Pacarku Anak SMP

Pacarku Anak SMP
eps 13


__ADS_3

Eps 13


...


Tak lama setelah panggilan dengan Rini berakhir panggilan dari Ari kini masuk.


"Sayang dimana? Tanya Ari


" kos nih, kenapa yank?", Tanya Ani balik


"Ayo besok kita jalan kamu ada waktu tidak?", Tanya nya


"Eeemm tidak tahu yaa, sepertinya aku ada jam kuliah besok sore", jawab Ani


"Ya sudah bagaimana kalau besok pagi atau siang kita jalan ke pantai", ajak Ari


"Memang nya kau tidak sekolah?" Tanya Ani


"Sekolah kok, besok itu hanya ada perlombaan jadi aku bisa bolos", jawab Ari


"Heeemm aku tidak mengajarimu bolos yaa", jawab Ani


"Iya aman sayang, aku rindu nih, ayo dong bertemu", rengek Ari


"Iyaaa.. besok ketemu", jawab Ani


"Sudah dulu ya, chat saja nanti aku balas", tambah Ani


"Ya sudah iya sayang", jawab Ari


Panggilan pun berakhir begitu saja. Segera Ani menyelesaikan tugas kuliah nya kemudian bergegas tidur.


..


Ke esokan pagi nya seperti obrolan Ari dan Ani semalam lagi lagi mereka bertemu di pantai namun kali ini Ari langsung menjemput Ani di parkiran kosan nya.


Ari terlihat menghubungi Ani.


"Sayang, dimana?, Aku di depan kosan mu nih", kata Ari


"Loh jemput aku?", Tanya Ani


"Iya aku tunggu di parkiran ya sayang", jawab nya


"Iya iyaa", kata Ani


..


Setelah melihat dari kejauhan Ani melihat Ari sedang duduk di atas motor nya menggunakan celana abu-abu dan jaket warna hitam.


"Hey ayok", ajak Ani sambil menepuk punggung Ari


"Sudah yang?" Tanya Ari


"Sudah apa?" Tanya Ani balik


"Sudah dandan nya", jawab Ari


"Heleh, kenapa jemput aku segala sih", jawab Ani


" Ya tak apa kan sesekali jemput kekasih", jawab Ari


"Ya tak apa sih, tapikan aku pakai rok", jawab Ani sambil menunjukkan rok nya


"Tidak apa sayang nanti aku pegangi rok nya", jawab Ari genit


"Dih ayok dah buruan keburu siang", jawab Ani


.


Mereka pun bergegas menaiki kendaraan dan langsung pergi menuju pantai, sesampainya disana ternyata sedang ada festival.


"Tumben rame", celetuk Ani


"Iya tumben banget yang", jawab Ari


"Ikut nonton yuk", ajak Ani


"Tidak usah lah, kan kita mau kangen-kangenan", jawab Ari sambil mengedipkan mata

__ADS_1


"Lah kan kita sudah bertemu", jawab Ani


"Ya maksud aku lain yang itu sayang", jawab Ari


"Jangan macam-macam yaa", cerutu Ani sambil mengerucutkan bibir


Ani pun langsung turun dari kendaraan sedangkan Ari langsung memarkirkan kendaraan nya di tempat parkir. Tanpa pikir panjang Ari langsung menggandeng tangan Ani.


"Ayok sayang", ajak Ari


Ani pun langsung mengikuti Ari


"Sudah lama ya kita tidak ke tempat ini", kata Ari


"Iyaaaaa, lumayan", jawab Ani singkat


"Nanti setelah ini kita ke toko buku ya, aku rindu kesana", tambah Ani lagi


"Siap bu bos apapun perintahmu akan aku laksanakan hehe", jawab Ari penuh semangat


..


"Kita duduk di sana saja yuk, kata nya bagus untuk foto-foto loh", ajak Ari


"Ayo", jawab Ani


Mereka pun menuju pantai yang di dekat nya ada sebuah rumah kosong dan biasa untuk foto-foto anak-anak remaja seusia mereka


..


"Sayang sini deh dekat-dekat, kita kan lama tidak ketemu", kata Ari


"Kan ini sudah dekat, mau sedekat apalagi sih?", Tanya Ani sambil mengelus kepala Ari


Seketika Ari menarik tangan Ani dan langsung mencium nya.


"Hump..." Ari


"Sudah, ini di tempat umum, kau ini masih saja ya", jawab Ani


Tak mau melepaskan Ari pun segera memeluk Ani kencang


"Peluk aku sebentar saja", ucap Ari


"Janji sebentar saja?", Tanya Ani


"Iya sebentar saja", jawab Ari


"Aku hanya ingin melepaskan rindu", tambahnya


...


Tak lama setelah selesai melepaskan rindu, Ari pun melepaskan pelukan nya, dan menggandeng tangan Ani.


