
Setelah semua selesai dia terus berjalan menyusuri lembah bulan untuk mengetahui wilayah sekitar.
Dalam hati sun lin "kali ini kau takan ku berikan ampun bila tidak nanti kau pasti akan menimbulkan masalah di masa depan "
Tiba -tiba ada serangan tebasan diam diam yang menuju ke arah sun lin .
" Ternyata berani sekali menyerangku diam diam ya"
"Dasar jahanam ...kau berani muncul di hadapanku ....sekarang aku takan membiarkan mu lolos seperti waktu..."Mati kau" Tasya sambil mengacungkan pedangnya dan mengeluarkan jurusnya
Dalam batin sun lin ( ternyata benar seperti kata pepatah musuh akan selalu bertemu kali .kali ini aku benar-benar takan mengalah) "tapi kali ini aku akan benar serius lihat ini" ( sambil menepis serangan tasya dengan mudah)
__ADS_1
"Ha...apa..." (Sambil terkejut)
"Hanya segini jurus yang kau punya " (sambil mengeluarkan jurus tebasan bulan sabit) kau yang harus berhati-hati !."
Tiba -tiba ada yang menangkis serangannya ada sesorang orang yang didudukinya di atas pohon. Sun lin dan tasya. Pun terkejut."
"Siapa"
Fasya murid sekta dalam pedang bulan level kekuatan langit tingkat 3
"Dik apakah kau mau aku membantu membereskannya"
__ADS_1
"Ini urusan pribadiku kau tak berhak ikut campur tangan ."
"Ternyata dia orang sekta dalam ya"
"Urusan kita sampai disini saja .kita urus lain kali.kau sekarang boleh pergi"
"Apa maksudnya kau menyerangku diam diam. lalu kau malah mau kabur merasa takan menang?"
"Hay jangan sombong. Kau bocah tengik,aku tak ingin kau mati dengan campuran tangannya"
"Berarti kau harus ingat .uruasan kita belum selesai"
__ADS_1