Pendekar Tanah Pasundan

Pendekar Tanah Pasundan
Pertemuan dengan penguasa ratu pulau angin


__ADS_3

"guru pernah bilang bahwa  berhati- hati lah dengan tiga orang satu gadis cantik ,  dua hewan mesterius ,ketiga adalah orang tua di dalam dunia bela diri,karena di dunia banyak para bela diri mati muda.... Hari ini aku benar-benar menyaksikan nya kata( seseorang dengan berdecak kagum)"


Tiba tiba para pendekar dan Ridwa  langsung memandang ketempat sumber suara tersebut dan menemukan seseorang pemuda di atas gunung kematian dia masih muda orang -orang langsung mengenal   dia adalah pemuda berbakat di genenerasinya namanya adalah roy han dari sekta  lembah pedang seribu termasuk dari10  sekta terbesar.


"Pemuda itu melihat  meliat ke bawah kaki gunung kematian  yang kini di penuhi jasat jasat para pendekar tingkat tinggi ia pun sadar ia walaupun ia berbakat tapi iya takan bisa melakukan apa yang ridwan lakukan"


"Jangan salah paham aku datang kesini medengar bahwa ratu penguasa bulau  angin akan datang. Rumor mengatakan bahwa kecantikan yang tercantik di dunia persilatan.bukan kah itu kesematan langka"(tanya roy han dengan senyum  )


Mendengar apa yang roy han semua pendekar merubah raut wajahnya termasuk dengan ridwan ke sekitika itu ridwan melihat ke arah matahari tengelam melihat seorang gadis  yang menghapirinya dengan cepat  melayang ke arah nya .ridwan tau yang di gunakan gadis itu adalah ilmu tingkat tinggi yang hanya. Berapa orang yang bisa melakukan itu bahkan bisa  dihitung jari

__ADS_1


Akhirnya ratu penguasa pulau angin pun sampai di pulau itu.orang orang berdecak kagum melihat kecantikannya sesuai dengan legend tetapi semua orang tidak ada yg  berani melihatnya kecuali roy han pun tertawa lepas dan penuh ke sombong.


Sebelum pengeuasa ratu .memasang muka dingin sambi melambain tangan nya. pemuda itu pun ter pental dan tubuh tersayat sayat  ,oleh angin yang di hempasan penguasa ratu nafas nya berhenti seketika  sebelum menyentuh tanah.


Semua  pendekar pun berdecak takut bahkan ada yg lari meninggalkan pulau itu para pendekar  bahkan tidak berani mengabil nafas .


"Ridwan pun tertawa kecil melihat pemuda itu memang paling berbakat di generasi nya tetapi  penguasa ratu adalah umurnya sepantaran dengan dirinya ."


"Dalam 3 tarikan nafas siapa yang tidak pergi dari pulau ini akan tingal di pulau ini selamanya .... Perkatan  penguasa dengan pelan"

__ADS_1


Belum perkata itu semua pendekar lari menjauhi pulau tersebut ter tingal Ridwan dan penguasa pulau.


"Tante..."


"Aku belum menikah"penguasa kota menepis pembicaran ridwan


"Aku sampai kesedak  ada ingin tau alasan apa yang membuat nona datang kemari"


"Aku hanya inginembatu orang yang berasal dari generasi yang sama dengan ku tetapi seperti aku terlambat."(sambil mengelengkan kepala)

__ADS_1


"Nona.... terimakasih atas semua  niat baik mu bila ada kehidupan aku akan membalas nya kata ridwan"


__ADS_2