
"hikss..hikss kenapa susah sekali dekat dengannya semuanya yang ku lakukan hari ini sia-sia jangan kan dipuji aku malah dapat hinaan, baru 2 hari bersamanya rasanya aku sudah sangat menderita aku tidak tau harus bagaimana mengatasi nya, dia bahkan tidak memberi aku celah untuk mendekati nya dia benar-benar menutup hatinya untuk ku. ya tuhann.. apa aku sanggup bertahan disamping nya jika hanya aku yang cinta hikss.. hikss... " tangisan elyn yang semakin memecah tanpa ia sadari ada gio dibelakangnya.
"aku menyesal sudah menerima perjodohan nya, padahal aku tau dia menikahi ku hanya karna perusahaan nya yang sedang tidak stabil." ucap elyn yang pasti membuat pria dibelakang nya kaget.
****
setelah selesai makan elyn kembali ke kamarnya dan dengan cepat gio berlari kekamar agar tidak diketahui oleh elyn, elyn yang melihat gio tengah tertidur membuat nya menghembus kan napas dengan kasar.
"huhhh apa kau tau aku sangat membenci mu." gumam elyn dan menjatuhkan tubuh nya keranjang.
setelah elyn terlelap, gio membuka matanya yang memang dari tadi hanya berpura-pura Tertidur, ia sejenak memandangi wajah istrinya.
__ADS_1
"jadi kau tau alasan ku menikahi mu, namun kau tetap melanjutkan pernikahan dan akhir nya tersiksa." gumam gio sambil mengelus wajah istrinya.
"kasihan sekali kau, mengorbankan dirimu hanya karna cinta , huhhh.. itu sebabnya aku tidak ingin jatuh cinta karna aku tau cinta itu hanya menyusahkan saja, cinta akan membuat kita bertekuk lutut demi orang yang kita cinta dan akan melakukan apa pun demi dia yaaa contohnya seperti dirimu, ya ampunn.. membayangkan itu saja aku tidak bisa apa lagi melakukannya. beruntungnya aku sudah menutup rapat-rapat hatiku dan tidak akan bisa membukanya." sebuah senyuman mengeringkan muncul dari wajah gio namun tak menghilang kan ketampanan pria itu.
"tapi kau tenang saja karna kau sudah membantu ku dengan melanjutkan pernikahan kita maka aku juga akan membantu mu, mulai sekarang aku akan memperlakukan mu dengan baik yaaa walaupun aku tidak bisa mencintai mu tapi sepertinya aku masih bisa memberikan perhatian ku pada mu." dan setelah mengatakan hal itu gio langsung tertidur.
****
keesokan paginya gio terbangun dari mimpinya matanya yang masih setengah tertutup berusaha untuk menyesuaikan dengan cahaya diluar, tangan nya bergerak meraba kasur untuk mencari orang disamping nya namun dia tidak menemukan nya.
klekkk... suara pintu yang sedang dibuka, sontak gio menutup matanya dan berpura-pura untuk tidur kembali.
__ADS_1
"kak gio... bangunlah ini sudah siang" ucap elyn sambil menggoyangkan bahu suaminya.
"euhmmm haaaa aku masih mengantuk." sambil menarik tangan hingga terjatuh dan terbaring di samping nya, elyn yang kaget karna gio menariknya keranjang dan memeluknya seketika bergerak hendak bangun namun tangan gio menahan nya.
"diamlah sebentar.. apa kau tidak ingin memeluk ku." elyn yang mendengar ucapan gio terlihat sangat senang dia langsung menuruti kemauan gio untuk tidur sambil memeluk nya.
****
elyn terlihat sibuk memandangi wajah suaminya yang sedang tertidur, ia sangat bahagia hari ini rasanya ia tidak percaya akan sikap gio kepadanya hari ini.
"kenapa hari ini dia terlihat sangat tampan, bahkan jauhhh lebih tampan dari biasa nya." ucap elyn yang dari tadi senyum-senyum sendiri.
__ADS_1
"apa ini artinya aku sudah bisa dekat dengannya? uhhh aku tidak puas hanya berpelukan saja aku ingin menciumnya juga, apa aku sudah gila kenapa aku jadi mesum begini... tapi aku sangat ingin mencium bibirnya itu terlihat sangat menggoda." ucap elyn yang mendekat kan wajah nya pada gio.
"ohh tidak elyn.. tidak... kau tidak boleh terlihat murahan seperti ini, seharusnya pria lah yang mencium duluan, tahan elyn.. tahan..tahan nafsu mu yang gila itu. gumam elyn dalam hati