Pendekar Tanah Pasundan

Pendekar Tanah Pasundan
Episode 25


__ADS_3

Setelah sun lin selesai ia pun kembali ke sekta dengan ayu di sore hari yang cerah itu


"Oke kak mari kita berpisah di sini"


"Hm ... Baiklah kau harus hati-hati .sampai jumpa lagi."


Setelah mereka berpisah sun lin pun pergi ke pembuatan senjata . Untuk mengambil jarum batu hitam yang ia pesan di dekat sekta.


Setelah berbicara cukup lama sun lin pun kembali keruangan temat iya berlatih


" Saatnya bahan obat sudah siap jarum hitam pun sudah ada baik lah mari kita mulai kumakan dulu obat nya ( sambi menusuk jarum ke merdia sarapnya ) " dalam batin sungguh sungguh menyakitikan benar-benar pelatihan neraka aku tidak boleh teriak sambil menusukan 10 dari 13 medianya (mata dan tubuh terlihat seperti


terbakar kesakitan) tidak aku tidak boleh gagal sambil menacapkan jarum tersebut hampir ke jarum 13 (tidak otak ku terasa hampir pecah aku sambil teriak ahhhh ..tidak . Sambil. Menancapkan jarum yang tiga belasnya.) Tiba -tiba iya langsung pingsan.


Keesokan harinya sun lin terbangun ."untung saja aku berhasil dalam detik detik terakhir jika gagal mungkin aku akan cacat selamanya."


"Baiklah mari keluar kita pergi perpustakaan ada hal menarik apa disana "


Sun lin pun pergi ke perpustakaan


"Hormat senior. Namaku sun lin tujuanku kesini adalah untuk meminjam buku seni bela diri"

__ADS_1


"Oh .... kekuatan level bumi awal kau boleh meminjam maksimal 2 buku di lantai dua .kalau sudah menemukan beritahu aku."


Dalam hati sun lin apa aku tidak bisa mengetahui tingkatnya tak kukira ada orang hebat di dalam sekta pedang bulan ini"


Sun lin pun berjalan menuju lantai dua perpustakaan sekta pedang bulan


"Kenapa aku tidak menentukan sesuatu yang menarik . Hanya ada jurus tingkat rendah . Lebih baik aku cari pakai kekuatan batin"


"Apa disana ada yang menarik mari kita liat apa yang menarik di sana .apa jurus penyabut pedang kenapa ada di dunia ini di kehidupanku yang aku menemukan barisan isi panduan dari 5 lembar awal sampai akhir aku tak menyangka barias awalnya ada di sini." (Dalam batin aku tak sabar untuk berlatih ilmu ini akan menjadi tingkat tertinggi) .


Sun lin pun langsung keluar menemui senior


"Nak Apakah kau tidak salah ?apakah kamu mau berlatih ilmu pedang.kau orang yang pertama yang melatih buku ini.jurus cabut pedang jika kau latih dengan sampai tingat tinggi sampai kau bisa mengembangkan jurus tersebut. Tapi kalau gagal satu kali mungkin nyawamu mungkin melayang.apa kau pertimbangankan "


"Tak kusangka pernglihatkanmu sungguh tajam .Baiklah pedang ini mata dua ini sangat dari cocok dengan mu kan ku serahkan padamu"


"Hm?"


"Tidak usah berterima kasih aku tak sanggup menerimanya kau sana pergilah berlatih..""


"Ya.... Terimakasih atas petunjuk guru.aku akan mengunakan pedang ini dengan baik"

__ADS_1


Dalam batin guru tua penjara perpustakaan sunguh aku tidak pernah menyangka akan menemukan seseorang bocah yang seperti menarik ini.. potensi kemampuannya sunguh besar. Ia pun sungguh sopan bocah sepertinya sungguh langka.


Lalu setelah itu aun lin pun melanjutkan pelatihannya di lembah bulan (sambi memakai topeng) dan ia melihat berapa master dari sekat berkumpul di panggung area hidup dan mati.


"Entah ada angin apa ini .setelah pendekar bertopeng itu pergi tempat ini menjadi ramai pendekar bela diri hebat."


"Bodoh kau .! liat tetua datang dengan membawa muridnya"


"Tertua? Tertua datang ke panggung hidup dan mati untuk apa."


"Tapi paling penting Lihatlah murid yang mengikuti ketua mereka bukanlah mereka murit terkenal di sekta pedang bulan."


"Ikshan bukankah iya baru saja menembus peringatan langit dan bisa mengalahkan murid sekta dalam lalu iya masuk ke sekta dalam"


"Ada lagi ."


"Murid terkuat lagi itu elang gunung dan ada lagi saputra mereka rumor mengatakan bahwa mereka sebading dengan tetua.


Tetua Bondowoso pun berkata sambil melihat orang yang menaiki elang menuju ke arahnya.


"Akhirnya mereka sampai juga. Ramai sekali di sini ya."

__ADS_1


Tiba -tiba mereka pun sampai disana dan elang itu pun turun yang di naiki oleh ketua muda topan yang dan seorang anak perempuan cindi lin.


__ADS_2