
Sedangkan Arsenio. masih berdiam diri itu bertanya tanya kepada dirinya sendiri, karena baru kali ini dia menghadapi seorang wanita yang tidak takut kepadanya, dan tidak tertarik akan ketampanannya itu.
Dari banyaknya wanita yang berlomba lomba mendapatkan cintanya, dan berkeinginan untuk melakukan one night time dengannya. tapi berbeda dengan Veronika, yang menganggapnya laki-laki yang pantas untuk di musnahkan. bagi Arsenio. Veronika adalah wanita yang unik, wanita pertama kali yang dia temui dan berbeda dengan kebanyakan wanita yang ditemuinya.
"Anda habis dari mana Tuan.? dari tadi saya mencari anda. " ucap Devan memberi hormat sambil membungkukkan badannya
"Toilet." ucap Arsenio dingin dan datar
"Bagaimana.?apa kerja sama kita dengan perusahaan GM Company berjalan lancar.? " tanya Arsenio kepada sang asisten.
"Sudah Tuan, semua berjalan dengan lancar dan Tuan Demetrio Meera, sudah sepakat dan sudah bertanda tangan. " ucap Devan menjawab pertanyaan big bos nya.
"Bagus saya suka kerja kerasmu dan kamu akan mendapatkan bonus untuk kerja kerasmu itu. kamu akan mendapatkan bonus 5 kali lipat dari gaji kamu. " ucap Arsenio
"Terima kasih Tuan, saya akan berusaha lebih baik lagi, dan Terima kasih sudah mempercayakan semua urusan kepada saya Tuan. " ucap Devan yang bahagia hari ini karena mendapatkan bonus dari big bos nya.
***
Devan mahendra, adalah asisten sekaligus orang kepercayaan dari Arsenio. Devan diketahui anak orang kaya, tapi Devan sendiri memilih untuk mengabdi menjadi orang kepercayaan seorang Arsenio Duke Finley.
"Devan, tolong kamu cari tau tentang wanita yang tadi menabrak saya, saya tunggu 1 jam untuk kamu mendapat semua informasi tentangnya.!!! ucap Arsenio
" Baik Tuan, akan saya laksanakan perintah anda. "ucap Devan menjawabnya.
****
Dan di tempat lain .Veronika, kembali kepada sahabatnya tadi yang sudah ditinggal lama sama Veronika.
__ADS_1
"Kamu dari mana aja sih .?kita khawatir tau sama kamu, di toilet lama sekali. " ucap Rosella dengan nada khawatir.
"Iya Ver, kita takut kamu kenapa napa di toilet tadi. " ucap Citra sama khawatirnya
"Maaf , sudah membuat kalian khawatir sama aku, tadi perutku sakit mangkanya lama tadi. " ucap Veronika terpaksa berbohong kepada kedua sahabatnya.
"Iya sudah kalau begitu. citra aku balik duluan iya, perutku sakit. besok aku juga masih ada jadwal operasi. dan biar ada waktu untukku beristirahat. " ucap Veronika.
"Ros, kamu ikut pulang bareng atau masih mau disini.?" tanya Veronika kepada Rosella.
"Ikut kamu pulang aja, besok aku juga ada jadwal pasien yang masih diopname di rumah sakit" ucap Rosella menjawab pertanyaan Veronika.
"Iya sudah Citra. kami berdua pulang duluan iya, sekali lagi selamat untuk acara ulang tahunmu dan next time jika kita tidak sibuk ,kita adakan liburan bareng bertiga. " ucap Veronika yang di sambut bahagia dari kedua sahabatnya saat mendengar Veronika akan mengajak liburan bertiga.
"Beneran, kamu serius kan Ver.?mengajak kita berdua liburan bareng.?.. Oooohhhh, rasanya aku bahagia dan senang banget. " ucap Citra sangat bahagia itu.
"Iya beneran, next time kita liburan bareng bertiga. "ucap Veronika menjawab pertanyaan mereka yang sangat bahagia akan liburan bertiga.
"Iya sudah. aku sama Rosella, pamit pulang dulu iya. "ucap Veronika
"Iya hati-hati kalian, dan terimakasih sudah datang di hari spesial aku. " ucap Citra
*****
Setelah mereka pamit.Veronika dan Rosella keluar hotel dan menuju ke tempat mobilnya terparkir. tanpa di sadari Veronika, ternyata ada sepasang mata yang menatap ke arahnya, laki-laki itu adalah Arsenio Duke Finley.
"Itu bukanya wanita yang tadi. " ucap Arsenio dalam hati.
__ADS_1
"Ngapain aku peduli sama wanita itu, ada apa dengan diriku ini ,selalu teringat wanita itu menyebalkan. " ucapnya dalam hati
"Tuan, silahkan masuk. " ucap Devan yang sudah membukakan pintu mobil untuk Arsenio namun tidak ada jawaban dari Tuanya.
"Tuan."ucap Devan lagi namun masih belum mendapat respon dari Tuanya.
" Tuan. "ucapnya lagi.
"He'em, maaf ada apa.? tadi kamu bicara apa"jawab Arsenio yang baru saja membalas jawaban asistennya
" Anda, tidak apa-apa kan Tuan.?" ucap Devan bertanya lagi
"Iya, saya tidak apa-apa. " jawab Arsenio sambil masuk kedalam mobil yang tadi sudah di bukakan pintunya sama asisten kepercayaannya.
NEXT
salam dari:jihan refaisy
dan jan lupa untuk
*vote
*like
*dan beri komentar kalian
Terima kasih semuanya
__ADS_1