Only You Love

Only You Love
Perjodohan


__ADS_3

" gue cabut dulu, bokap gue udah nungguin"


" emang bokap Lo mau kemana" tanya Pram


"bokap gue mau ke Amerika dia mau ngurus perusahaan yang ada di sana"


" nyokap Lo ikut gak"


" ya pasti ikut lah, yaudah gue pamit dulu" ucap Lio langsung meninggalkan Pram dan mudya


" iya" balas pram.


ditempat lain


" hai Rafi "


" emm..."


" kenapa Lo murung gitu sih, ceritain ke gue, oh iya Mudya mana?"


"Gue sama Mudya udah putus,jadi jangan tanya mudya lagi" ucap Rafi tegas


" kenapa bisa putus" basa - basi Fika sebenarnya Fika sudah tau jika hubungan Rafi tidak direstui


" Lo kan tau hubungan gue gak direstui"


" ohh iya gue lupa raf, sory"


" udah lah lupain aja"


Tiba - tiba datang lah ibunda Rafi


" Udah lama nunggunya Fika" tanya ibu Rafi


" Gak terlalu sih tante,"


" kenapa mama bisa disini?" tanya Rafi


" ohh iya jadi disini mama mau ngasih tau kalian, kalian itu sudah kami jodohkan dari di dalam perut" ucap ibu Rafi


" Apa " jawab mereka berdua serentak


" iya kalian harus menerima kenyataan ini anak - anak, ini janji ayah kalian"


" aku sangat beruntung mempunyai ayah yang sangat mengerti ku hahahaha" batin Fika


" mungkin ini takdir ku, aku harus bisa menerima kenyataan ini barulah aku bahagia" batin Rafi


" baik ma " jawab Rafi


" kapan kalian akan melaksanakan pertunangan kalian "


" secepatnya ma "


" ini baru anak mama, baik lah 2 hari lagi kita akan mengadakan pertunangan kalian"


" iya Tante, aku akan memberi tahu orang tua ku" balas Fika saking gembiranya.


" Tapi bagaimana dengan Mudya " batin fika


" Fika kamu kenapa melamun"


" ehh gak papa Tante "


" yaudah Tante pulang duluan ya"

__ADS_1


" iya Tante"


" Rafi gue pulang duluan "


" kenapa kamu pulang duluan sayang?"


" hah Rafi kenapa kamu kaya gini"


" aku ingin membuka lembaran baru secepatnya, dan kamu juga harus menerima masa lalu ku,karena kamu sendiri tahu bagaimana masa lalu ku"


" baik lah Rafi, tapi bagaimana dengan Mudya aku tidak enak dengan dia"


" Mudya sudah baik - baik saja apa pun yang terjadi kita akan lalui bersama - sama" ucap Rafi seraya tersenyum, sebenarnya Rafi tidak ingin perjodohan ini, namun apa lah daya, dia harus melupakan Mudya agar Mudya bahagia.


" baik lah ayo kita pulang " ajak Fika Rafi pun mengikuti


sesampainya di rumah Fika


" ya udah gue langsung cabut sekarang"


" gak mampir dulu"


" gak usah, besok gue ada turnamen di kota sebelah" jawab Rafi


" ya udah hati - hati di jalan Rafi" Rafi pun pergi meninggalkan Fika.


sesampainya dikamar


" gue harus ngomong gimana ke Mudya, apa gue chat aja dia, ehh enggak - engak,lebih baik langsung memberi tahunya saja apa pun resiko yang akan ku dapat "


Dikediaman Mudya


Mama Lio: Halo Pram


Pram: iya kenapa Tante


Pram : hahh Lio kan udah besar Tante


Mama Lio: Emang gak boleh Tante titip Lio


Pram:Bukanya gak boleh Tante, tapi Pram juga mau keluar negri selama 1 bulan Tante,adik Pram aja di jaga sama bi nur


Mama Lio: Pram Tante punya ide, apa kita jodohkan saja mereka


Pram : tapi Tante Mudya sekarang lagi terpuruk mungkin dia susah membuka hatinya. Dan Pram pun menceritakan semua yang dialami Mudya


Mama Lio: tenang nak pram, kita menjodohkan nya secara tidak langsung kita biarkan mereka berdua selama kita tinggal,tenang saja Lio tidak akan berbuat yang tidak-tidak


Pram : baik lah Tante saya juga ingin adik saya bahagia.


