Pekerjaanku Ad/ Pelakor Berhati Malaikat

Pekerjaanku Ad/ Pelakor Berhati Malaikat
22.


__ADS_3

Setelah Zoka memutuskan hubungannya dengan Sonya, pria itu memutuskan untuk pergi ke luar negeri meninjau hotel yang ia dirikan di sana.


Masih sementara berbicara dengan manajer hotel yang bertanggung jawab di luar negeri, pria itu kemudian mendapat sebuah pesan singkat dari ibunya yang mengatakan bahwa ayahnya masuk rumah sakit.


Sangat terkejut, maka pria itu kemudian mempercepat pekerjaannya di luar negeri lalu dia segera kembali untuk menemui ayahnya yang masuk rumah sakit.


"Sayang," ucap Ibu Zoka yang bernama melodi.


Zoka yang langsung mendekati Ibunya dan memeluk perempuan itu lalu mereka kemudian mendekat ke arah ranjang Ayah Zoka dan melihat pria yang terbaring lemah itu.


"Ayah,," ucap Zoka memegang tangan ayahnya dan sang ayah yang melihat kedatangan putranya kemudian tersenyum pada pria itu.


"Ayah baik-baik saja, dokter mengatakan bahwa mungkin sekitar 3 hari lagi Ayah sudah bisa keluar dari rumah sakit." Ucap pria bernama Dominic.


Mendengar itu, maka Zoka merasa lega dan dia duduk di samping ayahnya sambil berkata, "aku akan di sini menemani Ayah sampai ayah keluar dari rumah sakit."

__ADS_1


Dominic menganggukkan kepalanya, "Aku senang memiliki Putra sepertimu, Tapi saat ini ayah dan ibumu sudah tua begini, jadi ayah berharap kau mau mengabulkan satu permintaan kami yaitu memberi kami seorang cucu. Kalau kau kesulitan mencari perempuan, kau bisa membicarakannya pada kami biar kami mencarikan perempuan yang sesuai dengan standar keluarga kita." Ucap Dominic yang sangat mengharapkan pria itu segera menikah tetapi dari penyelidikan pengawal nya, bahwa pria itu tak pernah dekat dengan wanita.


Hal itu membuatnya sangat cemas Jika saja sampai tua nanti putranya mungkin tidak akan pernah menikah hingga keturunan keluarga mereka tak akan bisa diteruskan.


Sementara dia juga, sejak beberapa tahun yang lalu telah dikatakan mandul karena mengalami sebuah kecelakaan.


Apalagi sekarang, miliknya telah hilang, jadi tak ada lagi yang bisa ia lakukan untuk mendapatkan keturunan lain selain satu-satunya putranya yaitu Zoka.


Zoka terdiam beberapa saat lalu pria itu berkata, "Ayah,, jangan memikirkan hal lain dulu, pokoknya yang terpenting sekarang ialah kesehatan Ayah. Hal-hal lain bisa kita bicarakan setelah ayah pulih."


"Sudah," sela melodi yang tahu bahwa kedua orang itu tidak akan bisa berbicara baik-baik dan setiap kali membicarakan masalah pernikahan maka keduanya akan berakhir berantem, "benar kata Putra kita, masalah ini bisa dibahas nanti lagi. Sekarang Zoka, pergilah temui dokter Andika dan tanyakan padanya tentang ini," ucap Dominic menyerahkan sebuah obat di dalam plastik.


"Apa ini bu?" Tanya Zoka.


"Itu adalah obat yang terakhir kali dikonsumsi oleh ayahmu sebelum dia masuk rumah sakit. Mungkin saja akan ada petunjuk di sana. Ibu baru mendapatkannya tadi ketika ibu berangkat lagi kemari untuk menemani ayahmu." Ucap melodi langsung diangguki oleh Zoka untuk melaksanakan perintah ibunya.

__ADS_1


Ketika dia berjalan di koridor dia tak sengaja ditabrak oleh seseorang hingga membuat barang-barang yang dibawa oleh orang itu berhamburan di lantai.


"Ahh maaf," ucap perempuan itu tanpa menoleh pada Zoka langsung memungut obat-obatan yang jatuh di lantai dan untungnya obat-obat itu dikemas dalam plastik hingga tidak menjadi kotor.


"Apa yang kau lakukan di rumah sakit?" Tanya Zoka sambil membantu perempuan itu hingga membuat Sonya kemudian mengangkat wajahnya dan terkejut menatap pria di depannya.


"Ahh, tidak apa-apa, aku pergi dulu," ucap Sonya buru-buru pergi meninggalkan Zoka.


Sementara saat itu, Zoka menyadari bahwa obat yang ada di tangannya telah berubah dan obat yang seharusnya ia bawa untuk bertemu dengan dokter Andika kini telah dibawa oleh Sonya.


Maka dengan cepat pria itu mengikuti Sonya untuk mengambil kembali obatnya, tetapi karena Sonya tidak ingin lagi bertemu dengan Zoka, maka perempuan itu berlari dengan cepat hingga membuat Zoka harus mempercepat langkahnya mengikuti perempuan itu.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2