
KIA Yuran sudah tidak bisa membujuk orang tua nya, agar ia tidak melakukan pemeriksaan dokter di rumah sakit, dan KIA Yuran hanya bisa menurut saja ia tidak berkomentar apapun lagi? sesampainya di sana mereka langsung mendaftar kan urutan antri an nya dan duduk di kursi bersama orang tua nya.
" Bunda.... kenapa kita harus ke sini? aku tidak apa-apa kok sungguh" ujar KIA Yuran bertanya kepada kia Molina sambil berharap ia tidak di periksa dokter.
" Tidak sayang ku ???? bunda harus membawa mu, ke dokter agar kami tidak lagi merasa hawatir kepada mu Yuran hihihi" ujar kia Molina menjawab pertanyaan KIA Yuran sambil tersenyum.
" Tapi bunda, aku sungguh tidak apa-apa????
" No urutan ke 87 yang bernama Kia Yuraan di persilahkan untuk masuk ke ruang dokter Li Cheng Yen
" Tuh ayo kita ke ruangan dokter langsung, sudah urutan kita untuk masuk sayang? ujar KIA Molina mengajak KIA Yuran masuk ke ruang an dokter tersebut.
" Tapi....bunda? huuh baik lah" jawab KIA Yuran langsung mengikuti nya dari belakang.
" Hihihi anak baik seharusnya begitu" ujar KIA Molina dengan tersenyum diam diam.
30 menit kemudian akhirnya mereka pun keluar dari ruangan dokter tersebut, mereka bersiap siap untuk pulang ke rumah? dan sesampainya di rumah sudah ada yang menunggu mereka yang tidak lain Hillary, Arnold dan Yuriko di ruang tamu.
" Kalian sudah kembali???? kenapa begitu lama, kami menunggu kalian sampai bosen tau" ujar Arnold langsung bicara tanpa basa-basi lagi kepada kia Yuran.
" Kak kalo kau bosen, kau pergi saja ke kampus mu jangan menunggu kita pulang" ujar KIA Yuran langsung menjawab pertanyaan Arnold sambil duduk bersama KIA Yuriko.
" Hey kau ini adik yang tidak berperasaan sekali ya, aku ini kakak mu mana mungkin aku pergi begitu saja tanpa tau keadaan mu sekarang" ujar Arnold dengan kesal langsung berdiri seketika itu dan ribut dengan KIA Yuran.
" Hahahaha, sudah cukup Arnold, duduk lah dengan tenang kita perlu penjelasan dari bunda mu dulu? bagaimana pemeriksaan dokter di rumah sakit.
Hillary Clinton menghentikan pertengkaran mereka, dengan memegang tangan Arnold yang sedang kesal kepada kia Yuran.
" Iya nih kak Arnold bagaimana sih, bunda sama kak Yuran kan baru saja pulang sudah langsung di interogasi aja nggak badan basi lagi" ujar KIA Yuriko langsung berkomentar.
" Hey anak kecil tau apa????? diam saja jangan ikut campur urusan orang dewasa" ujar Arnold menjawab pertanyaan KIA Yuriko.
" Blee....bleee.
__ADS_1
KIA Molina melihat mereka bertengkar lagi seperti dulu ia begitu senang sekali, tidak sadar ia menertawakan mereka secara terang-terangan.
" Arnold, Yuran, Yuriko? kalian bisa diam tidak, kalo tidak mendingan kalian keluar saja dari sini" ujar Hillary Clinton dengan tegas bicara kepada mereka.
" Baik ayah.?????"jawab Arnold Clinton, KIA Yuran dan KIA Yuriko bersama an terdiam sejenak.
Mereka menundukkan kepalanya seketika itu, pula Menurut perkataan Hillary Clinton sambil saling menatap satu sama lain.
" Bun,,, bunda? kau tidak apa-apa kan, kenapa kamu tertawa seperti itu melihat mereka bertengkar, biasa nya kau yang selalu ribet dengan urusan seperti ini.
Hillary Clinton bertanya kepada kia Molina, sambil duduk bersama mereka.
" Ah tidak apa-apa ayah, aku melihat suasana seperti ini lagi???? aku sangat bahagia sekali" jawab KIA Molina dengan tersenyum bahagia.
" ya syukur lah kita tidak berlarut-larut dalam rasa hawatir kepada Yuran, oh ya bagaimana pemeriksaan dokter tadi? apa kah ada yang serius dari ingatan Yuran apa kata nya" ujar Hillary Clinton bertanya kembali kepada Kia Molina.
Dua jam lalu di ruang an dokter Li Cheng Yen saat memeriksa kondisi badan KIA Yuran.
" Tidak jadi masalah nyonya, kondisi nya sangat baik dan anda tidak perlu hawatir lagi, nona Yuran kondisi nya baik baik saja, dan soal luka yang waktu itu terbentur juga tidak terlalu parah????? jadi ini perubahan yang cukup besar anda tidak perlu membawa nya cek up lagi ke rumah sakit, menurut ku ingat an nya kali ini cukup bagus dan kembali normal seperti biasa selamat anda sudah menjaga nya dengan baik" ujar dokter tersebut langsung mempersilahkan untuk pergi dari hadapan nya tersebut.
