
Veronika kemudian kembali dan mengajak Rosella untuk segera pergi dari Restoran tersebut setelah Veronika membayar makanannya. Rosella yang merasa ada yang berbeda dari sikap sahabatnya itu kemudian bertanya kepada Veronika.
"Ver , apa aku boleh bertanya sesuatu kepadamu.? " ucap Rosella
"Boleh , emang kamu mau tanya tentang apa.? " tanya Veronika balik
"Kenapa sikap kamu berubah.? ... aku merasa ada yang kamu sembunyikan dari aku. " ucap Rosella
"Contohnya tadi, kamu pamit pergi ke toilet cuma sebentar dan tiba-tiba kamu buru-buru ngajak balik dan tidak hanya itu sikapmu mulai aneh setelah acara ulang tahun nya Citra. " ucap Rosella
Aku yang mendapat pertanyaan seperti itu langsung dari sahabatku, terdiam dan bingung mau menjawab apa. hatiku bimbang mau berkata jujur apa tetap merahasiakannya dan akan bilang jika waktunya tepat bagi aku memberitahukan kepada sahabatku, aku tidak ingin Rosella kecewa dan akan membenciku.
"Ros, aku akan bicara semuanya sama kamu kalau waktunya tepat , Dan aku siap menceritakan semuanya kepadamu tapi sekarang aku benar-benar belum siap untuk menceritakan semuanya padamu Rosella. " ucap Veronika
"Aku mengerti, tapi kamu harus berjanji untuk menceritakan semua masalahmu itu.kalau kamu sudah siap untuk cerita semuanya, dan sebagai sahabat, aku tidak mau kamu memendam masalah kamu sendiri. " ucap Rosella
" Janji , aku janji akan cerita semua sama kamu. "ucap Veronika
" Dan Terima kasih, sudah mau mengerti aku Ros. "ucap Veronika kembali
" Sama-sama, aku akan ada untuk sahabatku. "ucap Rosella sambil senyum kepada Veronika
****
Mereka melanjutkan tugas mereka kembali. beberapa jam kemudian, waktunya pergantian shif Veronika melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya lalu bersiap siap untuk pulang.
1 jam kemudian.
Aku yang baru saja sampai di rumah, kemudian memarkirkan mobilku di samping mobil yang begitu asing bagiku sempat bertanya tanya di benakku, mobil siapa ini yang terparkir di depan mansion ku.
__ADS_1
" Mobil milik siapa ini.?apa di rumah sedang ada tamu."ucap Veronika dalam hati
Kemudian, Veronika masuk ke dalam rumah, namun saat di ruang tamu. Veronika di kejutkan dengan kehadiran sosok laki-laki ,yang tadi siang sudah mencuri ciuman pertamanya.
"Ngapain lagi laki-laki brengsek ini ada di rumahku. tadi bertemu di Restoran dan sekarang bertemu dia lagi di rumah. menyebalkan sekali. " ucap sungut Veronika dalam hati.
"Huuuhhh, sabar Veronika, anggap aja dia hantu yang tak kasat mata, tidak usah pedulikan kehadirannya, lupakan kejadian siang tadi. " ucapnya lagi dalam hati.
"Sayang , kok baru pulang kamu.? ." tanya Demetrio yang melihat putrinya baru pulang ke rumah.
" Iya pa , soalnya tadi Veronika terjebak macet di jalan mangkanya pulangnya agak telat. "jawab Veronika
" Kalau begitu, Veronika mau ke atas dulu pa. "ucap Veronika
" Ver sebentar, kenalin dulu rekan bisnis papa dia Tuan Muda Arsenio Duke Finley dan juga asisten pribadinya Tuan Devan Mahendra . "ucap Demetrio memperkenalkan Arsenio kepada putrinya
" Dan, Tuan Muda Finley dan Tuan Devan perkenalkan ini putri sulung saya namanya Veronika Adelia Meera. "ucap Demetrio kepada Arsenio
" Perkenalkan Nona , saya Devan Mahendra asisten pribadi Tuan Muda Arsenio. "ucap Devan memperkenalkan dirinya.
" Veronika. "ucap Veronika singkat kepada Devan
" Arsenio Duke Finley, senang bertemu kembali denganmu. "ucap Arsenio dengan senyum penuh maksud kepada Veronika.
Aku yang terkejut, mendengar ucapan laki-laki ini menatap tajam ke arah dia, aku tidak habis pikir apa yang ada di kepala laki-laki ini, sehingga berani secara gamblang memberitahukan pertemuan kita tadi siang di depan papa.
" Rencana apa lagi yang akan di lakukan laki-laki menyebalkan ini, dan tadi berani sekali dia membahas pertemuan tadi di depan papa benar-benar laki-laki gila. "ucapku dalam hati
" Kalian sudah saling kenal.? "tanya Demetrio
__ADS_1
" Sudah.... Belum. "ucap Veronika dan Arsenio bersamaan namun jawaban mereka berbeda
Demetrio yang bingung dengan jawaban mereka kembali bertanya
" Mana yang benar sebenarnya. ?."tanya Demetrio menatap Veronika dan Arsenio bergantian.
" Sudah, kami tidak sengaja bertemu di Restoran tadi siang Tuan Demetrio. "jawab Arsenio dengan tegas.
" Ooooohhhh, begitu ternyata kalau begitu mari kita lanjutkan Tuan Muda Arsenio dan Tuan Demetrio setelah selesai saya mengundang Tuan Muda Arsenio dan Tuan Devan makan malam bersama anggap saja untuk kelancaran bisnis kita yang lagi berjalan . "ucap Demetrio
" Baik. "ucap datar Arsenio
" Pa Veronika ke atas dulu mau bersih-bersih dan mandi. "ucap Veronika kepada papanya
" Iya sayang. "jawab Demetrio
" Apa Tuan Muda, suka sama Nona Veronika. baru kali ini saya melihat Tuan Muda begitu terhadap seorang wanita. kalau benar semoga Nona Veronika bisa menyembuhkan Tuan Muda dari rasa trauma di masa lalu. "ucap Devan dalam hatinya.
NEXT
salam dari author:jihan refaisy
jangan lupa untuk
*Vote
*like
*dan komentarnya
__ADS_1
Terima kasih semuanya