
Sun lin berkata " 1 jurus .... Kalau kau bisa lolos dari satu jurusku berarti aku kalah bagaimana..."
"hay bung kalian dengar itu kan si sampah itu bertingkah sombong sekali.apakah di bosan hidup"
"Apa..berani sekali kau menghinaku akan ku buat kau mati segan hidup tak mau"
" Banyak omong kosong terima lah jurus ini."
"Mana "
"Jurus tebasan bulan sabit"(dengan aura yang begitu besar)
Dalam hati mung lin berkata"apa....tekanan begitu kuat. Ahhhh aku tidak bisa menekannya."
__ADS_1
Dum... Dum.. dum.....ahhhh mung lin pun terpental dengan satu jurus dari sun lin dan sampai mengeluarkan darah."
"Wah ... Liat itu tuan muda mung lin kalah hanya dengan satu jurus apakah ia masih tuan sama seperti tuan muda yang dulu."
"Tidak mungkin aku kalah.kau bukankah ...kau sampah yang baru naik di tingkat 6 tanah kan.mana mungkin bisa mengeluarkan kekuatan sebesar ini."( Sambil merinding ketakutan)
"Mung lin bukankah engkau tak bahkan sangub menerima satu jurusku lalu . engkau ini apa ?dan kau sebagai ayah tak mendidik anak mu dengan baik."(sambil memandang ke ming lin)
"Apa ...kau melukai anaku! Hay nak kau tak perlu mengangajariku kau tak pantas untuk itu."(sambil menahan emosinya)
"Kau hanya sedikit lebih kuat dariku tak perlu sombong di sini banyak orang orang kuat dari mu"
"Bukan aku sombong aku hanya ingin membalas perilaku kalian terhadap kami .aku akan membalas satu persatu dari kalian dengar caraku sendiri"(sambil berjalan meninggalkan area)
__ADS_1
"Kakak mari kita Pulang ... "(Sambil tersenyum)
"Kakak bangga padamu .mari kita pulang kita makan besar malam ini, hehehe "
"Nak kerja bagus ibu pasti bangga"
"Oh ya kita kan besok harus berangkat sekta ayah .jadi malam ini mari kita buat hidangan yang istimewa ."
"Nak kenapa kalian mendadak sekali"
"Kami ada urusan yang harus kami urus"
__ADS_1