Pacarku Anak SMP

Pacarku Anak SMP
pacarku anak SMP


__ADS_3

PART 1


Libur sekolah telah berakhir, kini aku sudah duduk di bangku kelas 2 SMA. Aku anak pertama satu satunya di keluargaku. Aku termasuk anak yang manja dan ingin segalanya di turuti, dan kali ini aku sudah pindah kos kosan di dekat sekolahku. Dulu aku menginap di tempat keluarga dari ayah ku. Pakde ku sangat baik padaku namun bude ku menurutku jahat.


Apalagi anaknya sering sekali memfitnah ku walaupun aku baik padanya, aku sering menutupi kesalahan nya dan tidak melaporkan pada ibu nya namun dia seperti sangat membenci aku, untuk itu aku memutuskan untuk mengekos.


Awalnya niatku untuk mengekos tidak di gubris oleh orangtua ku namun aku mengancam untuk berhenti sekolah jika aku tetap tinggal disini. Akhirnya akupun diperbolehkan untuk mengekos. Orangtua ku bingung kenapa aku memutuskan untuk kos padahal setau mereka di tempat pakde ku orang nya baik baik.


Ya, baik menurut orang tua ku namun untuk ku belum tentu, aku tak suka di perlakukan seperti itu oleh anaknya, ibunya pun juga sering meminjam peralatanku seperti laptop, aku tak masalah jika ingin meminjam, tapi barangku diperlakukan seperti miliknya sendiri. Dipakai semena-mena dan semua atas namanya, sampai sampai user laptopku di tulis namanya, padahal itu pemberian orang tua ku untuk diriku.

__ADS_1


Aku pindah ke kos kosan dekat sekolahku, ibu kos ku sangat baik walaupun bicaranya suka ceplos ceplos, dia memiliki 1 anak perempuan, anaknya pun sama baiknya, sebulan sudah aku kos di tempat itu, masih ku rasakan nyaman disin.


Pagi itu aku dengan semangat untuk pergi ke sekolah seperti biasa, hari pertama masuk kelas dengan orang orang baru, karena mulai dari kelas 2 ini kami sudah mulai penjurusan dan jurusan yang aku ambil adalah jurusan IPA.


Teman-teman lamaku dari kelas satu masih ada beberapa yang satu kelas denganku, waktu kelas 1 aku berteman dengan nya namun tidak terlalu dekat, mungkin bagi mereka aku aneh. Dulu waktu di kelas 1 SMA kami berteman 9 orang namun rasanya aku merasa terasingkan, ntah perasaanku saja atau kenyataannya. Hingga duduk di kelas 2 SMA aku mulai menghindar dan mencari teman teman baru yang mau menerima ku, sampai akhirnya aku duduk dengan Ira disitu awal perkenalan kami. Ternyata Ira sangat asik dan pintar. Kemudian aku berkenalan lagi dengan indah dan Rini yang duduk di bangku depan ku. Waktu pelajaran pertama ternyata kami nyambung untuk bahas bahas pelajaran dan akhirnya memutuskan untuk belajar bersama sepulang sekolah.


"Kita belajar bareng yok" ajak Ira yang pertama kali mengajak kami.


"Rumahku di gang buaya" jawab Rini,. Lalu di sambung lagi "aku tak bisa jika harus pulang dulu, aku harus menghemat biaya" katanya

__ADS_1


"Aku dan Ira jalan kaki dari rumah, atau mau di tempat kami?" Kata indah.


Akupun ikutan menjawab "bagaimana jika di kos ku, ibu kos ku baik atau kita belajar bareng di sekolah saja?" Tanyaku lagi


Dan akhirnya mereka setuju untuk belajar di kos, di kos aku memperkenalkan mereka kepada ibu kos ku.


"Ibu ini teman teman ku, kami belajar di sini apa boleh?" Tanyaku


"Iya tak apa ni, ajak saja sering sering kesini supaya di tempat ini juga ramai, ibu senang kalau di rumah ibu ramai" kata Bu kos ku.

__ADS_1


Setelah perkenalan dan belajar bareng itu kami menjadi dekat, bahkan ibu kos pun senang, wajar saja ibu kos ku ini memang masih seperti anak muda dan gaul.


__ADS_2