Kembali ke dua jam kemudian di rumah, ia Molina menjelaskan nya dengan terperinci kepada mereka yang ada di ruang tamu tersebut.
" Oh jadi begitu??? sudah di putus kan nanti luas aku akan mengadakan pesta syukuran buat Yuran, yang sudah kembali lagi ingat an nya kepada kita.
Hillary Clinton langsung memutuskan nya dengan tanpa basa-basi lagi di depan mereka.
" Tapi ayah aku kan baru saja merayakan ulang tahun kemarin, apa kah tidak terlalu berlebihan" ujar KIA Yuran berkomentar mengenai syukuran tersebut.
" Iya bener ayah kau terlalu berlebihan sekali" ujar Arnold langsung menjawab pertanyaan KIA Yuran bertanya kepada Hillary Clinton.
" Kalian di saat seperti ini sangat kompak sekali ya???? sudah melupakan pertengkaran kalian yang tadi, syukur lah kalo begitu ini baru anak ku hahahaha" ujar KIA Molina dengan mendekati Arnold dan KIA Yuran dengan merangkul mereka dengan bahagia.
" Bunda tertawa mu itu membuat kita, merinding ketakutan" ujar KIA Yuran berkomentar mengenai KIA Molina yang sedang tertawa tersebut.
__ADS_1
Keesokan harinya KIA Yuran seperti biasa ia bersiap siap untuk pergi ke sekolah, mempersiapkan buku buku tersebut dan turun ke bawah untuk sarapan pagi bersama mereka dengan begitu bahagia.
" Selamat pagi semua????" ujar KIA Yuran menyapa mereka semua yang ada di meja makan.
" Hey, pagi sayang ku kau hari'ini terlihat bahagia banget" ujar KIA Molina menjawab sapaan KIA Yuran sambil mempersiapkan kotak makan KIA Yuran untuk ia bawa ke sekolah.
" Tumben kak Arnold, tidak ikut sarapan bersama kita ke mana dia sekarang bunda" tanya KIA Yuran sambil makan nasi goreng telur buat an KIA Molina.
" Kakak mu itu kata nya ada hal yang penting, harus di selesaikan ia sudah berangkat ke kampus nya" ujar KIA Molina menjawab pertanyaan KIA Yuran sambil menyuapi KIA Yuriko.
" Kau sudah sesuai makan nya, sayang ayo kita berangkat sekalian ayah juga ingin pergi ke kantor? dan ke sekolah mu kita satu arah" ujar Hillary Clinton mengetes KIA Yuran apa kah ia mau berangkat bersama ayah nya.
Setiap berangkat ke sekolah KIA Yuran selalu, naik sepeda dan tidak ingin di antar jemput menggunakan mobil bersama ayahnya, menurut nya itu seperti anak yang manja yang selalu berada di naungan orang tua nya???? ia lebih suka mandiri dan tidak merepotkan orang lain terkecuali ia mau sendiri di antar jemput.
" Huuh ayah ini bagaimana sih???? aku ini udah gede tidak perlu hawatir Sama aku, aku bisa naik sepeda seperti biasa nya pergi ke sekolah dan lagi pula di jalan menuju sekolah ku kadang macet, nanti ayah kesiangan sampai ke kantor nya.
KIA Yuran dengan serius berbicara dengan Hillary Clinton mengingat kan ayah nya sendiri dengan detail,
dan sambil tersenyum kepada mereka.
" Oh aku lupa ????sekarang kamu sudah ingat semua nya, jadi kamu tidak perlu ayah anter jemput lagi ke sekolah mu ia"ujar Hillary Clinton menjawab kia Yuran sambil mengelus kepala nya dengan tersenyum.
" Ayah rambut ku sudah rapi, jangan di berantakin seperti itu eh tunggu dulu???? kata mu aku di antar jemput selama beberapa bulan ini" ujar KIA Yuran berkomentar mengenai ia di antar jemput menggunakan mobil bersama ayahnya saat ia hilang ingatan beberapa hari lalu.
" Tidak tidak ayah hanya salah ngomong saja kok hehehe iya kan bun" ujar Hillary Clinton sambil cengengesan bertanya kepada kia Molina.
" Ah loh kok bunda di bawa bawa, bukan nya ayah????
" Eh sudah lah ayah berangkat dulu, dah semua" ujar Hillary Clinton melambaikan tangan nya menghindari pembicaraan mereka dan langsung pergi.
Mereka pun tertawa bahagia bersama, saat melihat ayahnya salah tingkah di depan KIA Yuran dan tidak mau mengakui nya bahwa ia selalu antar jemput ke sekolah.
Bersambung........
__ADS_1