
Setelah mengikuti pelajaran, dan mengisi lembar jawaban akhirnya waktu istirahat tiba, mereka pun bersiap-siap merapikan buku dan peralatan tulis mereka ke dalam tas dan mereka pun pergi ke kantin, Untuk jajan dan makan siang bersama selain itu, juga mereka merasa Yuran sangat lah aneh, biasanya ia suka bercanda dan suka usil ke pada mereka, namun kini ia selalu diem dan fokus pada makanan nya, dan bersiap serius.
"Eh lihat lah Yuran ia hari pertama masuk, kenapa sikap nya seperti itu aneh bukan Yuran yang kita kenal lagi" sahut tirani ojawa menyenggol Trisya Agata yang sedang duduk sambil minum jus jeruk di samping Yuran.
" Ada apa tirani ojawa, bertanya seperti itu kepada ku kau tanya saja kepada Yuran sendiri" sahut Trisya Agata berbisik kepada tirani ojawa melirik ke arah Yuran sambil tersenyum.
" Aduh sakit sekali" Sahut Yuran menghenti kan, makan nya dan berdiri seketika itu.
"Ada apa Yuran kenapa, kau berdiri" sahut Trisya Agata memegang tangan Yuran dengan menarik tangan Yuran.
"Maaf sekali, Trisya Agata dan yang lainnya lanjut saja makan nya, aku mau ke toilet sebentar" Sahut Yuran melepaskan genggaman tangan Trisya dan berlari ke arah toilet.
" Eh Yuran, Tunggu aku juga ingin ke toilet,. sebentar ia aku akan segera ke sini lagi" sahut Trisya Agata mengejar Yuran.
" Ia udah sana ikut Yuran, jangan sampai ditindas oleh geng Tamara kau harus menjaga nya" sahut Tirani ojawa berteriak kepada Trisya Agata.
Toilet umum di Kantin di toilet itu Tamara dan teman teman nya, merencanakan untuk mengerjai Yuran menyiram air di ember yang, di gantung in atas pintu toilet, namun nyatanya mereka gagal yang kena bukan Yuran melainkan orang lain tidak lain Trisya Agata yang hendak ke toilet juga.
" Eh tunggu dulu, Trisya Agata.
__ADS_1
Yuran menghentikan langkahnya, bersama Trisya Agata yang sudah kebelet ingin ke toilet.
" aduh Yuran ada apa lagi sih,kau ini berarti mendadak di depan pintu masuk toilet"sahut Trisya Agata yang menabrak Yuran dengan tidak sengaja.
" Tidak ada apa-apa, Trisya Agata tapi kenapa perasaan ku seperti tidak enak, seperti ada yang janggal di sini" sahut KIA Yuran berpikir saat ia memejam kan mata nya seketika itu ia berhenti dan tidak melanjutkan langkahnya.
" Ah apa an kamu ini Yuran, aku kira apa sudah lah aku dulu an saja yang masuk" sahut Trisya Agata melangkah pergi ke toilet.
" Eh tunggu Trisya Agata" sahut KIA Yuran yang terlambat menyadari bahwa di atas pintu toilet sudah di letakkan ember yang berisi air sabun oleh Tamara Lizzy dan teman teman nya.
" Aaah aduh hei, siapa ini yang menaruh ember di atas pintu toilet" sahut Trisya Agata berteriak dengan, mengibaskan tangannya dan memeras baju basah nya
Di sisi lain Tamara Lizzy dan teman teman nya pun, senang ia kira sudah tepat sasaran eh ternyata pas mereka melihat Yuran baik baik saja, namun Trisya Agata lah yang basah kuyup seperti kucing tercebur got.
" ia lah ide siapa dulu dong, Tia Ivanka gitu yang selalu banyak ide licik hahahaha" sahut Tia Ivanka muji dirinya sendiri yang tidak pernah gagal bila mengerjai oleh apa lagi Yuran yang selalu ceria dan usil bercandaan ke pada temannya dan membuat mereka suka sekali dengan Yuran tidak memilih milih teman.
" Eh eh eh kita lihat yuk, bagi mana ekspresi wajah Yuran yang sok cantik dan pintar itu" sahut Tamara Lizzy mengajak Tia Ivanka, untuk melihat nya ke toilet untuk memastikan KIA Yuran di permalukan di depan umum dan di kelas pak Galuh Cideng.
"Aduh bagi mana nih, Yuran baju ku basah dan bau Sabun bentar lagi pelayanan pak Galuh Cideng, aku tidak mau di hukum cuma karena ini" sahut Trisya Agata mengeluh kepada Yuran saat di toilet.
__ADS_1
" Sudah kamu tentang saja, aku yakin kalau pak Galuh Cideng itu tidak akan menghukum mu, cuma karena ini doang mah" sahut KIA Yuran menenangkan Trisya Agata dengan serius.
" Ini siapa sih yang ingin mengerjai ku" sahut Trisya Agata dengan kesal nya ia memeras baju basah nya dengan tangan nya.
" Ia aku juga heran siap ya yang menaruh ember berisi air sabun di atas pintu toilet" sahut KIA Yuran dengan berpikir sambil, menutup mata nya.
" aku heran deh kita kah tidak punya, musuh kenapa aku bisa sesial hari ini" Sahut Trisya Agata mengomel di depan KIA Yuran sambil membersihkan sabun yang ada di badan nya.
" tunggu deh seperti nya ini di tunjuk kan buat ku, bukan buatmu Trisya Agata" sahut KIA Yuran berpendapat dengan demikian kepada Trisya Agata.
" apa buat mu, tapi itu siapa" sahut Trisya Agata bertanya kepada kia Yuran.
" mmmm ntah lah yang pasti ini ia ingin mengerjai ku eh malah kena kepada mu" sahut KIA Yuran sambil melihat kepada Trisya Agata.
" Ups ini ada apa, kalian ribut ribut di dalam toilet dan kamu kenapa basah kuyup seperti itu" sahut Tamara menghampiri mereka berdua di toilet.
" Kau ini pasti ulah mu kan" sahut Trisya Agata menunjuk kepada Tamara Lizzy.
" Hei jangan sembarang menuduh orang ia, aku ini baru saja sampai loh" sahut Tamara Lizzy beralasan agar ia tidak di salah kan.
__ADS_1
mereka pun akhirnya, adu mulut dan susunan nya menjadi tegang dan tidak ada seorang pun ingin mengalah atas kejadian tersebut.
Bersambung......