Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.

Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.
Kamar Tidur KIA Yuran Episode 73.


__ADS_3

KIA Yuran begitu syok melihat oleh mata sendiri xuan yu menghilang begitu saja, ia pun seketika itu badan nya merasa lemah dan terduduk diam meratapi kepergian Xuan yu! dengan tangisan tak terbendung lagi dan jatuh pingsan di taman tersebut.


Setelah itu beberapa jam kemudian Arnold kakak lelaki nya pun datang menemui nya, tadi nya ia hendak mengajak KIA Yuran untuk mengobrol bersama namun apa yang ia lihat, KIA Yuran sudah pingsan di pasar kolam renang ia langsung lari begitu saja dan membawa KIA Yuran ke dalam kamar nya bunda nya pun terkejut melihat KIA Yuran tiba-tiba, di gendong oleh Arnold dalam keadaan pingsan dan bertanya kepada Arnold apa yang terjadi kepada kia Yuran.


" Arnold, adik mu kenapa kok bisa seperti ini,..." tanya KIA Molina dengan cemas sampai sampai buku yang ia bawa jatuh begitu saja.


" Aku juga tidak tau Bun, tiba-tiba pas Arnold menghampiri Yuran! dia sudah tergeletak di pinggir kolam renang, " jawab Arnold Chilton dan meletakkan nya di kasur tersebut.


" Ayah bagaimana, dokter nya sudah nyampe mana kenapa lama sekali" ujar KIA Molina menghampiri Hillary Clinton bertanya tentang dokter tersebut.


" Sabar Bunda? dokter nya lagi di jalan" jawab Hillary Clinton menenangkan kecemasan KIA Molina sambil menyender kan kepalanya di bahu nya.


" Bagaimana aku bisa sabar! putri ku setelah keluar dari rumah sakit dan pulih dari ingatan nya beberapa bulan ini ia sekarang ia pingsan karena apa, hiks...hiks.... apa mungkin ia terpeleset dan terbentur kepala nya sehingga ia jatuh pingsan" ujar KIA Molina dengan emosi ia berbicara kepada Hillary dan bertanya kepada Arnold saat itu ia menemukan Yuran di taman.


" Bunda, duduk lah dulu! aku juga tidak tau bagaimana adik bisa pingsan di sana, pas aku baru sampai taman adik sudah tergeletak begitu saja di pinggir kolam renang, maka nya aku langsung bawa adik ke dalam aja" ujar Arnold menjelaskan kepada orang tua nya saat waktu menemukan Yuran di tempat tersebut.


" Yuran, sayang bangun ni bunda hiks.... jangan bikin bunda cemas bangun sayang hiks.... hiks...." ujar KIA Molina mengelus kepala KIA Yuran sambil menangis bicara di depan mereka dengan menundukkan kepalanya.


" Bunda, itu pasti dokter nya sudah datang?!" ujar Arnold langsung melihat ke arah jendela kamar.


" Sudah biar ayah saja! kamu temani bunda saja di sini ya awas jangan sampai Yuriko terbangun karena mendengar suara kita sedang menghawatir kan keadaan Yuran" ujar Hillary Clinton menjegah Arnold untuk keluar dari kamar.


10 menit kemudian akhirnya dokter sudah keluar dari kamar KIA Yuran dan menghampiri mereka yang berada di ruang tamu tersebut.

__ADS_1


********************""""""""""""""""""""""""""""*****************


Ceklek..... Bruk...


pintu kamar di buka dari dalam dan di tutup kembali,


oleh dokter yang sudah memeriksa kondisi badan KIA Yuran.


" Dokter bagaimana keadaan Yuran..." ujar KIA Molina langsung bangun dari tempat duduknya, dan bertanya kepada dokter Guangzhou.


" Iya dok, bagaimana keadaan adik saya dia baik baik saja kan " ujar Arnold berkomentar menghampiri dokter Guangzhou yang sedangm menutup pintu kamar KIA Yuran.


" Anda tenang saja nyonya KIA, keadaan nya sudah stabil dan saya sudah memberikan suntikan agar ia istirahat untuk malam ini" ujar Guangzhou menjawab pertanyaan mereka saat berada di ruang tamu tersebut.


10 menit yang lalu dokter Guangzhou memeriksa kondisi badan KIA Yuran, dan ia hendak menyuntikkan obat tersebut kepada kia Yuran saat itu jarum suntik tersebut tiba-tiba patah begitu saja seperti tidak seperti biasanya ia sudah mencoba beberapa kali, tetap sama akhirnya ia pun menyerah....


