
Yang bisa Ridwan lakukan adalah disaat saat terakhir hidupnya hanya tersenyum senang karena masih ada orang yang mau menolong ku dan ia pun akhirnya mengbuskan nafas ter akhirnya.
Sang ratu pengasuh pulau angin pun tersadar bahwa Ridwa telah meningal .ratu sangat kagum melihat kematian ridwan dengan berdiri tegak .ia pun mengingat apa yang di katakan kakek nya dulu bahwa pendekar bela diri sejati lah yang meningal berdiri dengan tegak Walaupun badan bercucuran darah dan golesan luka .
"Awalnya aku tak percaya karna kakek ku pun meningal di atas ranjang tetap setelah melihat ini semua aku percaya kau memang pendekar sejati"
Sambil melepaskan gelang yang ia pakai sang ratu pun memasangkanya kepada ridwan sebagai rasa hormat terakhirnya .
Gelang tersebut adalah pusaka peningalan pulau angin yaitu gelang perubah takdir .karena sang penguasa tidak tau apa rahasia dari gelang tersebut ia memberikan pada ridwan .
Sang ratu penguasa pun menyegel seluruh daerah temat ridwan meningal lalu sekali menundukan kepalanya dan pergi dari pulau itu....
Lalu ketika penguasa ratu pergi tanpa di sadari tubuh ridwan mengeluarkan cahaya dari gelang tersebut..
__ADS_1
Sesuatu yang Ridwan tidak pernah sadari sesuatu yang mengubah takdir nya.....
"Terasa dalam tubuh rasa sakit yang perlahan hilang dari ingatannya dan kegelapan yang menyelimutinya"
"Guru murid ini akan menyusulmu....."
"Maaf kan aku guru..."
"Apakah itu pintu..."
Kenapa tiba tiba kepalaku terasa sakit kembali (walaupun tidak sesakit tadi tetapi ini benar terasa sakit)
Tiba tiba ridwan terlahir kembali di dunia lain yang ia tak kenali sebagai anak dari penguasa kota kecil bulan purnama di tanah Pasundan
__ADS_1
"Apa apakah ini alam baka"(sambil bingung apa yang sedang terjadi)
"Ternyata aku masih hidup di dunia lain"
Tiba -tiba semuanya ingatan itu masuk kedalam pikirannya . Iya pun menangis dengan histeris satu hari penuh karena itu semua pelayan menjadi takut .dan akhirnya ia bisa tenang dan mengigat apa yang terus pada tubuh baru ini. Ia mengingat bahwa nama barunya adalah sun lin dari tiga bersaudara dia adalah bungsu dari keluarga itu .
Kakaknya Man lin kakak pertama dan mau lin kakak keduanya kehidupan yang barunya berlari mendengar bahwa adik ketiga tiba tiba menangis histeris dan menuju kamar sun lin
Man lin berkata "sun lin ada apa biasa kau ceritakan padaku apa yang terjadi pada mu kenapa kau menangis histeris?"
Sun lin"tidak apa apa kak aku hanya bermimpi buruk saja"
Man lin" tidak kau dipukuli siapa sampai kau babak belur seperti ini cepat beri tau kakak?" (Sambil cemas )
__ADS_1
Sun lin"tidak apa kakak adik mu hanya luka kecil,biara nanti aku yang mengurusnya"
Mau lin" man lin tenang lah adik kita sudah besar"( sambil mengelus kepala sun lin)