
Setelah kepergian Rosella dan Citra dari kamarnya. Arsenio mengambil ponsel miliknya di atas sofa, dan mencari kontak telepon milik Devan.Lalu menekan nomor milik Asisten pibadinya. Dan telepon pun tersambung. Tidak lama kemudian di angkat oleh Devan yang berada di seberang telepon.
"Halo Tuan Muda." Jawab Devan
"Dev, saya punya satu pekerjaan lagi untukmu.Pekerjaan itu adalah kamu harus mencari tahu tentang masa lalu Veronika.Dan Cari tahu kejadian masa lalu apa yang di alaminya sehingga bisa membuat dia trauma!!!."Perintah Arsenio.
"Baik Tuan muda." Jawab Devan. Kemudian Arsenio mematikan panggilan telfon ia dan Devan.Ia melangkah dan naik ke atas tempat tidurnya, dan ikut tidur di samping Veronika sambil melihat wajah damai Veronika.
"Aku tidak tahu masa lalu apa yang dulu menimpamu Ver, tapi aku berjanji akan menghapus semua ingatan menyakitkan itu dari memorimu. Aku juga bingung mengapa aku bisa peduli dan sakit jika melihatmu seperti tadi. Aku juga bingung dengan perasaanku sendiri, maaf jika belum sepenuhnya percaya kepada seorang wanita sepenuhnya."Ucapnya Lirih.
Tidak lama kemudian Arsenio ikut tertidur untuk menjelajah ke alam mimpi. Dan Akhirnya mereka tidur seranjang.
__ADS_1
****
Ke esok kan harinya. Veronika mulai mengerjap dari alam bawah sadar.Ia mulai membuka matanya." Aw.... Pusing sekali kepalaku."Ucap Veronika serak khas bagun tidur.Kemudian ia baru menyadari kalau dia sekarang berada di kamar pria yang paling tidak ia sukai.Saat ia menoleh ke kanan betapa terkejutnya ia melihat pria itu tidur di sampingnya.Dan Veronika sudah melupakan kejadian dan trauma yang baru saja muncul kembali kemarin malam.
"No, no, no.Tidak mungkin aku semalam tidur berdua seranjang dengannya?." Ucapnya dan bertanya kepada diri sendiri, sambil meraba-raba badannya dan melihat dibalik selimut juga,semua masih lengkap dan aman."Huuff... Syukurlah semua masih aman."Ucapnya pelan sambil menghela nafas.
"Aku harus keluar dari sini, sebelum dia terbangun." Ucapnya lagi dan turun dari atas tempat tidur, dengan berjalan pelan supaya tidak menimbulkan suara dan membangunkannya.
"Ros, Cit.Kalian ngapain berdiri di depan pintu seperti itu." Tanya Veronika.
"Kita berdiri di depan pintu kamar, untuk menunggumu dan untuk meminta penjelasan. Apa yang telah terjadi kepadamu dan siapa pria yang telah mengaku sebagai kekasihmu itu?." Tanya Rosella penuh selidik.
__ADS_1
Aku yang mendapat pertanyaan seperti itu tertegun dan kenapa bisa mereka mengetahui Arsenio. Mungkin ini sudah waktunya untuk aku berkata jujur kepada mereka tentang semuanya.
"A-aku akan menjelaskan kejadian ini semua dan menceritakan semuanya kepada kalian.Sebaiknya kita masuk ke dalam dan aku akan menceritakannya di dalam.Jawab Veronika.
Mereka menurut dan masuk ke dalam. Veronika mulai menceritakan semuanya kepada kedua sahabatnya.
" Cepat jelaskan kepada kita."Desak Rosella
"Baik." Jawab Veronika dan mulai menjelaskan
"Dia Arsenio Duke Finley.Aku bertemu dia pertama kali di Hotel bintang bintang 5,waktu acara ulang tahun Citra yang di adakan di hotel itu. Aku tidak sengaja menabrak dia saat mau pergi ke toilet.Dia marah sama aku. Padahal aku sudah meminta maaf, tapi tetap saja dia tidak menerima permintaan maaf dariku. Yang ada dia malah mencaci maki dan merendahkan aku. Aku marah dan membalas semua perkataannya. Tapi tidak di sangka dia masih menanam dendam karena masalah itu. Dan itu juga alasanku kenapa sikapku agak berubah akhir-akhir ini. Seperti yang Rosella katakan.Aku sudah tidak bertemu dengannya, Namun takdir berkata lain kita dipertemukan kembali saat di Restoran itu.
__ADS_1
Next