Pacarku Anak SMP

Pacarku Anak SMP
part 7 ciuman pertamaku


__ADS_3

Part 7


...


Pagi telah tiba aku kembali melakukan aktifitas ku seperti biasa, tetiba ada sebuah pesan masuk dari nomor tidak di kenal.


"Hallo kaa" katanya


"Siapa yaa ?" Tanya ku


"Aku Desi pacarnya Ari, kata Ari kakak adalah kakak nya Ari ya? Salam kenal ya ka" kata nomor baru tersebut.


Aku masih dengan ekspresi datar sambil membatin "Desi? Oh Desi yang mau mencium Ari itu ya.


"Sayang, apa ada Desi menghubungi mu?, Dia menyatakan cinta kepadaku hari ini, namun aku menolaknya", aku bilang bahwa aku sudah punya pacar. Kata Ari


"Santuy", jawab ku singkat


Dih anak anak jaman sekarang, yang satu tak suka yg satu mengejar, aku tak perduli juga mereka ku anggap adik adik ku saja "batinku.


Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7.05 dan teman teman ku sudah menunggu di depan kos ku.


"Ayo berangkat, jangan lama lama di kosan. Mentang mentang kosan dekat dengan rumah", kata Rini


"Iya-iyaa ayo sudah berangkat". Kataku


Pelajaran pertama sejarah, sungguh mata pelajaran yang tak aku suka, bukan hanya gurunya.


"Ngantuk nya aku", kataku


"Sama, akupun begitu", jawab Rini


"Kenapa pelajaran ini begitu membosan kan ya", kataku lagi


"Tak tau, mungkin karena yang mengajar sudah lanjut usia", sambil terkekeh dia menjawab


...


Sepulang sekolah Ari mengirimiku pesan singkat kembali.


"Sayang, apa kamu marah karena aku mengirimkan nomor mu ke Desi?" Tanya nya


"Tidak juga", jawab ku singkat


"Jangan marah sayang", katanya lagi


"Santuy", jawab ku tetap sama


Tak lama Desi mengirimiku pesan lagi


"Hai ka, Ari sedang pergi kencan denganku sekarang, apa kau tidak cemburu?", Tanya nya


"Untuk apa?" Jawabku singkat


"Apa boleh aku menciumnya", kata nya lagi yang semakin berani


"Lakukan saja semau mu, asal laki laki nya mau, jika tidak mau jangan dipaksa, setidaknya harga dirimu lebih baik", kata ku


"Aku memang sudah tidak punya harga diri", jawab nya


"Dih", kataku sambil membatin, kok ada manusia seperti ini. Anak anak ini masih SMP namun bisa berperilaku seperti orang dewasa saja, aku saja tidak pernah berani berciuman.

__ADS_1


"Ka, sayang jangan tinggalkan aku, jangan pernah cuekin aku" ,kata Ari


"Aku mencintaimu, aku menganggap dirimu kakak ku sekaligus kekasihku", pesan nya lagi


"Ya, aku juga menyayangimu seperti adik ku sendiri", jawabku singkat


"Aku ingin kita baik baik saja", kata nya


"Kan kita memang baik-baik saja", jawabku


"Boleh aku memanggilmu bunda?", Tanya nya


"Bunda?panggilan apa itu kan kita masih sekolah", batin ku


"Panggilan apa itu?", Jawabku


"Panggilan special kita", jawab Ari lagi


"Aku tak mau di panggil seperti itu", kataku


"Ya sudah, panggilan sayang aja kalau begitu yaa, aku mencintaimu ka", katanya lagi


"Ya sama", jawabku


"Ayo kita bertemu lagi hari Sabtu", ajak nya


"Aku lihat jadwal ekstrakurikuler ku dulu yaa", kata ku


"Iya sayang, mana panggilan sayang nya", kata nya


"Iya sayang", jawab ku


"Bagaimana itu?", Tanya ku


"Ya seperti kita sedang berada dirumah", katanya


Aku berfikir sejenak mencerna kata-kata nya, bagaimana mungkin berasa bahwa kita tinggal bersama, batin ku.


