
Veronika yang muak dengan senyuman penuh maksud yang di layangkan kepadanya, kemudian dia pamit kepada papahnya ke atas untuk bersih-bersih dan mandi.
**
Arsenio yang terus menatap Veronika dengan tatapan yang sulit di pahami, sambil tersenyum penuh maksud.
"Aku, akan mendapatkan kamu Veronika. kamu hanya boleh di miliki Arsenio seorang. saya akan pastikan kamu jatuh ke pelukan saya. itu janji saya. " ucap Arsenio dalam hatinya
"Sudah lama setelah kejadian 5 tahun yang lalu, yang membuat saya sangat membenci seorang wanita. tapi kamu berbeda Veronika, kamu datang di kehidupan saya secara tidak sengaja dan membuat saya menyukaimu karena kamu berbeda dengan wanita yang banyak saya temui di luar sana menakjubkan. bukan . " ucapnya lagi di dalam hati.
***
Setelah Veronika selesai mandi, kemudian turun dan melangkah ke ruang makan. di meja makan Arsenio yang terkesima melihat kecantikan Veronika dengan menggunakan baju santai ala rumahan dan tanpa make up kelihatan cantik natural. Arsenio terus menatap Veronika tanpa mau mengalihkan pandangan nya terhadap Veronika. Veronika yang merasa di tatap Arsenio pun menatapnya balik dan membuat Arsenio dengan cepat mengalihkan pandangan nya kepada Veronika.
"Kenapa dia terus menatapku seperti itu.? emang ada yang salah dengan wajahku apa. " ucap Veronika dalam hati.
Kemudian Veronika duduk di sebelah mamanya tepat di depannya Arsenio.
"Sayang, Ayo makan!! kok bengong aja kamu. " ucap Camilla. namun beberapa detik kemudian mamanya ingat bahwa anaknya alergi dengan makanan seafood yang Camilla bikin khusus buat tamu kehormatan nya itu.
"Oh iya, bibi tolong ambilkan lauk kesukaannya Veronika. " ucap Camilla meminta bi ijah untuk mengambilkan lauk kesukaannya Veronika.
"Baik Nyonya besar. " ucap bi ijah
Demetrio yang menyadari tamunya sempat berhenti makan itu menjelaskan kepada kedua tamunya tersebut.
"Maaf Tuan Muda Finley. anak saya alergi sama makanan seafood, jadi istri saya memasak dua menu masakan. " ucap Demetrio menjelaskan
__ADS_1
"Tidak apa-apa, saya paham. " ucap Arsenio datar sambil terus menatap Veronika yang sekarang fokus kepada ponselnya.
"Ini Nyonya, makanannya Non Veronika."ucap bi ijah
"Terima kasih bi. " ucap Camilla dan Veronika bersamaan
"Sama-sam Nyonya, kalau begitu bibi pamit kembali ke dapur. " ucap bi ijah
"Iya bi silahkan. " ucap Camilla
"Mari makan semuanya. " ucap Demetrio
Mereka semua makan dengan tenang dan hening tanpa suara. hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu mereka.setelah mereka selesai makan dan berbincang bincang. Arsenio dan asisten nya pamit pulang kepada Demetrio.
Sedangkan Veronika yang habis makan langsung naik ke atas. Veronika menelpon manajer Restorannya, untuk menanyakan tentang pemasukan bulanan, dan menanyakan bahan apa saja yang habis dan berkurang, dan harus di pesankan. karena semua bahan untuk makanan Restorannya di impor dari luar Negeri. Veronika mencari kesegaran dari bahan dan dengan kwalitas yang terbaik untuk usaha Kulinernya itu.
"Hallo kak." ucap Gabrio di seberang telepon
"Ada apa, kakak menelpon aku.? " tanya Gabrio
"Hallo.tidak ada apa-apa, kakak menelpon kamu karena kakak rindu aja sama kamu. " jawab Veronika
"Bagaimana dengan kuliahmu dan kabar kamu di sana.? " tanya Veronika kepada adiknya.
"Aku baik kak dan kuliahku juga lancar semuanya dan sebentar lagi ada libur panjang, mungkin kurang 1 bulan lagi aku pulang ke Indonesia kak. " jawab Gabrio.
"Beneran kamu.? tanya Veronika yang sudah sangat senang sekali
__ADS_1
" Kakak benar-benar senang sekali mendengarnya dan gak sabar menunggu kamu pulang. "ucap Veronika tersenyum bahagia.
" Kak Ver, ada sesuatu yang mau aku sampaikan sama kakak. "ucap Gabrio berubah dengan nada serius.
" Ada apa memangnya.?"tanya Veronika.
"Kak, aku tidak sengaja bertemu kembali sama dia kak dan dia bertanya tentang kakak kepadaku. " ucap Gabrio.
Veronika yang mengerti siapa yang di bahas adiknya itu terdiam.
Next
Salam dari author:Jihan refaisy
Dan jangan lupa untuk
*Vote
*Like
*Comment
*Ghif
*Dan selalu dukung author
Terima kasih semuanya
__ADS_1