" Apa.... bagaimana bisa jarum suntik ini bisa patah? saat hendak di tusuk kan dan menyentuh tangan nya begitu halus dan tiba tiba menjadi keras seperti batu saja kalau begini terus bagaimana cara ku memberi kan obat kepada nya..." ujar dokter Guangzhou yang beberapa kali mengganti jarum suntik yang baru dan tetap aja sama dan akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari kamar tersebut.


" Dokter, istri dan anak saya bertanya kepada anda! kenapa diam saja apa jangan-jangan benar lagi apa yang di katakan oleh Arnold Yuran tidak dalam keadaan baik baik saja iya kan dokter" ujar Hillary Clinton menggertak dokter Guangzhou saat itu sedang tidak fokus dalam menjelaskan kondisi kia Yuran.


" Ah iya, maaf tuan dan nyonya saya sudah tidak sopan kepada kalian ini resep obat nya tolong segera di tebus ya saya pergi dulu" ujar dokter Guangzhou meninggal kan tempat tersebut sambil menengok ke belakang dan terus berjalan.


" Bunda sama Arnold pergi ke dalam kamar Yuran, terlebih dahulu nanti ayah menyusul?...." ujar Hillary Clinton merasa tidak ada yang beres dari penjelasan dokter tersebut.

__ADS_1


" Ayo Bun? aku bantu bunda ke kamar nya...."ujar Arnold sambil memapah KIA Molina dengan perlahan lahan masuk ke kamar Yuran.


" Dokter Guangzhou,.... tunggu sebentar" ujar Hillary Clinton memanggil nama nya, sambil berjalan mendekati nya.


" Iya ada apa lagi tuan Clinton?...." jawab dokter Guangzhou berhenti sejenak dan berbalik badan.


" Saya tahu bahwa dokter, pasti menyembunyikan kebenaran pemeriksaan dokter tadi kepada kami ia kan dokter,.... tolong kasih tau kenapa saya apa sebenarnya terjadi kepada putri saya, di sini sudah tidak ada orang lagi" ujar Hillary Clinton bertanya kepada dokter Guangzhou sebagimana sahabat lama nya Hillary tahu betul dokter Guangzhou menyembunyikan sesuatu dari Hillary Clinton.


" Hahahaha????? kamu dari dulu tidak berubah Hillary,kamu selalu tahu kalau aku menyembunyikan sesuatu dari mu aku mungkin saja bisa membohongi istri dan anak mu! tapi aku tidak bisa berbohong kepada mu karena aku ini sahabat lama mu iya kan Hillary,....." ujar dokter Guangzhou yang tadi nya menunjukkan kepalanya di depan Hillary Clinton, dan seketika itu ia tertawa kecil membuat Hillary bingung! atas perkataan nya tersebut.


" Sudah lah aku tidak mau basa basi lagi, kepada mu Guangzhou tolong beritahu ku bagaimana keadaan anak ku beritahu kepada ku" ujar Hillary Clinton dengan penasaran sambil duduk di kursi depan rumah.


" Baik lah.... kalo itu mau mu aku tidak akan menyembunyikan sesuatu lagi kepada mu, aku rasa ada yang aneh dari Yuran" ujar dokter Guangzhou berbicara terus terang kepada Hillary Clinton.


" Apa, ada yang aneh maksud kamu itu apa?..... kenapa bicara yang jelas Guangzhou jangan ber tele tele kepada ku" ujar Hillary Clinton bertanya kepada dokter Guangzhou sambil berdiri seketika.


"Tolong dengar kan aku baik baik, Hillary saat itu aku memeriksa Yuran dan hendak menyuntikkan obat ke tangan kiri nya, tapi apa yang terjadi???? tubuh Yuran menolak suntik an dari ku dan sampai sampai jarum suntik itu patah seketika itu....." ujar dokter Guangzhou menceritakan yang sebenarnya kepada Hillary Clinton.


" Apa! tidak mungkin kamu pasti bohong kan Guangzhou" ujar Hillary Clinton langsung menarik kerah baju dokter Guangzhou dengan penuh emosi.


" Kamu tenang lah dulu Hillary!....aku rasa itu hanya respon dari tubuh Yuran yang menolak untuk di suntik, sehingga jarum suntik nya patah aku sudah memberikan resep obat nya mungkin dengan ini Yuran bisa baik baik saja" ujar dokter Guangzhou sambil memegang tangan Hillary Clinton menenangkan diri nya, dan setelah itu ia pergi dari hadapan Hillary Clinton.


Setelah Guangzhou pergi, Hillary Clinton langsung masuk ke dalam rumah dan ke kamar Yuran untuk melihat kondisi Yuran apa kah baik baik saja atau sebaliknya.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2