
Rojer berkata "tidak ternyata dapit pun gagal bagaimana ini"
Wijaya berkata " tenang jangan takut mari kita hadapi sama -sama"
Sun lin berkata "tenang lah kalian di sini saja . "
"Tunggu... Apa yang inging kau lakukan"
"liat lebih cepat tinjuku apa cakar serigala itu"(sambil maju dan menyerang terngorokan serigala bayangan sampai tembus )"
"Jurus Tinju batu bandar"
Teman teman pun gemetar merinding melihat apa yang sun lin lakukan mereka seakan akan tidak percaya apa yang terjadi di hadapan mereka.
"Mana mungkin !ini...(sambil gemetar) aku tidak salah lihatkan sun lin membunuh moster hanya dengan tangan kosong dengan satu jurus."
__ADS_1
"Dia benar-benar orang yang menakutkan"
"Sepertinya serigala ini hanya biasa saja "
"Sun lin sepertinya jurusmu itu tadi apa kenapa ada cahaya hitam yang menyelimuti lengan mu"
"Itu hanya jurus tinju yang sudah aku pahami ungsurnya"
"Karena kau yang sudah membunuh moster itu kau lah yang berhak mendapatkan kristal serigala ini "(sambil memberikan kristal itu)
"Tidak bukankah kita sudah sepakat bahwa kita akan membagi rata bukankah itu perjanjian awalnya"
"Tunggu seperti kalian melupakan aku!"
"Kalian berikan setengah dari kristal yang kalian dapatkan bukankah kakakku tau aku pergi dengan kalian.jika kau tak mau mati mengenaskan cepat bopong aku."
__ADS_1
"Sun lin lebih baik kita bagikan saja setengah padanya kakak dapit adalah orang terkuat jajar ke 10 di sekta dan levelnya sudah mencapai bumi awal ."
"Kalau kakakku tau aku sampai kenapa-kenapa kau pastikan kau akan menyesal"
" Oh! terus kenapa." Sun lin sambil pandangan dingin.
"Aku tak pernah membuat salah apa pun padamu kenapa kau menggapku seperti duri dalam daging. Kau inginkan membunuh kami dengan moster yang telah kubunuh . Aku masih diam karnaku pikir kau akan bertobat . ternyata kau ******** tak layak hidup"
"Tolong apapun yan....."(sun lin langsung menebas lehernya dengan pedang)
"Lalu bagaimana ini apa yang akan kila lakukan?"
"Tenang saja jika kalian di tanya jawab saja aku sun lin yang membunuhnya"
__ADS_1