
Eps 14
...
"Lantas aku harus apa Rin?", Tanya Ani
"Kau tunggu saja dulu an, sabar mungkin dia butuh waktu", kata Rini
"Okelah kalau begitu terimakasih masukan nya ya Rin", kata Ani
"Iya sama-sama an", jawab Rini
"Ya sudah aku tutup dulu ya Rin dah", sahut Ani dari sebrang telepon
"Iya an", sahut Rini juga
...
Sejenak Ani berfikir "heemm apa aku putus saja ya dari Ari", batin Ani.
"Sayang, kamu tidak ada mengabari ku seharian?", Pesan Ari di chat
"Eeemmm" jawab Ani
"Kenapa sekarang kamu jadi cuek?", Tanya Ari
"Tidak kok", jawab Ani singkat
"Apa kamu masih marah padaku?", Tanya Ari
"Tidak kok", jawab Ani
"Kenapa sayang? Cerita dong", jawab Ari
"Aku hanya pusing saja", jawab Ani
"Apa yang kamu pikirkan yang?", Tanya Ari
"Apa masih masalah yang kemarin?", Tambahnya lagi
...
"Kita putus saja ya", jawab Ani
"Kenapa? Apa aku ada salah?", Tanya Ari bertubi-tubi
"Tidak, aku hanya menginginkan status yang jelas, daripada kita terus-menerus pacaran tertutup dan kau tidak mau memberikan kejelasan, lebih baik kita putus saja", kata Ani menjelaskan
"Apa tidak bisa kita bicarakan baik-baik dulu?", Tanya Ari
"Ini sudah kita bicarakan", jawab Ani singkat
"Tapi kan kita tidak harus putus, aku sayang kamu yang", balas Ari memelas.
"Kita masih bisa berteman kok", jelas Ani
"Atau adik kakak saja, aku rasa kita tidak cocok berpacaran, ini keputusan ku ri, tolong hargai", tambah Ani
"Eeemm maaf", jawab Ari singkat
...
Ke esokan pagi nya seperti biasa Ani menjalani aktivitas nya bangun tidur mandi dan bergegas ke kampus.
"Hey an, tumben sekali kamu berangkat pagi", tanya Lisa teman Ani yang sedikit cerewet dan kepo dengan kehidupan orang lain.
"Lagi rajin saja kok, biasa lah itu", jawab Ani sambil cengengesan
"Lagi bahagia seperti nya ini?, Kau lagi jatuh cinta ya?", Tanya Lisa
"Haha aku setiap hari kan selalu jatuh cinta", jawab Ani
"Kau punya pacar an?", Tanya Lisa
"Kemarin sih punya tapi sudah putus, tapi aku rasa lebih bahagia setelah putus hehehe", jawab Ani
"Putus kok bahagia, aneh", kata Lisa sambil melirik Ani
"Dimana-mana kan orang putus sedih dan menangis", tambah lisa
__ADS_1
"Yeee putus atau tidak untuk apa di buat sedih, nikmati saja hidup", jawab Ani
"Memang beda anak-anak satu ini", jawab Lisa
...
Di lain sisi Ari sedang berkelut dengan hati dan pikiran nya, ia tidak ingin hubungan nya dengan Ani berakhir. Sepanjang pelajaran sekolah dia tidak fokus sama sekali.
"Ri fokus, kau kenapa sih?", Tanya teman nya Rio
"Kepala ku pusing Yo", jawab Ari
"Kau sakit?",tanya Rio lagi
"Tidak, hanya sakit kepala saja", jawab Ari
"Ayolah bro tidak biasa kau seperti ini?", Kata Rio
"Aku putus dengan pacarku Yo", kata Ari
"Serius ini masalah wanita?", Tanya Rio tak yakin
"Serius", jawab Ari melas
"Banyak wanita lain di dunia ini ri, kenapa pupus dengan satu wanita saja sih", jawab Rio
"Aku bahagia jika dengan nya yo", jawab Ari
"Ayolah bro nanti aku kenalkan dengan wanita lain yang lebih cantik, atau klo kau tidak mau fokus saja untuk sukses nanti akan banyak wanita mengantri menunggu mu hahah", kata Rio sambil tertawa
"Hahaha ada ada saja kau Yo", jawab Ari
...
Malam telah tiba kali ini Ani sedang berbaring santai menatap langit-langit kamarnya.
