
Ayu tiba -tiba memeluk sun lin yang sedang menjadi mesin pembunuh"
"Kak .. kak sun lin hentikan. Sudah cukup..sadar lah kakak..."(tiba tiba sun lin pun tergeletak pingsan)"
Sun lin pun menggingat ke hidupkan masa lalunya
"Dasar moster.... Kau memang tak pantas hidup....mati saja...."
__ADS_1
Ketika itu wijaya pun bangun dan kaget melihat situasi yang penuh jasat yang tewas dan darah .
"Apa ..kenapa ayu kenapa banyak yang mati di sini dan apa yang terjadi terhadap sun lin"
"kak.. kak.. kakak tadi menolong kita sambil menjagamu ketika pencerahan . Iya sekarang pingsan dan telah membunuh devil" (sambi menangis)
""baiklah mari kita cari tempat aman dulu cerita semua .sini biar aku yang bawa dia ."(sambil membawa membopong tubuh sun lin)
__ADS_1
"Sun lin kau sudah bangun ..dari tadi kau mengigau .minum lah ini dulu aku minta maaf karna ku kau jadi seperti ini "(kata Wijaya)
"Iya kakak kami jadi beban itu kak suatu saat kami akan membantu kakak walaupun harus menaruhkan nyawa"
"Tidak apa tidak usah di pikiran . ngomong aku sudah pingsan berapa lama."
__ADS_1
" 2 hari dan kami menemukan gua ini untuk bersembunyi sambil menunggumu sadar."
"Baiklah aku akan bermeditasi sebentar untuk memulihkan lukaku . Kalian tak perlu kawatir"