
Laura merasa amarah yang mendalam memenuhi hatinya ketika melihat Arsa membiarkan Ria membawa Glen dan Josh pergi. Hatinya terasa hancur dan terkhianati oleh tindakan Arsa yang tampaknya tidak melindungi kepentingan mereka sebagai keluarga.
"Darnya, Arsa!" bentak Laura dengan suara penuh kemarahan. "Bagaimana kau bisa membiarkan Ria membawa Glen dan Josh pergi begitu saja? Kita telah berjuang bersama untuk melindungi mereka, dan sekarang kau malah membiarkannya pergi!"
Arsa terdiam, merasa terguncang oleh kemarahan Laura. Dia mencoba menjelaskan dengan suara gemetar, "Laura, aku... aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Ria adalah ibu mereka, dan meskipun aku juga mencintai Glen dan Josh, aku tidak bisa mengambil keputusan seperti itu tanpa melibatkan Ria."
Laura menggelengkan kepalanya dengan penuh kekecewaan. "Tapi kita sudah membentuk keluarga sendiri, Arsa. Kita adalah orang tua pengganti bagi Glen dan Josh. Bagaimana Ria bisa datang dan mengambil mereka begitu saja? Apa yang akan terjadi pada kita sekarang?"
__ADS_1
Arsa menggenggam tangan Laura dengan lembut, mencoba menenangkan hati yang sedang dilanda amarah. "Laura, aku mengerti kekesalan dan kekecewaanmu. Namun, sebagai keluarga, kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai kasih sayang dan komitmen kita. Aku yakin ada jalan yang bisa kita ambil untuk tetap bersama-sama dan menjaga hubungan dengan Glen dan Josh."
Laura menatap Arsa dengan pandangan tajam, namun perlahan kemarahannya mulai mereda sedikit. Dia menyadari bahwa Arsa juga mencintai Glen dan Josh dan ingin yang terbaik untuk mereka.
"Aku tidak tahu apa yang harus kita lakukan sekarang," ucap Laura dengan suara lembut. "Tapi aku harap kita bisa mencari jalan keluar yang baik untuk semua orang. Kita harus tetap bersama dan menunjukkan bahwa kita akan selalu ada untuk Glen dan Josh, apa pun yang terjadi."
Arsa merasakan kelegaan mendengar kata-kata penuh kebijaksanaan dari Laura. Dia tahu bahwa perjalanan ini tidak akan mudah, tetapi bersama-sama mereka bisa menemukan cara untuk menghadapinya. Mereka saling berjanji untuk mencari solusi yang penuh cinta dan kepedulian, menjaga keluarga mereka tetap utuh dan memberikan stabilitas bagi Glen dan Josh di tengah kekacauan yang mereka hadapi.
__ADS_1
Arsa mengamati Ria dengan tatapan khawatir, merasakan kekhawatiran yang tumbuh di dalam hatinya. "Apa yang terjadi, Ria? Apa yang ingin kamu katakan tentang Glen dan Josh?" tanyanya dengan suara gemetar.
Dengan suara terbata-bata, Ria mengungkapkan kenyataan yang membuatnya terluka. "Suamiku yang baru, dia... dia tidak mau menerima Glen dan Josh menjadi bagian dari keluarga kami. Dia mengatakan bahwa dia tidak siap untuk mengambil tanggung jawab sebagai ayah bagi mereka."
Arsa terkejut mendengar berita itu. Hatinya terasa hancur, dan ia merasa kecewa dengan suami baru Ria. "Bagaimana mungkin dia bisa membuat keputusan seperti itu? Glen dan Josh adalah anak-anak yang luar biasa, mereka pantas mendapatkan kasih sayang dan perhatian keluarga," katanya dengan suara penuh kekecewaan.
Ria menangis, merasakan beban berat di dadanya. "Aku mencoba meyakinkannya, Arsa. Aku berusaha keras untuk membela Glen dan Josh, tetapi dia tetap teguh dengan keputusannya. Aku tidak tahu apa yang harus kita lakukan sekarang."
__ADS_1
Arsa mengambil tangan Ria dengan penuh kelembutan. "Ria, aku sangat menyayangi Glen dan Josh, dan aku tahu betapa pentingnya kehadiran mereka dalam hidup kita. Kita harus mencari jalan keluar yang terbaik untuk mereka, meskipun ini sulit. Kita akan mencari cara agar mereka merasa dicintai dan diterima."
Ria mengangguk dengan lesu, menghargai dukungan dan cinta yang ditunjukkan Arsa. Meskipun situasi ini menyakitkan, dia tahu bahwa bersama-sama mereka akan menemukan solusi yang penuh cinta untuk Glen dan Josh. Dalam saat-saat seperti ini, mereka harus saling mendukung dan bersatu demi kebahagiaan anak-anak yang mereka cintai.