"Aku amat sangat sayaaaaaaang sekali sama kamu", kata Ari menggombal


"Heeemm aku pun juga sangat sayaaaaang sekali", jawab Ani menanggapi


"Apa kita bisa seperti ini terus?", Tanya Ari


"Eeemm aku tidak tahu", jawab Ani


"Orang tua mu mungkin tidak setuju jika kau denganku", tambah Ani dengan nada sedih.


"Aku hanya belum siap kalau orang tua ku tau sayang", jawab Ari


"Ya karna kau masih sekolah sedangkan aku jauh di atasmu ri", jawab Ani dengan nada kesal


"Kok gitu panggil nya?", Tanya Ari


"Kalau tidak ada titik terang kita akhiri saja hubungan ini", celoteh Ani yang semakin menginginkan pengakuan.


"Kan kita sudah pacaran, sudah pasti ada titik terang kan sayang", jawab Ari lagi


"Tapi kau tidak serius, kau itu cuma cinta monyet semata", jawab Ani


"Aku serius, aku mau nya kamu sayang", jawab Ari


"Kalau kau serius, setelah lulus sekolah kenal nya aku dengan orang tua mu", jawab Ani menantang

__ADS_1


"A..a..aku butuh waktu sayang, jangan terburu-buru", jawab Ari lagi


"Sampai kapan?" Tanya Ani


"Aku usahakan secepatnya", jawab Ari lantang


"Ok", jawab Ani singkat


"Maaf ya sayang, jangan marah lagi, aku tidak suka melihat mu seperti ini", kata Ari


"Bagaimana kalau sekarang kita pergi ke toko buku", tambah Ari


"Boleh", jawab Ani.


Mereka pun bergegas menuju toko buku favorit mereka yang tidak jauh berada dekat dengan pantai.


Setelah dari toko aripun mengantar Ani kembali ke kosan nya karena Ani ada kuliah sore.


"Sayang, kabarin kalau sudah selesai kuliah yaa, jangan marah lagi, aku sayang kamu", kata Ari


"Iya.. iyaaa, nanti aku kabari, kamu juga langsung pulang setelah ini, sampai rumah langsung kabari", jawab Ani


"Iya sayang, dadaaah", jawab Ari sambil melambaikan tangan dan langsung pergi


Anipun membalas lambaian tangan nya


...


Malam pun tiba kini pikiran Ani di penuhi rasa cemas tentang hubungan nya, dia bingung harus bagaimana. Dia tidak ingin hubungan nya tidak ada titik terang kejelasan, padahal dia tau bahwa Ari masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Dia ingin hubungan nya di ketahui banyak orang atau di publikasikan sedangkan Ari ingin hubungan nya di tutup agar orang tua nya tidak tahu. Ari hanya memberitahu hubungan nya kepada teman-teman nya saja namun untuk memberitahu kepada orangtuanya Ari belum mampu.


....


Ke esokan hari nya Ani menghubungi teman nya Rini.


"Rin mau cerita nih, sibuk tidak?", Tanya Ani


"Tidak, cerita apa?", Tanya Rini balik


"Eeeemmm tapi kau jangan ceritakan ini kepada siapapun ya, dan jangan di tertawakan", kata Ani


"Iya iyaa, ada apasih, kok sepertinya penting banget", celetuk rini


"Eeeemm", Ani sambil berfikir ingin memulai dari mana


"Cepat cerita kenapa?", Desak Rini


"Jadi gini Rin, aku dekat dengan cowok namanya Ari, dan kami sudah pacaran dari aku duduk di bangku kelas 2 SMA hingga sekarang", Ani mengawali ceritanya


"Nah terus?, Cowok itu selingkuh?", Tanya Rini


"Tidak", jawab Ani


"Lantas?", Tanya Rini lagi


"Cowok itu terpaut jauh dengan ku", jawab Ani sedikit ragu


"Ya bagus dong kalau dia lebih dewasa", kata Rini


"Ih bukan seperti itu Rin", sambung Ani


"Lantas?", Selidik Rini penasaran


"Eeemmm... Aku lebih tua dari dia, waktu aku kelas 2 SMA dia masih kelas 2 SMP", jawab Ani malu


"Hah? Serius?", Tanya Rini tak yakin


...


"Aku serius Rin", jawab Ani meyakinkan


"Kok bisa sih, terus bagaimana selanjutnya?", Tanya Rini


"Ya kita jalani hingga saat ini", jawab Ani polos


"Lantas?", Tanya Rini lagi


"Aku ingin pengakuan tentang hubungan ini, aku ingin orang tuanya tau jika aku pacarnya", jawab Ani yang mulai agresif


"Terus dia mau?", Tanya Rini

__ADS_1


"Dia belum siap Rin, aku bingung, apa aku putus saja ya?", Tanya Ani


"Masa hal seperti ini kamu mau putus?", Tanya Rini balik


__ADS_2