Mama Lio: udah dulu Pram Lio dia datang.


Panggilan terputus.


Sedangkan Mudya dikamar sedang berpikir bagaimana besok dia bekerja pasti kerjaannya sangatlah menumpuk dan belum lagi ia akan dimarahi Lio.


" emm tapi kak Lio ganteng, tegas lagi, kek idaman gue aja ehh ngapain gue mikirin bos Cuek kayak dia"pikir Mudya.


detik berganti detik menit berganti menit jam berganti jam dan tibalah saatnya pagi.


hari ini mudya berangkat ke kantor pagi-pagi karena ia tidak ingin datang terlambat seperti sebelumnya. tapi sesampainya mudya di kantor dia tidak melihat tumpukan map.


" kemana semua map-map yang perlu ditandatangani oleh Lio, apu mungkin dia yang mengambilnya tapi rasaku tidak mungkin" ucap Mudya


" ternyata hari ini kau sudah bekerja, Tenang saja Pekerjaan mu sudah ku atasi" ucap Lio yang membuat Mudya bingung

__ADS_1


" Kenapa Bapak menjadi ramah seperti ini pada saya" tanya mudya kebingungan


" kau adik dari sahabatku, jadi tenanglah tak usah bersikap terlalu formal pada ku dan jangan panggil aku bapak" tegas Lio sambil meninggal kan Mudya.


Hari ini Pram datang ke perusahaan Lio untuk menjalankan misinya bersama ibu Lio.


" Permisi mbak, bisa antar saya ke ruangan Presdir " ucap Pram


" suara siapa kenapa tidak asing bagiku" batin Mudya karena Mudya sedang sibuk dengan laptopnya


" Mari saya antar pak" ucap Mudya, alangkah terkejutlah Mudya saat yang dilihat Pram.


"Kak Pram ngapain kesini" tanya mudya bingung.


" Kaka ada perlu dengan Lio.


Di dalam ruangan Presdir


Tok,tok,tok


" masuk"


" Woy Lio sok sibuk amat sih lo" ucap Pram


" ohh lo yang dateng, ada apa Lo kemari"


" gini gue langsung to the points aja,gue kesini mau nitip adik gue ke Lo,soalnya gue mau berkunjung ke restoran gue yang ada diluar negri" ucap Pram


" emm, baik lah" balas Lio


" pesen gue inget jangan lo apa - apain adik gue" ucap tegas Pram.


" iya Lo kira gue cowok apaan"


"Ya udah gue pulang dulu" pamit Pram langsung meninggalkan Lio .


Di ruangan Mudya


" Mudya Kak Pram pergi dulu ya mudya jaga diri baik-baik, kakak udah titipin mudya sama Kak lio." ucap Pram


" kak Pram kemana kenapa baru bilang sama muda"


"kak pram pergi ke luar negeri untuk melihat restoran Kita yang ada di sana dan kakak pergi selama 1 bulan".


" baik lah kak hati-hati dijalan" ucap Mudya sambil memeluk sang kakak.


kini waktunya jam makan siang sebagian karyawan pergi ke pantry termasuk Mudya dan Fika


" Mudya gue mau ngomong sesuatu sama Lo" ucap Fika


" tentang apa Fik," Mudya berpura - pura tidak tahu


" Maafin gue sebelumnya Mudya,gue besok bakalan tunangan dengan Rafi" ucap Fika


" Ohh selamat ya Fika,semoga bahagia "


" Mudya Lo beneran gak marah kan sama gue" tanya Fika sambil menangis


"fika dengerin gue baik-baik gue udah ikhlasin semuanya, sakit gue hari ini akan terbayar dengan kebahagiaan di kemudian hari." Jawab Mudya sambil tersenyum, mereka tidak mengetahui jika di belakang mereka ada Lio.


" Mud gue merasa banyak salah sama Lo mud" tangis Fika


" fika tidak usah menangis berarti rafi bukan jodohku dia adalah jodohmu" ucap Mudya.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


HAI KAKAK JANGAN MENJADI PEMBACA BAYANGAN YA, DATANG HANYA MEMBACA TANPA MENINGGALKAN LIKE,VOTE,DAN COMENT KAN NGERI JADINYA:/


__ADS_2