PARTNER KU YANG SEPERTI KULKAS

PARTNER KU YANG SEPERTI KULKAS
PELANTIKAN


__ADS_3

"Sombong banget sihh jadi orang,, baru kenal aja udah gitu". Gumam Yana dalam hati sembari menatap Rizal dengan muka kesalnya


"Yanaaaaa,,, yannn". terdengar teriakan seorang pria dari belakang yana yang tidak lain adalah teman Yana sewaktu SMA


Yana memalingkan wajahnya dan melihat kebelakangnya ternyata ada Yoshua, Ade, dan juga yuyun.


"heiiii,, yoss gimana kabar kamu?". tanya Yana sambil mendekati mereka


"Baik yan,, gimana dengan kamu??". tanya yoshua sembari menyalam Yana


"Baik juga,, mereka ini teman baru kamu yaaa??". tanya Yana kembali sambil melihat dan menunjuk Ade dan Yuyun yang sedang serius menonton acara CP yang sudah hampir berakhir


"Nngk kok yan mereka berdua ini sepupu aku yang sengaja aku ajak juga kesini karrna mereka merasa bosen di rumah". jawab Yoshua sambil tersenyum


"haiii kak,,,, nama ku ade,, dan ini yuyun saudara aku". lanjut ade sembari memperkenalkan diri pada Yana yang tampaknya ingin kenalan sama mereka


"haii,, aku Yana ,, teman SMA nya Yoshua". jawab yana sembari senyum dan mengulurkan tangannya untuk menyalam mereka


Setelah mereka berbincang-bincang, tanpa disadari acara pertemuan CP pun berakhir jua sekitar pukul 18.00 wib, semua yang hadir mulai beanjak meninggalkan kursi dan tempat itu. Termasuk Yana dan Rizal juga pergi meninggalkan tempat itu, ketika Rizal diperjalanan menuju pulang kerumah, dengan menaiki mobil pribadi dan sopir pribadi yang sudah disiapkan bu Novi. Dalam perjalanan menuju rumah Rizal, tidak sengaja ia melihat Yana berdiri di sebuah halte yang tampaknya seperti menunggu seseorang. Rizal menyuruh pak sopir untuk berhenti dan meminggirkam mobil ke arah yana.


"heii, ngapain kamu berdiri disitu??". tanya rizal sambil menatap yana dengan muka datarnya


"ehh,,, kak rizal, iyaa kak aku lagi nunggu Ayah untuk menjemput aku". jawab yana dengan wajah yang sedikit masih merasa kesal atas tingkah rizal tadi siang


"yaudah,, pulang bareng aja yokk kebetulan perjalanan kita searah juga". ajak Rizal sambil menatap Yana dengan muka datar nya


"nggk usahh kak,, makasih sebelumnya, aku nunggu papa aja ,, bentar lagi pasti udah nyampe kok". sambung yana sambil memalingkan wajahnya tanpa melihat wajah rizal


"yasudahhh klo kamu nggk mau". ucap rizal dan langsung menutup kaca mobilnya dan menyuruh pak sopir untuk kembali melaju


Dengan perasaan yang semakin kesal, yana pun melemparkan tatapn terakhirnya pada mobil Rizal yang sudah melaju itu.

__ADS_1


Sesampainya dirumah Rizal pun langsung memberi salam dan masuk ke Rumah, ia langsung menuju ke kamar dan hendak membersihkan badannya yang sudah terasa sangat gerah dan lengket. Setelah selesai mandi, rizal berjalan menuju meja makan karena sudah sangat lapar. Mama Novi dan papa indra tidak ada di rumah karena lagi pergi arisan ke rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah Rizal. yang ada dirumah hanyalah bi Surti yang usianya sekita (50 tahunan) yang tidak lain adalah pembantu di rumah Rizal.


"Ehhhh,,, adennn udahh pulang,,, sebentar yaa den, bibi siapkan makanan dulu". kata bi surti sambil bergegas untuk menyiapkan makanan untuk Rizal


"iyaa bii,, nggk usahh Rizal bisa ambil sendiri kok, nggk usah repot-repot bii". sambung Rizal sembari senyum dan menghentikan bi surti


Rizal sangat menyayangi bi surti karena dari kecil bi surti lah yang mengurus rizal.


"tapii denn, ini kan udah tugas bibi untuk menyiapkan makanan buat aden". sambung bi surti sambil menatap Rizal


"gpp kok bii,, bibi isrirahat aja karena udah malam juga, bibi nggk boleh terlalu capek nanti bib sakit loh". ucap Rizal sambil menatap muka bi surti yang hampir sudah berkaca-kaca mendengar perkataan rizal tersebut.


