Paksaan Pernikahan Dengan Duda

Paksaan Pernikahan Dengan Duda
EKSTRA PART


__ADS_3

Laura, Arsa, Glen, dan Josh duduk bersama di ruang keluarga, menikmati momen kebersamaan yang hangat. Suasana penuh canda tawa dan keceriaan memenuhi ruangan, menandakan kebahagiaan yang mereka rasakan sebagai keluarga yang terikat oleh ikatan kasih sayang.


Glen dengan riang melontarkan pertanyaan kepada Laura, "Mama, bolehkah kita mengadakan piknik di taman besok? Aku ingin bermain bersama Josh dan Arsa."


Laura tersenyum dan mengangguk dengan penuh kegembiraan. "Tentu, sayang. Itu adalah ide yang bagus! Kita bisa membawa makanan favorit kita dan bersenang-senang bersama di taman. Aku yakin kita akan memiliki waktu yang luar biasa."


Arsa juga ikut berbicara, "Ya, kita bisa bermain permainan bola dan menikmati sinar matahari bersama. Aku senang bisa melihatmu berdua tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang cerdas dan berani."


Josh dengan antusias mengangguk setuju, "Ya, Arsa! Aku suka ketika kita bermain bersama. Kamu adalah kakak yang hebat!"


Sementara mereka merencanakan kegiatan piknik, mereka juga membagikan kisah-kisah lucu dan kenangan indah yang telah mereka lewati bersama. Mereka saling bertukar cerita tentang petualangan mereka, tertawa bersama mengenang momen-momen bahagia yang mereka bagikan.


Dalam momen kebersamaan ini, Laura merasa begitu beruntung memiliki Arsa di sampingnya sebagai mitra hidupnya. Mereka adalah tim yang kuat dan saling mendukung dalam mengasuh dan mencintai Glen dan Josh. Kedua anak itu merasakan kehangatan keluarga yang tak tergantikan, merasa aman dan dicintai.


Dalam suasana kebersamaan yang penuh kasih sayang itu, Laura, Arsa, Glen, dan Josh merasakan betapa berharganya ikatan mereka sebagai keluarga. Mereka bersyukur atas kehidupan yang dipenuhi dengan cinta, kebahagiaan, dan kebersamaan ini. Bersama-sama, mereka mengukir cerita-cerita indah dan membentuk kenangan yang akan mereka simpan selamanya.

__ADS_1


Arsa duduk di tengah-tengah Laura, Glen, dan Josh dengan ekspresi penuh ketulusan. Dia meraih tangan Laura dengan lembut dan dengan penuh keyakinan berkata, "Laura, Glen, dan Josh, kalian adalah segalanya bagiku. Saya ingin kalian tahu bahwa saya akan selalu ada di sini untuk kalian, tidak peduli apa yang terjadi."


Laura tersenyum lembut, penuh kehangatan. "Arsa, kami sangat beruntung memilikimu sebagai suami dan ayah untuk Glen dan Josh. Keberadaanmu memberikan kami kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi segala cobaan hidup."


Glen dan Josh mendengarkan dengan penuh perhatian, merasakan kehangatan dan kasih sayang yang terpancar dari kata-kata Arsa. Glen berkata dengan polos, "Papa, apa pun yang terjadi, kita akan selalu bersama, kan?"


Arsa menganggukkan kepala, senyumnya menguatkan keyakinan mereka. "Ya, sayang. Kita adalah keluarga, dan keluarga selalu saling mendukung dan melindungi satu sama lain. Saya berjanji akan selalu ada di samping kalian, di dalam suka dan duka."


Josh, dengan wajah berbinar, melontarkan keinginannya, "Papa, kita akan menghadapi petualangan seru bersama, kan? Kita akan membuat kenangan-kenangan indah!"


