
"Jika dipikir -pikir semuanya terasa benar-benar sangat aneh."batin ridwan sambil mengelengkan kepalanya.
"Ridwan menjadi salah satu yang sedikit selamat dalam bencana kehancuran sektanya.dengan niat balas dendam yang tertanam pada dirinya,ridwan menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk mempelajari seni bela diri.dan pada akhirnya ridwan tidak pernah mendapatkan apa yg mudah bagi kebanyakan orang seperti cinta,lamun wajah seseorang tiba-tiba muncul pada saat dirinya mengingatnya."
"Sambil tersenyum tipis kalau dipikir-pikir aku bahkan belem penah menengam tangan gadis dengan penuh cinta...."ridwan tiba -tiba merasa ingin merasa menangis tetapi tidak bisa melakuan di hadapan banyak pendekar ini."
"saat berusia umur 70 ridwan merasa mengghabiskan hidup yang sia sia,meskipun memiliki pencapaian yang tinggi dalam seni bela diri selama 50 terakhir tapi semua sia sia karena pada akhirnya iya tak bisa balas dendam ."
"tidak pernah terduga ridwan akan cuku beruntung menemukan batu bandar bumi suci .batu itu bukan hanya membuat pelatih meningkat pesat mala h membuat ia menjadi muda kembali."
"memang benar dia pernah bertemu pendekar hebat dan dan terlihat muda dengan ilmu teingkat tinggi dan tidak pernah terfikir kan olehnya akan jadi salah satu dari nya"
__ADS_1
"ridwan pergi ke pengasingan selama 10 tahun untuk mempelajari pusaka batu yang terkandung dalam terebut dan sebelum muncul kembali untuk balas dendam ,kemampuan tinjunya membuat ia terkenal dengan sangat cepat di kalangan senimn bela diri .membuat para seniman bela diri bertanya -tanya dari mana dia mendapat kan ilmu itu dan dia di nobatkan sebagai pendekar tinju batu terkuat di dunia seniman beladiri."
"tetapi banyak orang menyelidik dan menemukan rahasia bahwa ridwan memilik batu bandar bumi suci tersebut ."
"semua ini membawa ridwan ke situasa tersebut .pendekar tinju batu itu pun membukak matanya dan menatap pendekar dihadapannya"
"hari ini langit dan bumi akan menjadi saksi tertumpa darah di gunung ini...ia pun ridwan seketika mengeluarkan batu tersebut dari dalam tubuh nya.seketia semua pendekar beraksi untuk memperebutkan batu tersebut karena dari bancaran auranya terlihat asli. Tetapi seketika itu langsung di hancurkan oleh ridwan berkeping keping dengan pululanya."
"hay bung apa kau gila"
"apa yang kau lakukan ba**at"
__ADS_1
"Walaupun batu itu memiliki kekuatan yang kuat tetapi ridwan memilik ilmu untuk memahami menghancurkan pusaka tersebut. Tetapi energi merah yang memancarkan meleburkan pusaka tersebut ."
"semua pendekar menarik senjata mereka semua menjadi murka karena tindakan yang dilakukan itu. ridwan pun tertawa dengan sangat keras menanggapi mereka dengan bahagia."
"kali ingin mendapatkan pusaka tersebut? tidak akan ku biarkan Walaupun dalam mimpi !."selesai perkatan tersebut ridwan pun langsung menyeranng pendekar tersebut pertarungan berdarah tersebu membasahi gunung tanah kematian dengan darah para pendekar."
"pendekar pun tidak ambil dia melihat ridwan dan pendekar lainya berguguran mereka hampir menyerang secara bersamaan dengan pertempuran yang sangat sengit .ridwan tidak sedikit pun gentar melihat tubuhnya mulai tergores , gores demi gores ridwan malah tersenyum ."
"petarung pun serlalu setengah hari belalu dengan cepat .para pendekar pun berlari menjauh dan merasakan hawa ketakutan para pendekar terhadap ridwan "
"kondisi ridwan semakin buruk melihat lengan nya sudah terpotong dan sayatan luka semakin parah iya masih bisa berdiri tegak helaian nafasya semakin berat dan ia terliah masih bisa membunuh berapa seniman bela diri."
__ADS_1