
mereka makan malam bersama di sofa di ruang an KIA Yuran, di rumah sakit Molina sedang menyuapi Yuriko makan dan Arnold menghampiri Yuran, membawa kan air minum kepada nya dan duduk di bangsal nya, sambil menanyakan tentang mimpi nya yang menyebutkan nama orang asing yang bernama xuan yu, tapi KIA Yuran tidak ingat siapa xuan yu, tapi tanpa sadar ia menyebutkan nama xuan yu di dalam mimpi nya dan selalu ia gambar setiap ia bermimpi untuk mengingat kembali kejadian tersebut bersama orang itu.
" dek Yuran ini minum an mu, aku boleh menanyakan sesuatu untuk mu" sahut Arnold menyerahkan minum an ke pada KIA Yuran.
" ia terimakasih kak mau bertanya soal apa, kenapa kau membuat ku penasaran" sahut KIA Yuran menjawab pertanyaan Arnold dengan penasaran.
" aku ingin menanyakan tentang mimpi mu yang, menyebutkan nama xuan yu dia siapa" sahut Arnold bertanya kepada kia Yuran dengan serius.
" apa tentang mimpi ku, menyebutkan nama xuan yu aku tidak tau dia siapa aku tidak ingat sama sekali tentang nya" sahut KIA Yuran dengan kaget nya mendengar kan pertanyaan kakak nya.
__ADS_1
" ia sayang kata dokter, kamu sempat memanggil nama itu di saat kau tertidur tanpa di sadari oleh mu, bunda juga kaget dan bertanya kepada Arnold apa kah ada teman di sekolah mu yang bernama xuan yu yang kamu panggil itu" sahut Molina menanyakan nya kepada Kia Yuraan sambil memberikan minuman kepada Yuriko.
"tapi bunda aku tidak kenal siapa xuan yu ini, bagaimana aku bertemu dengan nya" sahut KIA Yuran dengan kebingungan sambil mengingat waktu itu namun nyatanya ia tidak bisa mengingat nya, dan malah makin sakit kepala nya.
" sudah lah sayang jangan di paksakan, nanti membuat mu akan sakit lagi sekarang istirahat lah, dan besok kita akan bersiap-siap untuk pulang ke rumah karena dokter sudah mengijinkan mu, untuk beristirahat di rumah" sahut Molina sambil menarik selimut untuk, menutupi badan Yuran yang berbaring, di tempat tidur nya dan mencium kening KIA Yuran setelah itu, membereskan peralatan makan malam mereka dan menaro nya di meja dekat sofa tersebut.
" ia sayang selamat malam juga untuk mu, bunda akan tidur di bawah bila kau perlu sesuatu bangun kan saja bunda atau ayah mu, dia tidur di kursi di luar" sahut Molina bersiap siap untuk tidur.
" bunda kalo kak Arnold dia tidur di mana" sahut KIA Yuran bertanya tentang Arnold kepada Molina.
__ADS_1
" oh itu kakak mu Arnold dia sudah bunda, suruh tidur di rumah saja dia beberapa hari ini kurang beristirahat, dengan tenang untuk bergiliran berjaga, mu di rumah sakit belum lagi ia harus kuliah, bunda kasih an sama Arnold selama ini selalu membantu bunda berjaga malam terus dan ayah mu juga akhirnya bisa beristirahat dengan tenang dan tidak lagi merasa hawatir tentang kondisi mu saat ini" sahut Molina menjelaskan kan kepada kia Yuran tentang kondisi nya yang waktu itu selalu membuat mereka hawatir.
" maaf kan aku bunda, aku tidak mendengar kan mu saat itu sekarang aku sudah ingat semua nya, dan kondisi ku juga sekarang sudah membaik jadi jangan menghawatir kan ku lagi" sahut KIA Yuran sambil melihat ke bawah berbicara dengan bunda nya.
" sudah lah sayang, tidak apa-apa sekarang bunda dan yang lainnya pun tidak akan merasa hawatir lagi sekarang tidur lah bunda juga ingin tidur" Sahut Molina bersiap siap untuk tidur dan mereka pun tertidur pulas di saat seperti itu Xuan yu pun datang menghampiri mereka dan KIA Yuran sambil mencium kening KIA Yuran dan berkata kepada kia Yuran.
" selamat malam sayang ku, KIA Yuran mungkin kau tidak ingat pada ku tapi itu tidak masalah bagi ku asal kau tau aku tetap mencintaimu selalu" sahut xuan yu dengan mencium kening KIA Yuran setelah itu ia menghilang lagi entah kemana.
Bersambung......
__ADS_1