Dalam percakapan itu, Arsa dengan tulus mengungkapkan komitmennya untuk selalu ada di samping keluarganya. Mereka merasakan kehangatan dan kekuatan dalam ikatan yang terjalin di antara mereka, dan mereka yakin bahwa bersama-sama, mereka bisa menghadapi apa pun yang hidup hadirkan.


Dalam kebersamaan dan kepercayaan yang terpancar dari percakapan itu, Laura, Glen, dan Josh merasa aman dan dicintai. Mereka tahu bahwa Arsa adalah pilar yang kokoh dalam keluarga mereka, siap menjaga dan melindungi mereka dengan sepenuh hati.


Dalam momen itu, mereka menemukan kekuatan baru untuk menghadapi masa depan. Mereka tahu bahwa bersama-sama, mereka akan melalui setiap perjalanan hidup dengan saling mendukung dan menciptakan cerita-cerita indah yang akan mereka kenang sepanjang hayat.

__ADS_1


Arsa dan Laura duduk berdua di tepi pantai, matahari terbenam menghiasi langit dengan keindahannya. Mereka memandang satu sama lain dengan penuh cinta, mengenang perjalanan mereka yang penuh liku dan keajaiban.


Dalam diam, Arsa menggenggam erat tangan Laura, merasakan getaran kehangatan yang mengalir di antara mereka. Dengan lembut, dia menyampaikan, "Laura, kita telah melalui begitu banyak bersama. Perjalanan ini tidak selalu mudah, tetapi cinta kita menjadi pendorong utama. Saya bersyukur setiap hari bisa memilikimu di sampingku."


Laura tersenyum, mengenang momen-momen indah yang mereka lalui. "Arsa, kamu adalah anugerah terbesar dalam hidupku. Bersamamu, aku belajar tentang ketabahan, pengorbanan, dan kebahagiaan sejati. Kita telah mengatasi cobaan dan menjalani perjalanan penuh keajaiban. Aku tidak bisa meminta lebih dari ini."


Mata mereka bertemu, dan dalam pandangan itu, mereka menemukan jawaban atas semua pertanyaan yang pernah mereka miliki. Cinta mereka tumbuh, menguat, dan berkembang seiring waktu. Mereka menyadari bahwa kisah cinta mereka adalah tentang lebih dari sekadar kebahagiaan dan kesempurnaan. Itu tentang ketulusan, kesetiaan, dan kemampuan untuk tumbuh bersama dalam setiap situasi.


Sambil memandangi horison yang jingga, Arsa dan Laura berbagi janji yang penuh makna. Mereka berjanji untuk terus saling mendukung, berjuang bersama, dan menjaga api cinta mereka tetap menyala dalam setiap musim kehidupan. Mereka tahu bahwa bersama, mereka bisa menghadapi segala cobaan dan meraih kebahagiaan yang abadi.


Dalam senyuman dan pelukan erat, Arsa dan Laura merasakan kebahagiaan yang meluap-luap. Mereka mengetahui bahwa kisah cinta mereka tidak pernah berakhir di sini. Ini adalah awal dari babak baru dalam perjalanan mereka, penuh dengan kegembiraan, tantangan, dan kehidupan yang tak terduga.


Dalam sentuhan terakhir matahari yang meredup, Arsa dan Laura melangkah maju, siap untuk mengarungi samudra cinta yang tak terbatas. Mereka menyadari bahwa dengan saling mengasihi dan menjadi pasangan yang kuat, tak ada hal yang tidak mungkin bagi mereka. Kisah cinta mereka akan terus menjadi kisah yang tak terlupakan, yang mengilhami dan memberikan harapan bagi mereka dan orang-orang di sekitar mereka.


Mereka memilih untuk menjalani hidup mereka bersama, menciptakan masa depan yang indah dan penuh dengan keajaiban. Bersama-sama, mereka menjadikan cinta sebagai landasan yang kokoh, membangun rumah yang penuh cinta dan kebahagiaan, dan merayakan setiap momen berharga dalam perjalanan mereka sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan.

__ADS_1


__ADS_2