Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.

Pacar Ku Seorang Dewa Yang Di Takuti Iblis.
bermain bersama Yuriko episode 25.


__ADS_3

Yuriko adalah adik bungsu ia begitu manja kepada kakak kakaknya, dan selalu di sayang apa yang ia mau harus di turunin jika tidak ia akan menangis dan semua orang yang ada di rumah nya tidak, tega namun kalau kepada Yuran ia tidak pernah menangis karena sering kali ia turuti dan selalu di ajak jalan jalan ke taman hiburan dan sebagainya, namun saat ini saat Yuriko, meminta kepada Yuran untuk menemani nya bermain ke luar sebentar saja ia menolak nya dan bikin ia takut dan berlari ke luar menyembunyikan kesedihannya dari Yuran namun itu pun Yuran tau ia baru menyadari bahwa Yuriko akan menangis dan menghampiri nya.


" kakak aku bawa in es krim nih kesukaan kak Yuran dan buah buahan" sahut Yuran dengan senang nya ia berlari menghampiri Yuran sambil tersenyum.


" oh terimakasih ia tapi saat ini kakak tidak lagi tidak mau es krim" sahut Yuran menolak nya dan mengabai kan Yuriko.


" oh begitu ya kalo begitu biar buat aku aja deh es krim nya, dari pada mencair kan sayang" sahut Yuriko hendak membuka nya dan di rebut oleh Yuran.


" eh kakak katanya tidak mau, es krim kenapa di ambil sih huuh curang nih" sahut Yuriko dengan berharap kakak nya bisa seperti dulu lagi yang biasa nya jika ia tidak mau es krim nya ia selalu membagi nya kepada Yuriko namun tidak ia malah di makan sendiri tidak memberikan nya kepada Yuriko.


"wah kakak ini gambar kakak yang baru lagi ia, bagus sekali buat ku saja ia kak" sahut Yuriko melihat gambar itu tergeletak di atas meja di samping bangsal nya Yuran dan mengambil nya.


" ah jangan yang ini, nanti kakak buatin lagi buat mu ia yang lebih bagus lagi" sahut KIA Yuran mengambil nya dari tangan Yuriko dan memandangi lukisan nya.


" oh baik lah, tapi kakak mau kan main bersama ku kita ke luar yuk" sahut Yuriko mengajak nya bermain dengan menarik tangan Yuran dengan tersenyum.

__ADS_1


" tidak mau kau saja yang main, aku males ke luar main lah sendiri saja" sahut Yuran menolak dengan membentak nya yang selama ini ia selalu sayang dan menuruti ke inginan dari Yuriko adik kesayangannya.


" kakak ini seperti bukan kak Yuran, tidak mungkin kakak ku seperti ini" sahut Yuriko dengan melangkah mundur karena kaget baru kali ini ia di bentak sama Yuran,dan meninggal kan ruangan tersebut berlari ke luar dengan menyeka air matanya.


"eh kau kenapa, hei adik kecil? sahut Yuran dengan kebingungan melihat Yuriko lari ke luar dan menyadari nya bahwa ia sudah membentak nya.


" sayang kamu kenapa menangis" sahut Molina ibunda nya menghampiri Yuriko dan memeluknya.


" bunda huuh huuh huuh,kak Yuran ia" sahut Yuriko dengan tersedu-sedu.


" eh Yuran kenapa ke luar, bukan kah harus istirahat di dalam" sahut Molina bertanya kepada Yuran.


" eemmm anu aku mau" sahut Yuran melihat kepada Yuriko yang bersembunyi di belakang bunda nya dengan memandangi Yuran dengan takut.


" eh Yuriko sayang kenapa, bersembunyi di belakang bunda sih katanya mau main bersama kak Yuran itu kakak mu sampai ke sini" sahut Molina dengan menyuruh nya bermain bersama Yuran.

__ADS_1


" tidak lagi aku mau main sendiri saja,kak Yuran sekarang jahat ia bukan kakak ku" sahut Yuriko dengan berlari ke taman rumah sakit.


" sayang kamu kenapa?" sahut Molina dengan kebingungan melihat Yuriko seperti itu.


" maaf bunda ini semua salahku, yang sudah membentak nya" sahut Yuran mengakui kesalahannya kepada Molina.


" apa kamu membentak nya kenapa, kamu Yang bunda kenal selama ini kamu tidak pernah kasar dan selalu baik dan lembut kepada adik mu Yuriko panas saja ia begitu aneh hari ini" sahut Molina dengan memarahi Yuran memperingati nya agar tidak menghubungi nya lagi.


" ia maaf kan aku bunda itu tanpa sengaja aku membentak nya, pas aku menyadari nya adik sudah lari ke luar maka nya aku keluar untuk meminta maaf kepada Yuriko" sahut Yuran dengan bersedih hati di marahi bunda nya.


" ya sudah kalau begitu kau samperin dan bujuk, Yuriko untuk ke sini dan turuti saja apa yang ia mau, kami mengerti kan oh ya kata dokter kamu dua hari lagi bisa keluar dari rumah sakit" sahut Molina memberi tau Yuran tentang kondisi nya saat ini.


setelah itu Yuran pun ke taman menghampiri Yuriko yang sedang duduk di kursi taman sendiri an.


Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2