Obsesi Cinta Sang ADF

Obsesi Cinta Sang ADF
mengikuti mobil Veronika


__ADS_3

Arsenio yang sudah berada dalam mobil pun, masih tetap melihat ke arah Veronika yang baru saja masuk kedalam mobil bersama sahabatnya.


Arsenio yang masih melamun dan berkutat dengan pemikirannya, mengenai wanita yang membuat benih ketertarikan dari dalam diri Arsenio yang notabennya sangat membenci seorang wanita pun memiliki sedikit ketertarikan kepada Veronika. Dan menurut dirinya dia wanita yang punya pendirian serta prinsip hidup yang tinggi, tegas, dan tidak memiliki rasa takut pada siapapun termasuk dirinya.


Arsenio juga bertanya-tanya mengapa Veronika tidak tertarik kepadanya.?, berbeda dengan wanita yang biasa di temuinya .yang rela menjual harga dirinya agar bisa masuk ke dalam kehidupannya. itu alasan mengapa Arsenio , ada ketertarikan kepada Veronika.


"Dev , kamu ikuti mobil yang di sebelah kita mobil Bugatti chiron berwarna hitam itu!!!" ucap Arsenio kepada Devan.


"Baik Tuan. " jawab cepat Devan


Dari yang aku lihat, wanita tadi sepertinya bukan wanita sembarangan. mulai dari cara berpakaian yang di kenakan di tubuhnya mulai dari atas sampai bawah, semuanya yang di pakai adalah barang branded dan rancangan desainer terkenal. mobil yang di pakai juga, siapa yang tidak tahu mobil Bugatti Chiron berwarna hitam yang limited edition, mobil mewah yang hanya ada 3 di dunia dan dia memiliki mobil tersebut.


***


Disisi lain . Veronika yang moodnya jelek setelah bertemu laki-laki menyebalkan itu, hanya diam dan mulai masuk kedalam mobilnya bersama dengan sahabatnya.


"Ver , kamu kenapa sih dari tadi habis keluar dari acara ulang tahun kamu diam aja.? apa,ada masalah yang menggangu pikiranmu.? jika ada, ceritakan saja kepadaku, siapa tau aku bisa membantu masalahmu.?" ucap Rosella bertanya kepada Veronika.


"Tidak tidak . a-aku tidak ada masalah apapun, mungkin cuma kecapekan di tambah tadi sakit perut juga( bohongnya) , beneran aku gak papa kok Ros. " ucap Veronika yang terlihat agak gugup karena dapat pertanyaan dari sahabatnya itu.

__ADS_1


"Iya sudah , kalau kamu tidak mau bicara sekarang. tapi aku akan tetap mau menjadi pendengar yang baik untuk kamu , jika suatu saat kamu sudah mau cerita kepadaku. " ucap Rosella.


Veronika tidak lagi menjawab perkataan Rosella dan fokus menyetir mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata.


"Hari ini. benar benar hari yang sial dan melelahkan bagiku, mengapa ada laki-laki seperti dia. dingin kayak kutub utara berwajah datar seperti vampir, dan terutama mulutnya yang tajam dan menyebalkan itu, ingin rasanya aku tonjok mulut dia yang tajam itu, gatal sekali rasanya tanganku, ingin menonjok mulutnya itu" ucap Veronika dalam hati.


****


Setelah 1 jam. Veronika sudah sampai di rumah Rosella, dan kemudian Rosella turun dari mobil Veronika lalu menawarkan untuk mampir sebentar kerumahnya.


"Apa kamu tidak mau mampir ke dalam untuk istirahat sebentar. atau malam ini kamu tidur aja di rumahku.?" ucap Rosella menawarkan Veronika untuk mampir masuk ke dalam rumahnya.


"Tidak usah. dan Terima kasih tawarannya, aku hanya ingin secepatnya pulang dan istirahat di rumah saja. kalau begitu aku pulang dulu ya Ros, bye sampai ketemu besok di rumah sakit. " ucap Veronika berpamitan kepada sahabatnya itu.


Kemudian Veronika melajukan mobilnya kembali dengan kecepatan yang terbilang ngebut bawanya.


Di sisi lain. tepatnya di dalam mobil lain yang sedari tadi mengikuti mobil Veronika. Arsenio bergumam dan menggerutu sendiri dengan pemikirannya terhadap Veronika, yang selalu memenuhi isi kepalanya.


"Wanita itu benar-benar iya. apa dia tidak takut mati, jangan-jangan dia memiliki 9 nyawa seperti kucing. bawa mobil ngebut banget, benar benar wanita unik. " ucapnya dalam hati

__ADS_1


"Dev, apa kamu sudah mendapatkan semua informasi tentang wanita tadi.? " ucap Arsenio bertanya kepada Devan


"Sudah Tuan. saya sudah mendapatkannya, untuk berkasnya, saya menyuruh mereka untuk mengirim data itu sekarang melalui email anda Tuan. "ucap Devan kepada big bos nya.


" Bagus , suruh mereka mengirimkan semua datanya lewat email saya!!!"ucap tegas Arsenio


"Baik Tuan. ucap Devan


Kembali kepada Arsenio .yang kehilangan jejak nya Veronika tersebut. kesal, wanita yang sulit di tebak, bahkan disaat dia mengikuti mobilnya pun kehilangan jejak. benar-benar sial, kemudian Arsenio memerintahkan untuk kembali pulang ke mansion nya.


NEXT


salam dari:jihan refaisy


dan jan lupa untuk


*vote


*like

__ADS_1


*dan beri komentar kalian


Terima kasih semuanya


__ADS_2