
Setelah memilih hadiah yang akan diberikan untuk Fika dan Rafi mudya memutuskan untuk pulang kerumah lebih dahulu tanpa menunggu bela dan pram.
" kak udah sore pulang yok " ajak bela sambil menarik tangan Pram.
" tunggu aku mau membeli sesuatu ,kau tunggu aku di food court saja " jawab Pram yang di angguki oleh bela.
Tiba - tiba pram datang membawa sebuah buket bunga mawar merah dan memberikannya kepada bela.
" bela mungkin ini terlalu cepat kita hanya baru bertemu kemarin , disini aku meminta keseriusan mu jika kau mau menikah dengan ku ambilah bunga mawar ini dan jika tidak kau ambil satu saja bunganya " ucap pram yang membuat bela terkejut bela pun menagis dan membangunkan Pram dan mengambil buket bunga tersebut.
" Kak Pram aku mau menikah dengan mu ,tapi apa kah ini tidak terlalu cepat " ucap bela disela - sela tangisnya.
Bela menangis ? ya sebab bela memang mencintai Pram dengan tulus sebenarnya bela pernah melihat Pram waktu dia di luar negeri.
" tidak mengingat umurku yang sudah hampir kepala 3 aku harus membangun rumah tangga dan memang kita tidak berpacaran aku harap kita sama - sama jujur dalam hubungan kita " ucap Pram sambil menghapus air mata bela.
Tiba - tiba ada seseorang laki - laki menyapa bela
" hai bela kita bertemu lagi disini " ucap rahendra yang membuat bela terdiam dari tangisnya.
" bosen aku lihat kamu terus , kenapa kamu cepat balik ke sini bukannya seharusnya bulan depan " tanya bela pada rahendra sedangkan Pram hanya diam mendengarkan pembicaraan mereka.
" aku bosan di sana aku ingin melanjutkan S3 ku disini " yang dibalas anggukan oleh bela.
" Rahendra kenalin ini pacar ku " ucap bela mengenalkan pram kepada rahendra
setelah mereka selesai berbincang - bincang bela dan pram memutuskan untuk pulang sebab akan pergi ke pesta pernikahan Rafi.
Dirumahnya Mudya sedang menggerutu sebab pram tidak ada menelfonnya sama sekali " dasar punya kakak gak peduli banget sama adiknya sendiri "
sesampainya pram dirumah dia baru teringat dengan mudya dan langsung menelfon Mudya.
" halo mudya kamu dimana, maaf kakak lupa tadi mengajak mu " ucap Pram langsung to the points dan langsung dijawab dengan Mudya.
" aku ada dibelakang mu sekarang " ucap Mudya sambil menepuk bahu pram sebab mudya baru datang dari kebun sayur dibelakang rumah.
" Bagus bagus bagus , punya pacar gak ingat adiknya sendiri dasar kakak macam apa kau ini " ucap mudya langsung pergi meninggalkan pram, pram menyadari jika mudya sedang marah dengannya.
" maaf kakak lupa Mudya, tolong maafin kakak " Pram selalu mengalah dengan mudya karena Mudya adalah adik Pram yang sangat manja jika bersama pram.
namun mudya tidak menghiraukan Pram dan langsung memutuskan pergi kekamarnya untuk membersihkan diri karena mudya akan datang kepesta pernikahan Rafi.
__ADS_1
Hingga waktu yang sudah ditentukan pun tiba mudya pergi bersama meika dari pada dengan pram dan bela jika dia yang akan menjadi obat nyamuk.
Sesampainya mudya disana dia sangat terkesan melihat dekorasi pernikahan fika karena sebelumnya rafi dan mudya merencanakan dekorasi pernikahan mereka seperti itu, namun itu hanya lah rencana manusia dan bukan rencana tuhan.
" Tante bagus banget ya dekorasinya " ucap meika yang hanya dibalas senyuman oleh Mudya.
Mudya tidak ingin berlama - lama disana sebab banyak wartawan yang ingin bertanya pada mudya sebab Rafi adalah seorang youtuber pasti tayangan ini live streaming.
Mudya berjalan menuju pelaminan menyalami Rafi dan Fika serta memberikan doa terbaik untuk mereka.