"Ya sudah, Aku mengikut saja", jawabku


"Iya sayang, lagi apa sayangku?", Tanya nya lagi


"Duduk dan bernapas", jawabku


"Di kamar?", Tanya nya


"Iya di kamar", jawabku


"Apa aku boleh ikut?", Tanya nya lagi


"Boleh", jawabku


"Ya sudah, aku duduk di samping sayang yaa", kata nya


Oh jadi ini maksudnya seperti di rumah bersama batinku


"Iya", balasku


"Aku boleh memeluk sayang?", Tanya nya


"Boleh, peluk saja", jawabku

__ADS_1


Ya peluk saja orang hanya khayalan batinku berbicara


"Yey, terimakasih sayang, aku ingin kita bersama seperti ini selamanya", kata Ari


Tiba waktu nya hari Sabtu dimana Ani dan Ari berjanjian untuk bertemu dipantai seperti biasa.


Ani berangkat naik angkot dari kos-kosan ke pantai dan Ari sudah menunggu nya disana.


"Sayang kita jadi bertemu kan?, Aku sangat merindukanmu", kata Ari


"Iya, aku sedang di angkutan umum menuju kesana", jawabku


"Hati-hati di jalan ya sayang, aku menunggu mu disini", kata nya


"Iya", jawabku


Setelah kurang lebih 20 menit tak lama kemudian aku tiba di pantai, ku lihat Ari sedang menungguku di pinggir jalan sambil membawakan aku minuman dan cemilan.


"Dari tadi?" Tanya ku


"Tidak, baru saja kok", jawabnya


"Ayo masuk sayang", kata nya lagi


Aku langsung melangkah masuk melewati gerbang pantai, Ari langsung menggandeng tanganku, lagi-lagi aku seperti anak-anak di gandeng nya. Untung kami memakai pakaian biasa jadi orang-orang di sekitar kami tak tahu bahwa kami masih sekolah batin ku.


"Ayo duduk disitu saja kita sayang, kamu pasti lelah, perjalanan mu lebih jauh dari tempat ku", kata ari


"Iya ayo, tapi apa tak apa kita duduk disitu?", Tanya ku lagi


"Tak apa kok", jawab nya


Secara kami duduk di tepi pantai di bawah pohon yang depan nya adalah pantai privat khusus penginapan. Aku merasa takut jika kami akan di usir dari sini karena menggunakan fasilitas privat orang lain. Pikiran ku tak henti hentinya berpikir sambil melamun, namun tetiba aku di kejutkan dengan tumpukan daging yang menempel di bibirku. Ya, Ari menciumku bahkan sempat beberapa saat dia ******* bibirku.


Aku terkejut dan segera melepaskan, aku terdiam dan bingung. Apa-apaan nih batinku


"Apa nih?", Tanyaku


"Tak apa ka, aku menyayangimu, aku tak mau kehilanganmu, ini ciuman pertamaku dan aku hanya ingin melakukan nya dengan mu", kata nya


"Ini pun juga ciuman pertamaku, aku tak pernah melakukan nya walaupun sekali, menonton film-film vulgar saja mata ku di tutup oleh teman-teman ku", jawabku


"Bagaimana rasanya?" Kata ari


"Rasa apa?", Tak ada rasanya", jawabku kesal


"Bagaimana nanti jika ada yang melihat?, Kita masih sekolah", ketusku lagi


"Aku juga masih sekolah sayang, aku bahkan masih duduk di bangku SMP", kata nya


"Kamu pernah melakukan nya dengan orang lain kan?", Tanya ku menyelidiki karena aku tak percaya anak-anak ini bisa mengerti cara berciuman sedangkan aku tidak.


"Tidak, sumpah aku tak pernah melakukan nya", jawabnya


"Lantas mengapa kamu bisa begitu kepada ku?" Tanya ku lagi


"Aku belajar berciuman, aku sering menonton film-film dewasa", kata nya polos


"Untuk apa kamu menonton film seperti itu?", Tanya ku


"Aku penasaran", kata nya

__ADS_1


__ADS_2