Obsesi Cinta Sang ADF

Obsesi Cinta Sang ADF
Melepaskan


__ADS_3

Kemudian Arsenio mengendong Veronika ke dalam kamarnya.Di dalam kamar Arsenio meletakkan Veronika ke atas kasur dengan pelan. Ia menggosok gosok telapak tangan Veronika sambil menunggu Veronika sadar kembali, Ada rasa bersalah di hatinya kepada Veronika.


"Maaf, jika perbuatan ku membuatmu sakit hati dan terluka sampai begini." Ucap pelan Arsenio.


"Terpaksa aku melakukan semua ini untuk bisa mendapatkan mu Ver.Hati kamu terlalu keras untuk ku luluh kan. Dan aku tidak punya cara lain, Hanya ini rencanaku agar aku bisa mendapatkanmu." Ucap Arsenio lagi sambil melihat wajah Veronika yang masih setia menutup matanya itu.


******


Sedangkan di sisi lain. Devan mendapat pesan masuk dari Tuan Mudanya, pesan itu menyuruh Devan untuk melepaskan ke dua teman Veronika.


"Dev kamu lepaskan mereka dan kamu bilang sama mereka jangan sampai berbicara tentang masalah ini atau nyawa taruhannya." Isi pesan Arsenio


"Siap laksanakan Tuan Muda." Balas Devan. Setelah membalas pesan milik Tuan Muda, ia menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku celana. Dan melangkah ke arah Ke dua wanita yang ia sekap.


"Mau apa lagi kamu?." Tanya Rosella."Tolong lepaskan kami brengsek."Bentak Rosella namun perkataan yang Rosella lontarkan tidak di gubris sama sekali oleh Devan.Devan melangkah mendekati mereka berdua.

__ADS_1


"Untuk apa kamu mendekat? , pergi jangan dekati kami.Dan tolong lepaskan ikatan ini." Ucap Rosella.


Sedangkan Citra yang melihat pria itu mendekat ke dia dan Rosella, hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil terisak dan berkata."Tidak, tidak.Plis jangan kesini!! Aku takut.Hiiikkksss."Ucapnya


Rosella mencoba menenangkan Citra."Cit , Dia tidak akan melakukan apapun kepada kita jadi kamu tenang iya."Ucap Rosella


Citra yang mendengar perkataan Rosella mulai tenang.Bukan tanpa sebab Citra sangat ketakutan seperti itu, karena dia trauma akan masa lalu yang pernah menimpa mereka bertiga.Terutama untuk Veronika yang mengalami trauma mendalam akibat masa lalu itu sampai sekarang.


Sedangkan Devan sudah mendekat dan melepas ikatan tali mereka berdua sesuai yang di perintahkan Tuan Muda kepadanya.


"Saya akan melepaskan kalian, tapi dengan satu syarat. Dan kalian harus melakukanya!!!!.Syarat itu adalah setelah kalian lepas dari sini, jangan sekali kalian ceritakan apa yang sudah kalian alami ini. Jika kalian tidak mau menurut, jangan salahkan saya membunuh kalian. Ingat itu baik-baik." Tekan Devan dengan nada mengancam.


Rosella dan Citra yang mendapat ancaman dari Devan hanya menuruti semua yang di ucapkan Devan. Demi bisa terlepas dari sini.


Setelah Devan melepas semua ikatan mereka. Devan membiarkan mereka pergi tapi sebelum pergi dia memperingatkan mereka tentang yang ia ucapkan barusan.

__ADS_1


"Ingat baik-baik ucapan saya!!!!. Jika kalian melanggar ucapan saya. Jangan salahkan saya mengambil nyawa kalian. MENGERTI." Tekan Devan.Jika kalian nekat saya juga bisa lebih nekat dari kalian camkan itu baik-baik."Ucapnya


"B-baik A-aku tidak akan mengatakan kejadian ini kepada siapapun iyakan Cit. " Ucap Rosella sambil menatap Citra yang di balas Citra dengan Anggukan.


"S-saya J-janji t-tidak ak-an mengatan kepada S-siapapun tapi tolong biarkan kami bebas." Ucap Citra tergagap-gagap.


"Bagus jika kalian paham." Ucap Devan datar


"Satu lagi jangan merasa kalian lepas dari semua ini.Saya akan tetap mengawasi kalian dan jangan berbuat macam-macam." Ucap Devan mengancam. Lalu melangkah pergi meninggalkan mereka yang masih berdiri seperti patung.


Setelah kepergian Devan badan Citra melemas dan merosot jatuh ke lantai.Rosella yang melihat kondisi Citra seperti itu. Dia memeluk erat Citra dan menenangkannya.


"Hiks.. hiks.. hiks.. Ros dia sudah pergi. Aku takut banget..Hiks.. hikss." Ucap Citra terisak


"Sudah, sudah. Kita sudah aman sekarang. Oke!. Kamu tenangkan diri kamu dulu, setelah itu kita segera pergi dari sini!!.Jangan biarkan Veronika khawatir kepada kita dan mengetahui apa yang barusan kita alami, jika tidak, Dia akan terguncang dan ingat akan masa lalu pahit itu lagi.

__ADS_1


" Ya, Aku mengerti Ros."Ucap Citra


__ADS_2