
KIA Yuran setelah berpamitan kepada keluarga nya, ia langsung berkumpul di depan gerbang sekolah dan memandu acara tersebut, sebagai ketua OSIS SMA shengwen ia mempersilakan para murid dan panitia pelaksana perkemahan, untuk masuk ke dalam mobil tersebut dengan mengantari satu persatu mereka masuk ke dalam mobil bus pariwisata.
"Trisya Agata,,,,???? bisa kah kau duduk bersama ku.
" Maaf Yuran,,, !!!! Tapi aku akan duduk bersama tirani ojawa, jadi aku tidak bisa duduk bersama mu"jawab Trisya Agata menolak ajakan KIA Yuran.
" Oh begitu ya???? Tidak apa-apa, kok aku bisa duduk sendiri aja" KIA Yuran meninggal kan Trisya Agata melangkah pergi.
" Etth tunggu sebentar' bisa kah aku duduk bersama mu KIA Yuran" Kenzo Li Cheng menghalangi jalan KIA Yuran sambil tersenyum.
" Kau lagi,,,???? Sedang apa kau di sini bukan kah bus kelas IPA berada di sana" jawab KIA Yuran menunjuk ke luar.
" Ia sih hehehe,,,tapi aku mau satu bus sama kalian bisa kan" ujar Kenzo Li Cheng dengan menggaruk kepalanya sambil cengengesan.
" Tidak bisa ini bus sudah khusus, untuk kelas IPS kamu keluar saja' dari sini" jawab KIA Yuran mengusir nya.
KIA Yuran berdebat dengan Kenzo Li Cheng, karena ia ingin berbicara dengan KIA Yuran dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.
"Emang nya tidak boleh' kita kan sama satu tujuan mau berkemah ia kan teman teman" Kenzo Li Cheng berseru kepada mereka.
" Sudah lah ini kapan kita bisa berangkat nya, kalo kalian berdebat seperti ini terus" sahut Tamara Lizzy dengan menghenti kan perdebatan mereka.
" Minggir jangan halangi jalan ku,,,,????
KIA Yuran mendorong Kenzo Li Cheng ke samping dan melangkah pergi dari hadapan nya dan duduk di kursi belakang.
" Ah hemmm,,,,???? Kenzo kalau kau mau duduk bersama ku saja bagaimana" ujar Tamara Lizzy menyarankan Kenzo Li Cheng buat duduk bersama nya
" Mmmm terimakasih atas ajakan nya' tapi aku akan duduk di kursi belakang saja" jawab Kenzo Li Cheng melangkah pergi.
" Oh begitu ya' mau aku temani duduk tidak??" tanya Tamara Lizzy dengan tersenyum.
__ADS_1
Kenzo Li Cheng mengacuhkan Tamara Lizzy, ia tidak menjawab nya kembali dan membuat ia kesal
Setelah semuanya masuk bus pariwisata pun jalan dan membuat mereka tertidur pulas di dalam mobil pada waktu itu masih pukul 10 siang bus pun melaju dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di parkir an mobil mereka pun bersiap-siap untuk pergi menjelajahi hutan belantara, dengan bersama sama sambil di pandu oleh guru dan panitia pelaksana perkemahan tersebut.
dengan menelusuri jalan setapak, mereka mengikuti jejak guru yang berada di depan nya' selama 2 jam perjalanan mereka melihat sekeliling nya hanya ada pohon pohon besar dan rindang.
Sesampainya di tempat tersebut, mereka langsung mendirikan tenda untuk mereka tinggal selama 3 hari 2 malam sebisa mungkin mereka harus ada nya bekerja sama, dengan satu tim nya.
"Baik lah .....???? semua murid IPA maupun yang IPS berkumpul ibu ingin menyampaikan maksud kita' datang ke sini kita bisa meningkatkan kebersamaan dengan ini para guru dan panitia pelaksana perkemahan di nyata kan membuka acara perkemahan kita di hutan belantara.
" Ayo kalian semua kita bersiap siap, untuk mencari kayu bakar untuk nanti malam dan persiapan yang lainnya.
" Baik bu,,,???? "serentak menjawab ibu guru Gauri jianet.
"KIA Yuran,,,???? kau sebagai ketua OSIS di SMA shengwen ini kau lanjutkan ia ibu ingin istirahat dulu.
"Ah baiklah Bu' anda istirahat lah ini serahkan kepada ku saja???
Setelah itu mereka akhirnya mempersiapkan keperluan nanti malam untuk membuat api unggun, karena di malam hari udara di hutan belantara sangat lah dingin.
KIA Yuran,Trisya Agata, dan tirani ojawa mereka bertiga mencari kayu bakar dan ia mendengar suara meminta tolong di dalam hutan tersebut.
Di sisi lain dari hutan tersebut
" Tolong..... tolong.... tolong aku.,,,????
"Siapa pun tolong..... tolong aku pergi huus...huus" ujar Mei Chiba mengusir ular di depan nya' sambil berteriak meminta tolong.
__ADS_1
" seperti ada yang meminta tolong, tapi di mana ya di tengah hutan belantara begini "ujar Trisya Agata bertanya kepada tirani ojawa.
"Mmmmm' mana ku tahu ayo kita lihat seperti nya sumber suara tersebut berada di sana"jawab tirani ojawa lagi menunjuk ke arah kiri nya.
"Tapi...!!!
Dengan ragu Trisya Agata'menarik tangan tirani ojawa dengan rasa takut melihat ke sekeliling nya.
"Tapi apa lagi sih, ayo cepat kita jalan" ujar tirani ojawa menarik tangan Trisya Agata dengan serius.
Ketika mereka datang mereka, melihat KIA Yuran langsung menyingkirkan ular tersebut dengan tangan kosong' dan tergigit ular tersebut.
" Ahh aduh,,,???? kau tidak apa-apa kah Mei Chiba" ujar KIA Yuran bertanya kepada Mei Chiba.
"Aku tidak apa-apa, tapi tangan mu bagaimana Yuran'
Mei Chiba mencemaskan keadaan KIA Yuran sambil membantu nya duduk di dekat danau tersebut.
"KIA Yuran,,,???? kau kenapa"tanya Trisya Agata dan Tirani ojawa menghampiri KIA Yuran sambil melihat ular yang sudah menggigit tangan kia Yuran itu mati di tempat.
"Lihat lah dengan mata mu Trisya, Agata ularnya sudah mati' ayo kita tolong mereka" tirani ojawa dengan berusaha tenang di depan teman-temannya.
"KIA Yuran ....???? tangan mu kenapa.....
" Iya tadi dia di gigit sama ular, untuk menolong ku ini semua salahku maaf kan aku huuh huuh" jawab Mei Chiba mengakui nya.
"Sudah lah Jangan menangis Mei Chiba, ini juga salah ku yang tidak ber hati hati dan ular itu menyerang balik dan bisa menggigit tangan ku" KIA Yuran menenangkan diri Mei Chiba.
"Eh lihat bekas gigitan ular nya lama kelamaan menghilang di tangan mu Yuran" ujar Trisya Agata dengan serius menatap tangan Yuran.
Seketika itu mereka pun terkejut, karena kaget dan aneh bin ajaib mereka menyaksikan' bekas gigitan ular itu menghilang tanpa meninggalkan bekas gigitan nya.
__ADS_1
Trisya Agata ber ulang kali memeriksa nya.membulak balikan tangan Yuran, tapi tidak di temukan gigitan ular tersebut mereka langsung pergi dan kembali ke tenda.
Bersambung.......