Pendekar Tanah Pasundan

Pendekar Tanah Pasundan
Pendekar sejati


__ADS_3

Yang bisa  Ridwan  lakukan adalah disaat saat terakhir hidupnya hanya tersenyum senang karena masih ada orang yang mau menolong ku dan ia pun akhirnya mengbuskan  nafas ter akhirnya.


Sang ratu   pengasuh pulau  angin pun tersadar bahwa  Ridwa telah meningal .ratu sangat kagum melihat kematian  ridwan dengan berdiri  tegak  .ia pun mengingat apa yang di katakan kakek nya dulu bahwa pendekar bela diri  sejati lah yang meningal berdiri dengan tegak Walaupun badan  bercucuran darah dan golesan luka .


"Awalnya aku tak percaya karna kakek ku pun meningal di atas ranjang tetap setelah melihat  ini semua aku percaya kau memang pendekar sejati"


Sambil melepaskan gelang yang ia pakai sang ratu pun memasangkanya kepada ridwan  sebagai rasa hormat terakhirnya .


Gelang tersebut adalah pusaka peningalan pulau angin   yaitu gelang perubah takdir .karena sang penguasa tidak tau apa rahasia dari gelang tersebut ia memberikan pada ridwan .


Sang ratu penguasa pun menyegel seluruh  daerah temat ridwan meningal  lalu sekali menundukan kepalanya dan pergi dari pulau itu....


Lalu ketika penguasa ratu pergi tanpa di sadari  tubuh ridwan mengeluarkan cahaya dari gelang tersebut..

__ADS_1


Sesuatu yang Ridwan tidak pernah sadari  sesuatu yang mengubah takdir nya.....


"Terasa dalam tubuh  rasa sakit yang perlahan hilang dari ingatannya dan kegelapan yang menyelimutinya"


"Guru murid ini akan menyusulmu....."


"Maaf kan aku guru..."


"Apakah itu pintu..."


Kenapa tiba tiba  kepalaku terasa sakit kembali (walaupun tidak sesakit tadi  tetapi ini benar terasa sakit)


Tiba tiba ridwan terlahir kembali di dunia lain yang ia tak kenali  sebagai anak dari penguasa kota kecil  bulan purnama di tanah Pasundan

__ADS_1


"Apa apakah ini alam baka"(sambil bingung apa yang sedang  terjadi)


"Ternyata aku masih hidup di dunia lain"


Tiba -tiba semuanya ingatan itu masuk kedalam pikirannya  . Iya pun menangis dengan histeris  satu hari penuh karena itu semua pelayan menjadi takut .dan akhirnya ia  bisa tenang dan  mengigat apa yang terus pada tubuh baru ini. Ia mengingat bahwa nama barunya adalah sun lin dari tiga bersaudara dia adalah bungsu dari keluarga itu .


Kakaknya Man lin kakak pertama dan mau lin  kakak keduanya   kehidupan  yang barunya berlari mendengar bahwa adik ketiga tiba tiba menangis histeris dan menuju kamar  sun lin


Man lin berkata "sun lin ada apa biasa kau ceritakan padaku apa yang terjadi pada mu kenapa kau menangis histeris?"


Sun lin"tidak apa apa kak aku hanya  bermimpi buruk  saja"


Man lin" tidak kau dipukuli siapa sampai kau babak belur seperti ini  cepat beri tau kakak?" (Sambil cemas )

__ADS_1


Sun  lin"tidak apa kakak adik mu hanya luka kecil,biara nanti aku yang mengurusnya"


Mau lin" man lin tenang lah adik kita sudah besar"( sambil mengelus kepala sun lin)


__ADS_2