Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.

Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.
di taman rumah sakit bersama Yuriko episode 26.


__ADS_3

setelah kejadian itu Yuran langsung berlari ke luar, rumah sakit menghampiri Yuriko yang sedang duduk di kursi taman dekat rumah sakit. dan berbicara kepada Yuriko yang marah kepada Yuran sudah menggertak nya hanya untuk meminta bermain bersama.


" dek Yuriko maaf man kakak, kamu di mana" sahut KIA Yuran mencari nya ke arah kanan dan kiri dengan terus berjalan ke depan.


" hei nak hati hati, kalo jalan lihat ke depan" sahut pasien yang tertabrak oleh KIA Yuran yang berada di kursi roda.


" ah maaf maaf nek aku tidak sengaja, eh itu dia ada di sana" sahut KIA Yuran sambil meminta maaf kepada pasien nenek nenek di depan nya, dan melihat ke arah Yuriko di taman dan meninggal kan nenek tersebut.


" eh dek Yuriko hos hos hos, ternyata kamu ada di sini kakak cari cari dari tadi" Sahut KIA Yuran dengan Ter engah engah karena lari terus mencari Yuriko.


" kak Yuran kenapa ke sini, pergi kak aku tidak mau membuat kakak marah dan membentak aku lagi seperti di ruang tadi" sahut KIA Yuriko dengan melangkah pergi menjauhi KIA Yuran.


" dek tunggu tolong maaf kan kakak, tadi itu kak Yuran tidak sengaja membentak mu" sahut KIA Yuran dengan menarik tangan Yuriko dan memeluknya dengan erat.


" kakak jangan seperti ini, aku tau kak Yuran tidak sengaja membentak ku jangan menangis lagi ya kak Yuran aku sudah maaf kan kakak kok" sahut KIA Yuriko dengan mengusap air mata KIA Yuran dan memeluknya lagi.

__ADS_1


" ia tidak kok kak Yuran, sudah tidak menangis lagi oh ya kita sekarang mau main apa yuk kita main" sahut KIA Yuran mengajak Yuriko bermain bersama.


" asik kak Yuran mau main bersama Iko lagi" sahut KIA Yuriko dengan senang nya ia selalu tersenyum.


" ayo kita main ayunan saja dek, tuh di sana" sahut KIA Yuran dengan menungtun tangan Yuriko dan menunjuk ke arah ayunan tersebut.


tidak lama kemudian, mereka berjalan bersama menuju ayunan tersebut tapi Yuran selalu memegang erat kepala nya, dan terjatuh ke tanah membuat Yuriko cemas melihat kakaknya pingsan ia langsung berlari ke rumah sakit meninggal kan Yuran di taman sendiri.


" ah kakak kenapa hati hati, kak nanti tersandung" ucap Yuriko dengan memegang erat tangan kia Yuran.


" kak Yuran bangun, kakak kenapa huuh huuh huuh bunda ayah kak Yuran" sahut KIA Yuriko berusaha membangun kan Yuran dan menangis memanggil bunda dan ayah nya dengan berlari ke arah rumah sakit menemui mereka.


" eh ayah sudah pulang kenapa langsung ke rumah sakit, bukan nya harus beristirahat dulu di rumah ayah kan sudah cape pulang kerja" sahut Molina dengan bertanya kepada Hillary Clinton sambil membawa kan tas kerja nya.


" ia ni Bun ayah tidak apa-apa kok, langsung ke rumah sakit juga kan ayah ingin tahu keadaan Yuran sekarang, sudah ada perubahan belum" sahut Hillary Clinton menanyakan kondisi Yuran saat ini.

__ADS_1


" Alhamdulillah ayah tadi, bunda di kasih tau sama dokter kata nya Yuran kita sudah sepenuhnya sehat dan dua hari lagi bisa langsung pulang kalo kondisi nya normal kembali" sahut Molina dengan bahagia memberi tau suami nya.


" eh bunda itu kan Yuriko, kenapa ia lari terburu-buru seperti itu dan menangis" sahut Hillary Clinton melihat Yuriko menuju rumah sakit dan langsung menarik tangan ayah nya.


" ayah hos hos hos ayo cepat ikut aku ke taman" sahut KIA Yuriko dengan Ter engah engah menarik tangan Hillary.


" ada apa sayang, ayah mu baru saja pulang dari kerja biar sama bunda saja ia, oh ya tadi bukan nya kakak mu mencari Iko ke taman di mana dia" sahut Molina bertanya kepada Yuriko dengan menenangkan Yuriko.


" ayo ikut aku ke taman, ayah bunda ini tentang kak Yuran ia pingsan di taman" sahut KIA Yuriko menjelaskan kepada mereka.


" apa Yuran ayah Yuran" sahut Molina dengan tergesa gesa berlari ke taman bersama.


setelah itu mereka pun langsung, masuk ke dalam rumah sakit membawa Yuran dan memanggil dokter mereka pun menuju di luar ruangan tersebut.


Bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2