
Part 6
Setelah sarapan aku langsung membantu ibu membereskan rumah, aku sudah terbiasa membereskan rumah, cuci piring dan lain nya hanya saja aku jarang melakukan nya jika di suruh.
Setelah pekerjaan rumah ku selesai akupun rebahan di depan televisi, aku menikmati hari liburku waktu itu tak terasa sudah pukul 12.00 ayahku pun menegur
"Jadi kembali ke kos jam berapa nak?", Tanya ayahku
"Nanti yah, sebentar lagi, mungkin pukul 14.00", kataku
"Jangan terlalu sore nanti tak dapat angkutan umum untuk pergi kesana", tegasnya lagi
"Baik yah", kataku
Akupun bergegas mandi siang itu dan bersiap membereskan barang bawaan ku sambil menunggu jam menunjukkan pukul 14.00. waktu sudah menunjukkan 13.30 ayahku pun memanaskan kendaraan nya dan pukul 14.00 tepat aku pun berpamitan kepada ibuku.
"Bu aku berangkat yaa"', ucapku sambil mencium tangan ibuku
"Iya hati hati yaa, makan nya jangan telat", jawab ibuku
"Iya Bu siap", ucapku
"Tak ada yang tertinggal lagi kah?", Tanya nya
__ADS_1
"Tak ada Bu", jawabku
Akupun menaikin kendaraan ayahku, dan ayahku pun pamit untuk pergi mengantarkan aku.
"Bu, ayah berangkat", ucapnya
"Iya yah hati hati", jawab ibuku
Tak terasa sudah sampai aku di terminal akupun segera bergegas turun dari motor ayah dan berpamitan kembali.
"Yah aku berangkat yaa, terimakasih", ucapku sambil mencium tangan ayahku
"Iya hati hati di jalan nya ya, kabarin kalau sudah sampai", kata ayahku
Akupun bergegas langsung menaiki angukatan umum, di dalam angkutan umum tersebut sudah ada beberapa penumpang lain nya dengan jurusan yang sama dengan ku.
Diperjalanan aku membuka handphone ku yang ternyata sudah ada pesan singkat dari Ari sejak tadi, sangking asyik nya menikmati liburku di depan televisi aku sampai tidak membuka handphone ku dan baru ini aku membuka handphone ku kembali.
"Sayang lagi apa?", Tanya nya
"Hari ini pulang kesini jam berapa?", Tanya nya lagi
"Kok tidak di balas, apa kamu marah dengan ku?", Tanya nya lagi
__ADS_1
"Kamu kemana sayang?" Tanya nya lagi
"Aku khawatir", katanya lagi
"Maaf baru balas, aku sudah di angkutan umum, seharian aku menonton televisi", jawabku
"Astagaa, kenapa membuat orang khawatir sih", tegasnya
"Aku sudah di angkutan umum sebenar lagi sampai kok", jawabku lagi
Ku akui aku memang orang yang cuek dan tak perduli dengan pasangan untuk itu aku sering kali di putuskan oleh mantan pacarku dengan alasan aku tak peka atau aku terlalu cuek. Pernah sekali aku pacaran dengan kakak kelasku namun waktu itu aku sedang di rumah dan kakak kelasku sedang mengalami kecelakaan di dekat sekolahan, dia menghubungi ku namun aku menyahut "jika kecelakaan harusnya segera ke puskesmas atau tempat kesehatan terdekat bukan menelpon ku" jawabku. Pikirku aneh saja orang kecelakaan malah menghubungi ku sedangkan aku bukan tenaga kesehatan dan akupun juga saat itu tidak berada di dekat sekolah.
Tak lama aku menunggu di dalam angkutan umum sudah saat nya aku turun dari kendaraan itu. Akupun memberhentikan supir angkutan umum. Setelah aku turun langsung membayar dan bergegas jalan menuju kos kosan ku. Sesampainya di kos kosan ternyata ada ibu kos dan Ida di depan rumah.
"Mbaaa ayo kita beli bakso", ajak nya
"Iya ni, ayo kita beli bakso, ibu yang bayar", kata ibu
"Ayo", jawab ku
Ibu dan Ida memang sering sekali mengajakku makan di luar sekedar makan bakso atau nasi goreng.
Aku bergegas menaruh barang bawaan ku dan langsung menuju keluar rumah menemui ibu dan Ida.
__ADS_1