
Gunung bunga mawar di salah satu tanah
Pasundan ,pernah berdiri salah
satu sekta yang beraliran gelap terbesar di dunia
Persilatan 60 tahun yang lalu mengubah gunung yang
Dulunya di penuhi bunga mawar bertebaran sekarang
Menjadi gersang dan tandus .
Selama puluhan tahun terakhir tanah ini
terabaikan bahkan berganti nama menjadi
tanah kematian karena begitu banyak jasat yang
Terkubur di tempat ini.
Setelah sekian lama tidak berpenghuni ,
Hari dimana gunung menjadi tempat
pertempuran besar lainya. Terlihat di bawah
Langit yg gelap rintik hujan yang mengkuit darah
Bertumpahan, seseorang peria muda sedang di kepung
Oleh puluhan orang lain.
"Senior wan, serahkan pusaka batu bandar bumi suci itu
Maka Kami membiarkan kamu tetap hidup."
"Senior tinju batu ,hay bung jangan keras kepala
,Kau takan menang melawan kami semua di tempat ini."
"Ridwan! kau pikir dengan pusaka itu
bisa berbuat semaunya sesukamu?
Jika kau tak menurut aku akan menuntut
Balas atas sekta-sekta yang telah kau hancurkan!"
"Satu demi satu orang berusaha membujuk peria muda itu
Di hadapan mereka,semua orang sadar bahwa meski
Mereka memiliki jumlah yang banyak tetapi mereka akan
Menelan banyak korban jiwa jika pertempulan itu berlangsung."
"Peria mudah itu tertawa terbahak bahak mendengarkan
Sebuah perkatan tersebut, namanya Ridwan yang juga
di kenal pendekar tinju batu .biar pun terliat sekilas
umur 25 an tahunan tetapi sebenarnya umurnya 90 tahun.
"Andaikan saja aku memiliki waktu 3 tahun ....tidak 1 tahun saja
Aku takan kesuliat untuk lolos dari kumpulan sampah ini"
"Semua orang yang berkumpul di temat ini semua dengan ilmu
Bela diri tingkat tingi dari seketa cahaya dan gelap tidak sediki yang
Kepala dan wakil seketa untuk memperebutkan pusaka
Batu bandar bumi suci tersebut."
"Pertemuran pun berlangsung sengit dan" ridwan "sambil mengelakan napas
Mengingat waktu awal era kekacawan terja ketika munculnya pusaka -pusaka di mulai
__ADS_1
70 tahun yang lalu yang menggemparkan dunia seni beladiri"
"Begitu banyak orang bergunaran seperti daun pohon yang di musim gugur
Diera kekacawan ini dan di saat yang sama bermuncula berbakat -bakat yang
Dinamakan pahlawan atau pun penjahat besar tetapi ridwan bukan salah satunya"
"Ridwan menglakan nafasnya karena diya tau karena dia tidak mungkin keluar dari
Ini hidup-hidup meskiun sekelompok orang melihat sang pendeka tinju batu memejamkan
Mata tetapi tidak ada yg berani mencoba kekali pun menyerangnya"
"Satu demi satu kenangan terlintas di pikiranya ,Ridwan sebenarnya
Adalah orang biasa yang berasal dari keluaga sedalerhana.suatu hari
Desanya di serang perampok ketila iya masih berusia 7 tahun dan ia di tangkap
Dan akan di jual sebagai budak tetapi iya behasil lolos dan lari kehutan
Untuk Bertahan hidup sampai suatu hari dia bertemu ,seseorang yang
Merubah hidupnya.mempertemukanya dengan gurunya yang membawanya
masuk dalam dunia beladiri."
"Iya memiliki bakat yang bagus dalam dunia bela diri dia tetap
Sayang iya enggan untuk mempelajari seni bela diri karna trouma yg ia alami
Waktu kecil dan dia lebih suka dengan sarjana .gurunya tidak pernah memaksa
Dan membiarkan apa pilihannya ."
"Ridwan sudah di angap anak sendiri oleh gurunya hinga suatu
Hari ketika .Ridwan beranjak umur 15 tahun guru meningal dikarenakan
Penyakit yang telah lama di derita gurunya .hinga ridwan menyadari
Era kekacawan di mulai dan seketa tempat Ridwan bernaung
Menjadi salah satu di awal era kekacauan sekta yang binasa."
Bersambung.....
__ADS_1
__ADS_1