
meskipun demikian KIA Yuran sudah sadar tapi ia belum pulih sepenuhnya, ia seperti hilang ingatan sementara waktu dan seperti orang asing bagi keluarga nya, mereka ingin sekali Yuran seperti dulu yang selalu ceria dan dengan keisengan nya, membuat mereka kangen bercanda bersama lagi tidak seperti sekarang ini ia selalu diam, dan menyadari serta selalu membuat mereka khawatir seperti orang tidak mengenali keluarga nya sendiri terkadang ia berbicara sendiri, dan bertingkah aneh di saat tidak ada mereka.
Yuran biasa nya, selalu meluangkan waktu untuk menggambar dan melukis dengan ceria dan membuat mereka bahagia tapi sekarang seperti bukan Yuran yang biasa nya.
" selamat pagi sayang kamu sudah bangun ya" sahut Molina mengelus rambut Yuran sambil tersenyum dan membuka jendela rumah sakit.
" bunda kepada kok, seperti itu melihat Yuran" sahut Arnold sambil memegang tangan Molina merasa cemas.
" tidak sayang bunda hanya, merasa kenapa pagi ini Yuran belum sadar juga kata dokter kan ia sebentar lagi akan sadar" sahut Molina dengan bertanya kepada Arnold sambil memegang tangan Yuran dan duduk di kursi di samping bangsal nya.
" bunda tentang saja ya aku yakin, sekali adik pasti akan bangun kalo obat nya sudah habis kata dokter begitu" sahut Arnold sambil tersenyum kepada Molina
__ADS_1
" eh ngomong-ngomong ayah mu kemana ya, dari tadi belum masuk kan bunda mau pulang dulu mau masuk dan menyimpan makanan untuk mu di bawa,ke kampus" sahut Molina dengan melihat sekeliling nya dan bertanya kepada Arnold.
" oh iya ayah tadi kata nya ia mau pulang dulu mau bersih bersih dan kata nya ia sekali an mau masak juga buat kita di rumah, karena ayah kasih an sama bunda setiap hari pulang pagi dan siang sampai sore hari harus menjaga Yuran, bunda juga harus jaga kesehatan jangan biarkan kondisi bunda drop nanti siapa yang akan menjaga Yuran jika, bunda sakit aku sama ayah tidak akan selalu di sini aku selalu kuliah kadang sampai sore sedang kan ayah harus pergi ke kantor dan kalo Yuriko ia mana bisa menjaga Yuran ia juga harus pergi ke sekolah TK" sahut Arnold memperingati Molina biar selalu semangat lagi dan peduli tentang kesehatan Molina.
" oh begitu ya terimakasih ya sayang kamu, selalu peduli dengan kesehatan bunda kamu juga harus jaga kesehatan jangan lupa makan teratur ia" sahut Molina memegang tangan Arnold sambil memeluk nya.
setelah itu di saat mereka ingin meninggalkan ruangan Yuran pun terbangun dari tidurnya dan seperti kebingungan.melihat ke sekeliling nya dan tanpa berkata kata.
" sayang akhirnya kamu bangun juga" sahut Molina mendekati Yuran dan memegang tangan sambil mencium kening KIA Yuran.
" bunda aku akan panggil dokter dulu dan telpon ayah bahwa adik sudah sadar,dan hari ini juga aku mau ijin dulu tidak pergi ke kampus untuk berganti an menjaga Yuran" sahut Arnold dengan semangat ia berlari ke luar
__ADS_1
" ia sayang kamu panggil dokter dulu bunda akan berbicara dengan Yuran sebelum dokter tiba" sahut Molina menyuruh nya untuk memanggil dokter.
" Yuran bunda sangat senang sekali kamu, akhirnya sadar juga" sahut Molina dengan mengelus kepala Yuran sambil mengeluarkan air mata tanda bahagia.
" anda jangan menangis dan sebagainya, anda ini siapa ya" sahut KIA Yuran dengan kebingungan bertanya kepada Molina dan berbicara dalam hati nya sebenarnya aku di mana, siapa aku ini dan orang yang di depan ku ini siapa kok, seperti tidak asing buat ku ia menangis di depan emang nya aku kenapa ah kepala ini seperti sakit dengan memegang kepala nya dengan kesakitan.
" sayang kamu tidak mengenali bunda, ini bunda Yuran kamu kenapa sikapmu dingin seperti itu kepada bunda bunda sudah lama menanti kan mu sadar kembali tapi kenapa" sahut Molina dengan kaget nya ia menjawab pertanyaan tersebut dan bertanya tanya kenapa Yuran saat bangun tidak memanggil bunda.
ia berusaha menjelaskan nya tapi Yuran selalu diam dan selalu memegang kepalanya karena kesaktian dan tidak lama kemudian dokter pun datang menghampiri mereka dan menjelaskan kondisi Yuran kepada mereka dan mereka pun merasa sedih dan harus menunggu nya pulih lagi seperti semula.
Bersambung.........
__ADS_1