho bukankah dulu syech malaya juga menyebarkan islam disana, dia orang sini?"kataku..
mengalami kemunduran akibat diserang bangsa gajah, bangsa itu dulu belumlah islam" kata syech...
"itu majapahit?"tanyaku..
__ADS_1
"iye mungkin kami menyebutnye dengan bangsa gajah, mereka menyerang kami sehingga islam mengalami kemunduran" kata sang syech...
mungkin yang dimaksud dengan bangsa gajah itu lebih tepatnya adalah thailand atau mangsa siam, siam dalam bahasa sansekerta artinya gajah, sedangkan dalam bahasa aslinya thai artinya juga gajah, dulu jaman majapahit setelah kemunduran kerajaan sri wijaya majapahit adalah penguasa selat malaka dan pernah menjalin kerja sama dengan thailand dalam penaklukan selat malaka, bahkan brawijaya juga mempunyai istri orang thailand dulu julukannya putri chempa, dalam sejarahnya ini kontra diksi karena chempa sendiri lebih tepatnya adalah cambodia atau camboja atau kamboja sekarang ini...entahlah tapi peninggalan hubungan dengan thailand ini bisa njenengan lihat di keraton jogja dan surakarta, berupa payung kebesaran raja yang dibuat dari kain sutra siam artinya sekarang ya thailand itu...
nah syech malaya atau syech malaka adalah julukan sunan kalijaga ketika akan naik haji kemekah pada saat saat singgah di pasai dan bertemu maulana iskak beliau belajar agama dan kemudian menyebarkan islam disana dan kemudian diperintah kembali ke jawa dan mengurungkan niatnya ibadah haji, karena sepeninggal sunan kalijaga dijawa ditakutkan memeluk agama lama kembali , maka beliau memutuskan kembali ke tanah jawa lagi dan menyebarkan islam di pulau jawa, tentu masih ingat bahwa sunan kali jaga mengalami kehidupan 3 generasi kerajaan yaitu majapahit, demak, sampai pajang, diperkirakan oleh ahli sejarah beliau meninggal pada usia 120 tahun.....
nah kembali ke cerita syech jalal tadi,"syech kok dari tadi berdzikir, sebetulnya ikut toriqoh apa?" tanyaku...
"saye ikut toriqoh qodiriyah, dari syech abdul qadir jailany" katanya........next....
__ADS_1