Pendekar Tanah Pasundan

Pendekar Tanah Pasundan
Kehidupan baru


__ADS_3

Setelah semua  orang pergi sun lin bermeditasi  didalam kamarnya .karena di dunia ini yang kuat lah yang di hormati dan yang lemah  harus terima di tindas.


"Sepertinya tubuh ini memang sampah ..(sambil melihat aura di tangannya(


tapi sekarang takan  membuat tragedi itu ter ulang. Tenang saja.  sekarang  kau adalah aku ,aku adalah kau  aku tak akan membiarkan mu tertindas kembali."


Sambil mengengamkan tangan "hanyalah orang kuat yang akan di hormati aku tau itu .dalam  hati berkata (aku sudah sangat mengerti aturan dunia ini)"


"Selain bakat yang melebihi seseorang .harus memiliki hati yang teguh ...dan tekat yang kuat ."


Lalu dalam hati berkata" diriku yang dulu sangat lemah sekarang berbeda dengan diriku yang sekarang . hidup masa lalu ku memberi  banyak pengalaman ,aku akan bisa mempelajari isi dalam  batu bandar bumi suci"


Seketika ia  merasa kan  bahwa hawa dari dirinya yang dulu menyatu dalam dirinya saat dia meditasi  "apakah ini bisa menyatu? Mari kita coba "(sambil tersenyum tipis)


Setelah sekian lama akhirnya bisa menyatu kan hawa jiwa itu dengan senang ia berkata


"Jadi ini jiwa unik ku sekarang sekarang akan ku beri nama   jiwa  lembah Kematian"

__ADS_1


Setelah itu ia pun keluar dari ruangannya sun lin  melihat   tempat pelatihan yang dulu sering buat pelatihan .


"Oh ...ini temat pelatihan yang sering  dulu aku buat latihan.... Ayo mari kita coba  lihat kekuatan ini menikat seberapa "


"Jurus tebasan bulan sabit "(tiba -tiba batu di tempat pelatihan itu hancur berkeping-keping) "lumayan ilmu ku menikat dua kali lipat  dari diri ku yang dulu"


Seketika itu  kakaknya menghampiri  di tempat pelatihan.


Mau lin bertanya "dik apakah kau sudah sembuh ?"(sambil cemas)


"Dik kau tak perlu tampak kuat di hadapan kakakmu ini kakak sangat  cemas"


"Sambil tersipu malu karena ia  sudah lama tidak merasakan hangatnya keluar berkata "kakak tenang saja aku akan menjadi kua, ngomong ngomong kenapa kakak kesini."


"Oh soal itu aku hampir lupa bahwa hehehe kita di pangil oleh ayah .ayo mari kita pergi temu ayah"


"Baik kakak"

__ADS_1


Ayah sun lin adalah sang lin  ketua dari  kediaman ibu kota  bulan purnama


Mereka pun berjalan menuju ke ruangan keluarga dan berbicara selayaknya keluarga walaupun  sun lin agak  canggung  mereka pun masuk keruangan  ayah .


"Ayah kami sudah datang" (sambil mengetuk ruangan)


"Ya kalian masuk lah kemari"


Sun lin berkata "ayah apa kabar mu"


"Nak apakah kau  sudah sembuh "(sabil khawatir)


"Iya ayah aku sudah sembuh total,ayah tak perlu cemas ayah sudah lihat sendiri kan"


"Nak tak ku kira kau  akan sembuh secepat ini melihat luka mu sungguh sangat parah siapa yang berani  melakukan hal itu nak , apakah mereka dari keluarga han . serangannya sudah begitu berat kau jelas jelas saran embuk bagi mereka"


"Ayah biarkan aku yg mengurus uruasan ini .ayah tak perlu cemas dan kakak janganlah ikut ikut "(SAMBIL BICARA TEGAS)

__ADS_1


__ADS_2