
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
3 jam sudah.Veronika melakukan operasi yang berjalan dengan baik. Veronika kemudian membersihkan diri dan keluar untuk menemui teman pasien.
"Bagaimana dokter, kondisi teman saya.?"tanya teman pasien
" Alhamdulillah, Operasinya berjalan dengan baik dan kondisi teman anda sudah stabil, untung peluru itu tidak mengenai organ penting lainya, sehingga kondisi teman anda sekarang sudah baik-baik saja, sekarang pasien masih dalam pengaruh obat bius, dan setelah pasien sadar nanti pasien bisa di pindahkan ke ruang rawat biasa. "ucap Veronika menjelaskan kondisi pasien kepada temanya
"Baik Dokter, dan Terima kasih Dokter sudah menyelamatkan teman saya. " ucap teman pasien
"Sama-sama, itu sudah menjadi kewajiban saya seorang Dokter untuk membantu menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkan bantuan kita para Dokter. " ucap Veronika
"Iya sudah, kalau tidak ada yang ditanyakan lagi, saya permisi kembali keruangan saya. " ucap Veronika
"Baik Dokter, silahkan. " ucap teman pasien
*****
Kemudian, Veronika kembali keruang pribadinya, untuk melanjutkan sisa data pasien yang tadi sempat tertunda. dan selama 1 jam sudah Veronika telah menyelesaikan data rekap pasien nya.kemudian Veronika melihat jam yang melingkar di tangannya, jam sudah menunjukkan waktu untuk makan siang. kemudian Veronika menelpon sahabatnya Rosella untuk mengajaknya makan siang di restoran yang dekat dari rumah sakit.
Veronika dan Rosella akhirnya memutuskan untuk makan siang di restoran seberang rumah sakit.
Mereka masuk ke dalam restoran tersebut, dan mencari tempat yang berada paling pojok dekat jendela. Veronika dan Rosella, kemudian duduk dan melihat menu yang sudah tersedia lalu mereka memesan makanan masing-masing.
Beberapa menit kemudian pesanan mereka sudah datang, lalu mereka menikmati makanan mereka masing-masing. tanpa disadari mereka ada sepasang mata laki-laki yang menatap lurus kepada wanita yang ada di depannya tersebut. laki-laki tersebut adalah Arsenio, yang kebetulan juga ada pertemuan dengan rekan bisnisnya di restoran tersebut.
Setelah Veronika dan Rosella, selesai makan,kemudian Veronika izin kepada Rosella untuk pergi ke toilet sebentar.
"Ros, aku ke toilet sebentar, iya. " ucap Veronika
"Iya, aku tunggu disini, jangan lama-lama kamu. " ucap Rosella
__ADS_1
"Hanya sebentar saja. " ucap Veronika
Veronika pergi ke toilet, beberapa menit kemudian dia keluar dari toilet wanita dan kembali ke tempat Rosella menunggunya. namun langkah kakinya terhenti karena mendengar suara laki-laki yang memanggilnya namanya.
"Veronika Adelia Meera" ucap Arsenio lantang dan memanggilnya nama Veronika lengkap
"Kok suara ini terdengar tidak asing. " ucap Veronika dalam hati
Kemudian Veronika berbalik dan betapa terkejutnya dia melihat laki-laki yang sudah berada tepat di belakangnya, benar laki-laki tersebut adalah Arsenio duke Finley.