Baru saja Mudya akan pulang tiba - tiba Meika menarik tangan mudya
" tante jangan pulang dulu aku mau lihat pengantin nya lempar bunga " Mudya yang mendengar pun heran mengapa baru sekarang batin Mudya.
Akhirnya waktu pengantin melemparkan bunga namun pengantin tidak melemparkan bunga bahkan rafi malah datang memberikannya kepada mudya.
" Semoga cepat menyusulku " ucap rafi sambil memberikan bunga itu dan banyak orang yang merekam moment itu.
Dilain tempat....
hari ini lio lupa menghubungi mudya sebab lio mengejar waktu agar cepat selesai dengan pekerjaannya dia ingin cepat pulang ketanah air.
setelah melihat video tadi lio langsung menelpon Mudya dan menanyakan Dia sedang berada di mana bersama siapa.
" Halo jika ingin menelpon ku nanti saja aku sedang sibuk " ucap mudya langsung mematikan telepon.
Lio yang merasa dirinya diabaikan dia langsung memilih untuk menelpon Alex sebab Alex pergi ke pesta pernikahan Raffi dan fika.
Alex Yang ditelepon pun langsung mengerti.
" Mudya dia berangkat dengan meika dan dia sekarang sedang berfoto - foto dengan pengantin "
" emm.... awasi dia "ucap lio langsung mematikan telepon.
"Ehh bela sama siapa itu " ucap rani langsung mengejar bela.
" bela tunggu " teriak rani bela yang mendengar langsung melihat siapa yang memanggil.
" ehh lo ran gue kira siapa, kenapa baru dateng bukannya lo bilang siang kesini " ucap bela
__ADS_1
" gue ketiduran bel " ucap rani sambil ngos-ngosan.
" bel kalian itu dokter ngomong yang sopan " ucap Pram yang membuat bela salah tingkah.
" ohh iya ran kenalin dia calon suami ku " ucap bela memperkenalkan Pram ,Rani yang mendengar langsung kaget.
" hah yang bener lo bel , ohh iya aku rani " ucap rani sambil mengembalikan ekspresi nya.
Mudya melihat mereka bertiga namun mudya acuh tak acuh dia melewati kakaknya dan sahabatnya namun Pram menarik tangan mudya.
" lepasin aku mau pulang " ucap Mudya mengibaskan tangan Pram.
" Yasudah ayo kita masuk " ajak rani karena mereka dilihat oleh orang - orang.
Sesampainya mudya dirumah dia langsung pergi membersihkan tubuhnya yang lengket dan setelah itu Mudya tidur karena hari sudah malam.
Keesokan harinya.....
Pram sedang menikmati kopi hangatnya dipagi hari namun dia melihat Mudya membawa berkas - berkas Pram bertanya pada mudya namun mudya tak menjawab pertanyaan Pram.
" kamu mau kemana Mudya " tanya Pram yang tak dijawab oleh Mudya, Pram sudah muak dengan adiknya akhirnya dia mengejar mudya.
" Mudya kakak minta maaf , kakak janji gak bakal ngulang lagi " ucap Pram membuat Mudya menghentikan langkahnya.
" baik lah aku pergi dulu " ucap Mudya langsung pergi meninggalkan Pram tanpa menolehnya.
Sebenarnya Mudya hari ini akan pergi kekampus untuk mendaftar.
" Hai Mudya " sapa seorang laki - laki dengan senyum manisnya
" hai rahendra " ucap Mudya
" kamu sudah berapa semester Mudya " tanya rahendra mereka bertemu diparkiran kampus.
" aku baru saja mau mendaftar , kalo kamu sudah berapa semester " tanya balik Mudya
" aku juga baru mau mendaftar , aku mau ambil jurusan kedokteran dokter anak " ucap rahendra langsung menjelaskan semuanya.
" ya sudah kalo seperti itu kita bareng aja kita satu jurusan rahen " ajak mudya karena Mudya belum mempunyai teman disana.
" baiklah, kalo seperti itu kita berteman saja mulai sekarang mud " ajak rahendra yang diangguki oleh Mudya.
BERSAMBUNG....
__ADS_1