Only You Love

Only You Love
Saudara Yang Hilang


__ADS_3

setelah sampai dikamar mudya membersihkan dirinya sebelum tidur mencuci muka, tangan dan kaki, sikat gigi.


" kak Clara mirip dengan kakak ku yang hilang" clara yang mendengar langsung mendekati Mudya.


" apa kah benar siapa nama kakak mu? " tanya Clara karena dia mempunyai seorang adik tetapi dipisahkan sejak usia delapan belas tahun.


" nama dia Pramudi, tidak jauh beda kan dengan nama ku, tetapi aku sudah lupa dengan wajahnya " Clara yang mendengar langsung menarik tangan mudya dan melihat tanda lahir disana.


" ehh kak ada apa" tanya mudya sambil menahan sakit sebab tangga nya ditarik oleh Clara


"Kamu benar Pramudya Putik " tanya Clara dengan mata yang berkaca - kaca.


" iya benar kenapa kakak tahu nama ku " tanya mudya sebab dia bingung dengan keadaan Clara dengan mata yang berkaca - kaca.


Clara langsung memeluk Mudya sambil menagis membuat Mudya terkejut.


" kakak mengapa menangis ? " sedangkan mudya tambah bingung karena Clara tidak berbicara.


" Kamu adik yang selama ini kakak cari " membuat Mudya mengerti apa maksud clara semuanya.


" berarti kakak Pramudi rose " ucap Mudya membalas pelukan Clara yang dijawab senyuman oleh Clara


" Prambudi dimana Mudya " tanya Clara disela - sela tangisnya


" kak Pram lagi keluar negri kak " ucap Mudya sambil menghapus air matanya


" apakah dia sudah menikah Mudya " Clara ingin mengetahui tentang Pram karena Pram pernah berjanji akan menikah setelah Mudya ucap Pram sebelum di pisahkan dengan clara


" kak Pram belum menikah kak , dia sedang sibuk - sibuknya dengan bisnis kuliner , lagi pula dia belum memiliki kekasih " ucap Mudya terang - terangan.


" apa kah bi nur tinggal bersama kalian , waktu itu kakak sempat mencari keberadaan kalian namun hasilnya nihil, tapi untung lah kita bertemu lagi " ucap Clara sambil tersenyum.


Di lain tempat


" Halo Fik gue udah nyampe bandara ni , jemput gue bisa " ucap seseorang marah - marah dari balik telefon


" kenapa Lo gak bilang dari awal aja kan gue bisa jemput lo dari tadi" balas fika karena dia tidak mau disalahkan


" gue dari tadi nunggu rina di ruang tunggu masa dia tu kenalan sama cowok " ucap seseorang sambil marah - marah karena sudah dari tadi rina masih sibuk sendiri.


" ya udah tunggu gue, gue jemput lo sekarang" sambungan terputus dan Fika langsung menjemput rina.


Fika pergi sendiri untuk menjemput temannya jalanan sepi di terobos oleh Fika dengan kecepatan penuh.


Sesampainya Fika di bandara Fika langsung mendatangi teman - temannya.


" hai kalian Bu dokter ayo kita pulang " Bela yang mendengar melihat Fika langsung memeluk Fika.

__ADS_1


" ayo kita pulang biar aja si Rina senyum - senyum sendiri sampai pagi " ucap bela sambil merajuk dan meninggalkan fika


"woyy Rina kenapa lo senyum - senyum sendiri" tanya fika sebab yang dikatakan oleh bela ternyata benar.


" Nanti kalo waktunya udah tepat gue bakalan ceritain ke kalian" ucap Rina sambil meninggalkan fika.


" dasar di tunggu malah ninggalin, sikap lo yang dulu ternyata gak hilang - hilang ya Rina" teriak fika sebab Rina dan Bela meninggalkan koper mereka.


Didalam mobil....


" Ohh iya anggota gengs kita kurang satu Mudya kemana dia" tanya bela sebab bela sangat dekat dengan Mudya, tidak seperti dengan Fika.


" gue lupa ngajakin dia mungkin dia juga udah tidur " sebenarnya Fika tidak lupa dia hanya mengarang saja padahal Fika tidak ada memberitahu Mudya.


" ohh bebeb gue bentar lagi nikah ne, mau hanymoon kemana beb " tanya rina, sebab Rina dan Bela tidak tahu jika calon suami Fika adalah Rafi.


" gak tau gue, si Rafi dia sibuk pertandingan " balas Fika yang membuat bela terkejut.


" gue gak salah denger lo bakalan nikah sama Rafi Fik " tanya bela karena sebelum mereka keluar negri untuk melanjutkan pendidikan Mudya dan Rafi lah yang memiliki hubungan.