"iyaaa dennn,,, makasihh yaa , den Rizal udah sayang banget sama bibi, bibi juga sayang sama adenn". ucap bi surti sambil memeluk Rizal


"sama-sama bii".balas rizal,,, sambil memeluk bii surti


*******


Setelah selesai makan malam, Rizal kembali masuk ke kamar nya untuk menyelesaikan tugas kuliahnya.


*****


Pagi telah tiba, jam menunjukkan pukul 05.30wib, Rizal pun bangun dari tidur dan segera membereskan tempat tidurnya, dan seperti kebiasaannya, setelah bangun pagi, rizal pergi menuju taman yang ada di samping rumahnya untuk mendapatkan udara segarr. Hari ini rizal tidak ada matakuliah, ia hanya ada jadwal menghadiri pelantikan CP yang diadakan pukul 10.00wib. Sembari menatap ke arah taman yang sangat banyak tumbuh-tumhuhan dan bunga, tanpa disadri bu novi datang menghampiri Rizal.


"selamat pagi sayang,, kok cepat banget bangun nak, masih jam segini udah langsung keluar aja". tanya bu novi sambil melingkarkan sebelah tangannya ke pinggal rizal


"ehhh mama,, pagii mama, iyaa maa,, karna rizl mau siap-siap juga, kan nanti ada pelantikan CP ma jam 10.00". balas rizal sambil merangkul mama novi dengan sebelah tangannya


" ohh iyaa mama hampir lupa nak, ya sudah kamu mandi aja dulu biar langsung sarapan, papa juga udaj mau berangkat kerjaa tuh". sambung bu novi sambil berjalan ke dalam rumah


"iyaaa maaa "

__ADS_1


******


Jam menunjukkan pukul 09.30wib, Rizal pun sudah bersiap-siap untuk menghadiri acara pelntikan CP. Rizal keluar dari kamar dan langsung bergegas pamit pada mama novi.


"Maaa,, Rizal berangkat yaa maa biar nggk telat nanti nyampe disana". ucap rizal sambil memasangkan jam tangannya


"iyaaa sayang,, hati-hati ya nak... biar sopir aja yang ngantar kamu". sahut bu novi sambil mengusap pundak Rizal


"baik maa". sambung rizal sambil menyalam dan mencium tangan bu novi


Rizal pun berangkat menuju acara pelantikan CP tersebut sesampainya disana, rizal langsung turun dari mobil dan menuyuruh sopirnya pulang.


*****


"Zalll... kamu baru sampai yaaa?" tanya Roni yang meruapan salah satu teman akrab Rizal


"ehh iyaa ron, kamu dari mana?? baru nyampe juga?". tanya rizal sambil berjalan mendekati roni


"nggk zal, aku udah dari tadi kok". sambung rian sambil berjalan menuju ruang pelantikan CP bersama rizal


"oohh,, gituu"


****


terlihat dari arah belakang, Yana dengan semangat dan ceria berlari menuju ruang pelantikan tersebut tanpa menghiraukan rizal dan roni yang sedang berjalan di depannya.


Sesampainya di dalam ruangan, tidak lama lagi akhirnya acara yang ditunggu-tunggu pun mulai dan tanpa sepengetahuan rizal dan yana ternaya mereka satu partner. Mc memulai acara dan memberikan sepatah dua patag kata setelah itu semua anggota CP dipersilahkan naik ke atas panggung untuk di lantik dan memberitahukan siapa-siapa saja yang jadi satu partner.


tiba saatnya untuk rizal dan yana dipanggilkan dan dijadikan satu partner di bidang litbang(penelitian dan pengembangan).


"saat ini kita akan panggilkan pengurus terakhir yang bertugas di bagian penelitian dan pengembangan Rizal dan Yana". semua audience bertepuk tangan dan menatap rizal yang sangat tampan dan gagah

__ADS_1


"haaa????? aku satu partner sama diaaa?? yang sombong nya minta ampun ituuu???". ucap Yana dengan tidk sadarrr hingga dia ternganga dan mata nya melotot pada rizal dengan pandangan sinis dan tidak suka


Sedangkan Rizal yang orangnya cuek dan dingin, dia tidak bicara apa-apa apalagi heran. Dia maju menuju panggung dengan santainya dan sesekali melemparkan senyum manisnya pada semua yg hadir di tempat itu dan membuat kaum hawa semakin tergoda melihat Rizal bahkan ada satu wanita yang cinta mati sama Rizal, ia sangat mencintai rizal bahkan dia tidak membiarkan ada perempuan lain yang dekat dengan rizal kecuali dia bahkan dia sangat berharap nantinya bisa memiliki rizal namanya adalah angel.


__ADS_2