Tiba-tiba ada notif massager dari Rendi
"Hai an", kata nya
"Iya", jawab Ani
"Sedang apa?", Tanya Rendi
"Baring terus, ini malam Minggu loh an", kata Rendi
"Iya terus?", Tanya Ani balik sambil melirik handphone nya
"Ya jalan kemana kah?, Memang nya kau tidak punya pacar?", Tanya Rendi
"Malas", jawab Ani singkat
"Apa ada yang marah jika aku mengirimimu pesan?", Tanya nya
"Tidak", jawab Ani lagi
...
"Kau jomblo ya an haha", ledek Rendi
"Aku jomblo atau tidak kan bukan urusan mu", jawab Ani
"Yee santai aja kali an", jawab Rendi
"Boleh aku minta nomor mu an?", Tambah Rendi
"Untuk apa?", Tanya Ani
"Ya memang nya tidak boleh chat, kita kan teman sekolah", jelas Rendi
Ani mengirimkan nomor nya kepada Rendi.
"Eh ren sekarang kamu dimana?", Tanya Ani penasaran
"Dimana apanya?", Tanya Rendi balik
"Ya maksudku kamu melanjutkan sekolah dimana?", Tanya Ani lagi
"Oh aku sekolah di Makassar an", jawab Rendi
__ADS_1
"Jurusan apa ren?", Tanya Ani penasaran
"Jurusan mendapatkan hatimu hahaha", jawab Rendi sambil menggoda
"Serius?", Tanya Ani
"Iya aku serius suka kamu", jawab Rendi lagi
Merasa pesan nya tidak di jawab oleh Ani, Rendi pun mengirimkan pesan lagi..
"Jangan marah an, aku hanya bercanda", jawab Rendi
"Iya aku tau", jawab Ani
"Aku sekolah pelayaran an", jawab Rendi
"Wah gak nyangka anak paling bandel di kelas bisa masuk sekolah pelayaran juga", jawab Ani
"Memang nya aku tidak boleh punya masa depan?", Tanya Rendi
"Ya boleh kok", jawab Ani
"Kamu tidak rindu aku an?", Tanya Rendi
"Tidak", jawab Ani singkat
"Jahat nya sama teman sendiri tidak ada perdulinya", jawab Rendi dengan emot memelas
"Lebih baik pedulikan diri sendiri dan orangtua kita lah", balas Ani
"Heeemm iyadeh iyaaa", jawab Rendi
..
Beberapa hari telah berlalu tidak ada pesan atau telepon dari Rendi setelah memintan nomor nya. Diapun menghubungi Rini untuk bercerita.
"Rin, ada gosip loh", kata Ani
"Gosip apanih? Hot tidak?", Tanya nya
"Hot dong wkwk", kata Ani
"Apa tuh buruan cerita aku sudah tidak sabar mendengarnya", kata rini
"Eh si Rendi itu ternyata sekarang sekolah pelayaran loh", kata Ani
"Ah masa an?", Tanya Rini tidak yakin
"Iya serius", jawab ani
"Kamu tahu dari mana an?, Bukan nya dia menghilang sejak pengumuman kelulusan?", Tanya Rini
"Waktu itu dia mengirimiku pesan di Facebook, terus aku tanyalah dia, dan dia bilang sekarang sedang melanjutkan pendidikan pelayaran", kata Ani panjang lebar
"Gila tuh anak kok bisa ya?", Tanya Rini penasaran
"Aku mana tahu Rin", jawab Ani
"Terus ada gosip apa lagi an?", Tanya Rini
"Eeemm sebagian teman-teman kita ada yang bekerja sih Rin, beberapa kali aku bertemu mereka di mall Y, tapi mereka langsung buang muka", jawab Ani dengan wajah sedih ketika menceritakan teman nya yang buang muka padanya.
"Mungkin mereka malu an", jawab Rini
"Ya kenapa malu?, Lagian aku tidak mengejeknya kok", jawab Ani
...
"Kan kita tidak tahu perasaan nya", jawab Rini menenangkan
"Iya sih Rin", jawab Ani
"Jadi kamu menghubungiku hanya untuk membahas itu an?", Tanya Rini
"Iya heheh", jawab Ani sambil tertawa
"Hati-hati loh nanti kamu jatuh hati dengan Rendi", celetuk rini
"Dih amit-amit", jawab Ani
__ADS_1
"Loh siapa yang tahu, kamu kan berantem terus dengan nya, siapa tahu ternyata dia jodoh mau", jawab Rini
"Ih jangan dong Rin, jangan doakan aku dengan nya", kata Ani memelas.