" ohh iya gue lupa ngasih tau Lo bel kalo gue sama Rafi memang udah di jodohin dari dalem perut sama bokap kita" jawab Fika menjelaskan agar bela tidak salah paham.


" Mudya kamu memang sangat hebat menjadi seorang wanita kamu merelakan cinta mu untuk sahabat mu, Fika gue harap lo bisa jaga kepercayaan Mudya" batin bela dia tahu bahwa saat ini sahabatnya sedang sangat terpuruk.


" woyy bela lo kenapa ngelamun " tanya Fika sebab dari tadi dia tidak ada mengeluarkan suara nya.


" ehh gue gak papa ko, woy rina Lo chatan sama siapa senyum - senyum sendiri" tanya bela mengalihkan pembicaraan.


jawab Rina dengan gaya bicaranya yang lebay .


" idih lebay banget sih lo jadi orang Rina, kaya nya Lo lagi jatuh cinta sama seseorang ni dari wajah lo kelihatan" Fika yang mendengar perdebatan mereka langsung membesarkan musik.


Di lain tempat......


Alex sedang membersihkan tubuhnya karena merasa lengket, dia merendam dirinya didalam bathtub untuk merilekskan tubuhnya.


tiba - tiba terdengar suara ponsel alex berbunyi namun dia tetap tidak memperdulikannya


" siapa malam - malam begini menelpon ku apa tidak tahu waktu orang istirahat " cuman Alex


setelah cukup lama berendam Alex pergi kekamarnya untuk menggunakan baju tidur


namun dia melihat lampu ponselnya menyala .


Alex melihat ada 3 panggilan tak terjawab dari mamanya dan 2 pesan dari nomor tidak dikenal.


" Selamat malam "

__ADS_1


" ini aku yang dibandara tadi "


isi pesan dari nomor tidak dikenal dan Alex membalas pesan tersebut.


" kau siapa aku tidak mengenalmu " balas Alex langsung mematikan ponselnya sebab baterainya habis.


" aku rina, apa kau lupa tadi di bandara kita sudah berkenalan " balas rina namun tidak ada balasan dari Alex sebab ponsel Alex telah mati.


Ayam Berkokok Menandakan bahwa hari sudah pagi


Embun membasahi tumbuhan


Sinar matahari memasuki kamar


Semua manusia kembali melakukan aktivitas nya.


" Mama tidur dengan siapa " terdengar suara anak kecil yang membuat Mudya terbangun dari tidurnya.


" Dia adalah bibi mu dan kamu keponakannya " ucap Clara sambil mengelus kepala meika.


Sedangkan Mudya dia hanya berpura - pura tidur untuk mendengar percakapan antara anak dan ibu.


" Tapi ma, tante cantika kan sedang ke luar negeri " ucap meika polos sebab meika tidak mengetahui jika Clara adalah anak angkat di keluarga......


" Meika dia Mudya adik kandung mama, sedangkan tante cantika adik angkat mama, disini mama diangkat menjadi anak angkat" Clara menjelaskan kepada meika setidaknya dia harus mengetahui agar dia tidak berbuat semena-mena di rumah ini.


" Berarti aku bukan cucu dari keluarga ini ma, dan mengapa mama bisa menjadi anak angkat " tanya meika


" Suatu saat kau akan mengetahuinya meika, meika lebih baik bersiap - siap hari ini kita akan pergi mengantar Tante Mudya pergi ke butik " Clara mencoba mengalihkan pembicaraan agar Mudya tidak terbangun dari tidurnya.


Meika pergi meninggalkan clara.


Ketika meika berjalan ke kamarnya melewati ruang keluarga meika mendengar suara telepon.


" Halo ini siapa " tanya meika


" Lio" balas lio singkat dan padat


" Ohh si burung hantu itu kah yang tidur larut malam bangun siang" ejek meika dari balik telefon.


Lio tidak mau kalah jika berdebat dengan meika walaupun meika anak kecil


" Ohh ini anak kecil yang cerewet itu buahahahaha" tawa lio dari balik telefon, sedangkan meika tidak ingin meladeni lio kali ini.


" Ada penting apa burung hantu, pagi - pagi gini udah nelfon orang aja" meika menanyakan tujuan lio agar cepat usai.


" Nanti beritahu mama mu jika pakcik tadi menelfon mu" ucap lio langsung memutuskan panggilan.

__ADS_1


" Dasar punya pakcik kek setan berbuat semaunya aja, awas aja kalo pulang ke mansion " gerutu meika sambil menuju kamarnya.


BERSAMBUNG.....


__ADS_2