Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.

Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.
mengajak berjalan jalan ke taman rumah sakit episode 22.


__ADS_3

setelah itu tidak lama kemudian dokter pun datang, dan memeriksa kondisi Yuran yang sebenarnya mereka pun akhirnya mengerti kenapa ia tidak mengenali bunda nya sendiri, karena ia belum pulih sepenuhnya maka dari itu ia tidak mengenali bunda nya sendiri karena ia koma begitu lama ia harus mengumpulkan ingat nya dan memori yang hilang untuk membantu nya ia butuh bantuan dari keluarga untuk mengingat kan perlahan lahan.


" dokter tolong periksa adik saya ia sudah sadar" sahut Arnold sambil tergesa gesa menemui dokter itu di ruang an nya.


ia ayo kalo begitu saya persiapkan dulu" sahut dokter tersebut meninggal kan Rungan nya mengikuti Arnold dari belakang.


" dokter tolong anak ku ia kenapa tidak mengenali ku sebagai bunda nya" sahut Molina menghampiri dokter dengan bertanya kepada dokter tersebut.


" bunda apa yang bunda bicara kan, dek Yuran tidak mengenali bunda bagi mana mungkin dokter tolong cepat periksa adik ku"sahut Arnold dengan penuh kecemasan terhadap Yuran.


" kalian harap tenang, dan keluar dulu kami akan memberi tau kepada kalian bila pemeriksaan nya sudah sesuai" sahut dokter tersebut menyuruh mereka untuk tunggu di luar dan memeriksa kondisi Yuran.


" ada apa ini kenapa kalian berada di luar, apa ada sesuatu lagi tentang Yuran kita" sahut Hillary dengan bertanya yang baru saja datang membawa makanan dan menggendong Yuriko.


" ayah tidak apa-apa kok, tentang Yuran ia sudah sadar dan sedang di periksa dokter di dalam hanya saja" sahut Molina dengan melihat ke arah ruang an Yuran sambil menangis.

__ADS_1


" hanya saja apa bunda.?" sahut Hillary bertanya kepada Molina dengan menepuk pundak Molina.


" ia tidak mengenali ku saat ia bangun ia seperti kebingungan bertanya kepada ku" sahut Molina menjelaskan kejadian tersebut kepada mereka dengan


mencemaskan keadaan Yuran.


" tentang saja Bun nanti juga dokter sebentar lagi, akan keluar nanti kita tanya kan saja kepada dokter" sahut Hillary Clinton sambil menaruh makanan di kursi.


"dokter bagaimana keadaan kiaYuran tolong beri tahu kenapa kami" sahut Molina langsung menghadang jalan mereka di depan pintu.


" nyonya Molina harap tenang saya sudah memeriksa kondisi nya ia tidak apa-apa, ia hanya amnesia sebentar karena benturan di kepala nya di tambah lagi ia koma dengan waktu yang cukup lama untuk memulihkan kembali kondisi nya ke yang semula, kalian bisa bicara dan membantu nya untuk mengingat kembali memori yang telah ia lupakan tapi jangan memaksa nya untuk mengingat itu akan menyebabkan nya sakit kepala nya dan patal untuk mengingat kembali" sahut dokter tersebut menghampiri mereka di depan pintu kamar pasien dan setelah menjelaskan nya ia pun meninggalkan mereka ke ruang an nya kembali.


" kakak akhirnya kak Yuran bangun aku sangat kangen kakak" sahut Yuriko dengan berlari menghampiri Yuran yang sedang duduk di bangsal nya.


" kamu siapa adik kecil" sahut Yuran sambil melihat ke arah Yuriko dan bertanya kepada nya.

__ADS_1


" kakak ini aku Yuriko, bunda huuh huuh huuh" sahut Yuriko dengan menangis mendengar perkataan Yuran ke pada Yuriko dengan menangis ke bunda nya.


" sudah lah sayang Jangan menangis kakak mu hanya ingin bercanda dengan mu nanti juga ia akan suka kamu lagi" sahut Molina menenangkan Yuriko yang sedang menangis di pelukannya.


" oh ya bunda, ayah boleh kah aku membawa dek Yuran keluar untuk berjalan jalan untuk menghibur hati nya saat ini" sahut Arnold Clinton sambil meminta izin kepada orang tua nya melihat Yuran selalu memandang ke arah luar jendela.


..." ia boleh Arnold, tapi jangan lama-lama ia karena ia harus beristirahat" sahut Hillary Clinton memperingati Arnold Clinton sambil menatap wajah Yuran yang tidak peduli kan mereka....


..." hei dek ayo kamu mau keluar tidak" sahut Arnold mengajak nya dengan mendorong kursi roda di depan mata nya....


..." oh apa kah boleh keluar, emang nya kamu siapa kenapa kamu begitu baik kepada ku ?" sahut Yuran bertanya kepada Arnold sambil memegang tangan nya yang membantu nya untuk duduk di kursi roda....


" ayah sampai kapan Yuran akan seperti ini" sahut Molin bertanya kepada Hillary Clinton sambil melihat ke jendela memandangi mereka di luar.


" ntah lah Bun, ayah juga tidak tahu ini akan sampai kapan.

__ADS_1


setelah itu Hillary pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor untuk bekerja, sedang kan Arnold mengganti bunda nya untuk menjaga adiknya untuk sementara waktu bunda nya mengantar Yuriko pergi ke sekolah TK untuk itu ia mengajak nya jalan jalan ke taman dan berbicara dan menceritakan semua tentang keluarga nya kepada Yuran yang sedang hilang ingatan.


Bersambung........


__ADS_2