
AKU DAN QARIM 09
"bagaimana kabarmu" tanyaku kepada qarim...
" selamat dan alhamdulilah" jawab qarim...
" bagaimana perjalanannya.."kataku..
"ya begitulah, bapak nggak datang ... bapak sedih ya?" tanyanya kepadaku...
" kok kamu tau..."tanyaku..
"itu terlihat di sekeliling bapak abu abu" kata qarim..
"sudah pak itu takdir" tungkasnya...
" iya, tapi itu juga namanya tidak amanah, tidak tawadlu, persoalannya itu....krn masalah kurang fokus dan kurang prepare saja" jawabku...
tiba tiba istriku dan anak anak pada datang, juga ipar dan sepupu, pada mau mumpet kepanasan, maklum kemarau ini membuat orang seperti barbeque, panas dan berdebu..
..."iki opo to ??? kok bau kambing..atau ada orang kentut..baunya ..'mak sreeng' tiba tiba lewat" istriku sambil menutup hidung....
__ADS_1
semua mata jadi saling tatap dan curiga, semua saling menebak nebak....dan aku mulai buka mulut...
"bukan , itu si glemboh datang...."kataku...
" glemboh kui opo yah ??? mqkhluk abstral??? ah boong aku nggak takut "kata anak ku sulung..
"nggak perlu takut, dia ikut menjaga saja..."kataku lagi..
"coba difoto pakai kamera abstral ? "keponakan istriku pakai tab anakku dan masang kamera abstral dan ada radar abstral....
"itu hoax !!!!" program itu hanya kayak game bukan asli" kataku lagi...
"om mobilnya dimajukan, kata kakak ipar istriku....itu om mul mau masuk mobilmu menghalangi..."kata iparku...
dan inilah sebagian ceritaku sebagai sebuah pesan kepada pembaca ceritaku ini
namanya dialog dengan bangsa alus itu ya jangan percaya 100 % , nah ini cerita aku kasih benar /salah untuk menjawab nya:
Dialoglah aku dengan qarim setelah Ki Jagad Pati masalah keamanan bersama, nah ini ceritanya :
"eh, kamu siapa ???" padahal aku sudah tau aku bahwa yang masuk jalaludin al qudsi...
__ADS_1
" iya,ada apa ? maaf saya sedang dzikir " kata jalaludin al qudsi...
"saya mau tanya sebenarnya kakekku itu siapa ???" tanyaku menyelidik...
" lho masak sampeyan tidak tau, bukankah sampeyan disuruh ke makamnya dan beliau mau menemui " kata dia (SALAH, dia melakukan pembodohan dan akan menipu)
"aku khan nggak tau,karena aku berbeda generasi " tanyaku...
"saya awalnya tak tau siapa beliau, hanya waktu itu saya sedang mengikuti sunan kalijaga trus aku lihat manusia bercahaya yang akan menjenguk sampeyan , dia mengaku syech jafar " (SALAH, kakekku tidak bernama Jafar)
" saya itu tak dapat melihat manusia yang bercahaya, dan saya itu tak bisa tau namanya, kami itu hanya mengikuti manusia karena manusia itu adalah khalifah dimuka bumi ini, maka kami mengikuti manusia yang mempunyai pancaran cahaya " (BENAR, lihat dalilnya bahwa jin itu sama dengan manusia tak bisa melihat ghaib)
"lho memangnya kakekku punya tasbih", tanyaku memancing...
" punya 2 buah tapi sudah diambil cucunya " kata jalaludin al qudsi (SALAH, coba di kaitkan dengan komentar diatasnya, dia bertemu kakekku pas ketemu kakekku ketika menjenguk diriku.. padahal kakekku meninggal ketika aku masih kecil|)
" apakah kakekku menyayangi tasbihnya ?" tanyaku..
" enggak beliau tak pernah menganggap istimewa sebuah benda" jawab jalaludin al qudsi (BENAR, kakekku tak pernah menganggap istimewa sebuah benda)
" kakekku itu dulu ikut toriqoh apa sih ?" tanyaku...
__ADS_1
" dulu itu istilah toriqoh ya belum begitu terkenal jadi taunya hanya sholat dan ngaji, lha kalo dzikir ya kakekmu bilangnya dzikir, kalo saya kira ya sama syech abdul qodir jailany" ( SALAH, toriqoh ada sejak jaman dulu kala, ini menunjukkan semua yang dikatakan jin itu bohong dan hanya dapat dipercaya 30 %nya saja meskipun dia jin muslim).........itulah mengkaji dengan ilmu......