"Kamu".ucap Veronika terkejut saat melihat Arsenio
" Untuk apa laki-laki ini tiba-tiba ada di sini.? "ucapnya dalam Veronika dalam hati
"Ngapain kamu ada disini.? "tanya Veronika tanpa basa basi
"Dan lagi. tadi, dari mana kamu tau nama asliku.? " tanya Veronika dengan wajah dingin dan muak
"Tidak sulit bagi seorang Arsenio duke Finley. mengetahui semua tentangmu, Veronika. " ucap Arsenio dengan senyum semiriknya
"Menarik sekali, selama ini tidak ada satu wanita yang menolak kehadiranku. namun berbeda dengan kamu yang kelihatan sangat membenci keberadaan ku" ucap Arsenio datar
"Memang ,aku sangat membencimu bahkan muak melihatmu. " ucap Veronika apa adanya
"Dan kamu, belum menjawab pertanyaanku tadi, ngapain kamu ada di sini. " ucap Veronika sinis
"Untuk memberi pelajaran kepada kamu. " ucap Arsenio dingin dan datar
"Pelajaran apa yang kau maksud itu,membuang waktuku saja. " ucapnya Veronika dengan kesal
Lalu ,Veronika ingin melangkah pergi dari sana. namun sebelum itu terjadi Arsenio sudah lebih dulu menghalanginya lalu menarik tangan Veronika masuk kembali ke dalam toilet, Veronika yang memberontak pun tidak bisa apa-apa. karena tenaganya kalah besar dengan Arsenio. kemudian Arsenio mendorong Veronika, sampai ke tembok dan memegang erat kedua tangan Veronika ke atas ,dengan satu tangan dan tangan yang satunya memegang pinggang ramping milik Veronika, kemudian dengan kasar Arsenio mencium bibir Veronika yang masih bungkam, Arsenio langsung mengigit bibir Veronika agar terbuka dan kemudian Arsenio ******* dalam dan mengabsen gigi Veronika satu persatu dengan bermain lidah di dalamnya dan bertukar saliva satu sama lain,Veronika yang ingin berontak pun tidak bisa dan malah ikut membalas ciuman yang di lakukan Arsenio kepadanya. lama mereka melakukan ciuman tersebut. Arsenio yang merasa Veronika tidak dapat bernapas, kemudian melepaskan ciuman diantara mereka, dengan semiriknya Arsenio juga menjilat darah Veronika yang keluar dari bibirnya yang tadi di gigit.
__ADS_1
Veronika melihat itu pun di buat geram dan marah di perlakukan seperti itu pun menampar pipi Arsenio dengan keras.
"Dasar gila, apa yang kau lakukan barusan.?" ucap Veronika dengan menatap tajam Arsenio
Arsenio yang terkejut di tampar Veronika kemudian geram dan marah.
"Mengapa kamu menampar saya.? berani sekali kamu menampar saya. " ucap Arsenio dengan nada tinggi
"Kenapa saya tidak berani menampar anda yang sudah mencium ku tanpa izin dariku Tuan yang Terhormat. " ucap Veronika lantang dan juga menunjuk wajah Arsenio
"Dan juga berani sekali anda, mencuri ciuman pertama saya. Dan karena perbuatan anda bibirku sudah tidak suci lagi. " ucap Veronika marah dan berbicara dengan nada yang tinggi
"Tapi kamu juga ikut menikmatinya, Bukan. " Ucap Arsenio sambil tersenyum mengejek
"Anda sungguh tidak tahu malu." ucap Veronika
"Dan harus anda ketahui. saya, Veronika Adelia Meera. sangat membenci seorang pria yang merendahkan seorang wanita kemudian berbuat seenaknya kepada perempuan. anda memang berkuasa dan memiliki semuanya tapi satu yang anda tidak punya yaitu etika, dasar laki-laki tidak tahu malu dan menjijikan seperti anda tidak pantas mendapatkan cinta dari seorang wanita. " ucap Veronika tegas, dingin dan datar.
Lalu, Veronika melangkah kembali meninggalkan Arsenio, yang masih diam sambil terus menatap datar Veronika, dengan penuh maksud dan tujuan itu yang mulai menghilang dari pandangannya.
"Aku pastikan akan mendapatkanmu dan akan menjadikanmu milikku, hanya milik Arsenio Duke Finley" ucap Arsenio.
NEXT
salam dari aurora:jihan refaisy
jangan lupa untuk
*vote
*like
__ADS_1
*dan komentarnya
Terima kasih semuanya